>
- Beranda >
- Mengapa Kami >
- Pelanggan >
- PinMe
Investree
Layanan Keuangan
Asia Pasifik
Enterprise/Sektor Publik
"Dengan memanfaatkan solusi yang diusulkan oleh Alibaba Cloud, Investree menyelesaikan arsitektur ulang dari monolit ke microservices; memperpendek waktu pengembangan dan deployment aplikasi; mengurangi pengeluaran IT dan resource; serta meningkatkan keandalan dan agilitas."
Tentang Investree
Investree adalah platform pinjaman marketplace B2B terkemuka di Indonesia untuk UKM yang sepenuhnya berlisensi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk bisnis konvensional maupun Syariah. Berbasis di Indonesia, Investree telah memperluas jejak regionalnya di Thailand dan akan segera hadir di Filipina. Misi Investree sebagai marketplace adalah menggunakan teknologi dan data untuk memberikan akses solusi modal kerja bagi usaha kecil dari pemberi pinjaman ritel dan institusional. Hingga Agustus 2019, Investree telah memfasilitasi lebih dari USD 230 juta sejak berdiri, memberikan akses kepada lebih dari 1.000 UKM, sambil mempertahankan kualitas aset yang handal dan sehat.
Tantangan
Investree membangun kemitraan yang kuat dengan ekosistem untuk mendorong originasi, meningkatkan verifikasi, dan mengurangi biaya akuisisi. Kemitraan strategis ini mencakup platform e-procurement dan penyedia payment gateway untuk menjangkau UKM potensial sambil mengakses jejak digitalnya melalui ekosistem guna menilai kredibilitas. Di sisi lain, Investree berkolaborasi dengan pemain mapan seperti bank untuk menyediakan pinjaman modal kerja.
Investree membangun platform front-end dan back-end menggunakan arsitektur monolitik, dan platform tersebut di-hosting di ISP lokal. Seiring bertambahnya modul dan fitur aplikasi, tim operasi IT menghadapi tantangan berikut:
Kurangnya agilitas dan siklus rilis yang panjang. Dalam arsitektur monolit, setiap permintaan perubahan dan upgrade akan melibatkan pengeditan database, kode, dan platform front-end, yang merupakan proses cukup memakan waktu.
Perubahan yang sering terjadi meningkatkan kerapuhan sistem. Karena semua komponen individu di platform sangat terikat dan saling bergantung, satu titik kegagalan dapat meruntuhkan seluruh sistem, sehingga mengakibatkan gangguan operasi bisnis.
Risiko redundansi jaringan dan geografis. Dengan meng-host platform di ISP lokal, service level agreement (SLA) dan rencana redundansi tidak tersedia untuk menjaga operasional IT berjalan lancar 24/7, terutama seiring ekspansi bisnis ke negara lain.
Mengapa Alibaba Cloud?
Dengan mempertimbangkan SLA, portabilitas data, biaya jangka panjang, manajemen pengguna, dan keamanan, Investree memutuskan untuk memigrasikan infrastruktur yang ada ke cloud publik. Migrasi platform aplikasi Infrastructure as a Service melibatkan penerapan aplikasi di server penyedia cloud publik.
Alibaba Cloud adalah penyedia public cloud kelas dunia dengan kehadiran lokal yang kuat di Indonesia; platform IaaS Alibaba Cloud hemat biaya dan fleksibel, serta memberikan ketahanan, performa, dan keamanan yang diperlukan untuk meng-host aplikasi. Selain itu, Alibaba Cloud memiliki keahlian teknis lokal khusus dengan kompetensi yang tepat dan waktu respons yang cepat. Yang lebih penting, solusi Alibaba Cloud menawarkan skalabilitas dan ketersediaan tinggi untuk memenuhi kebutuhan bisnis.
Tim Alibaba Cloud bekerja sama secara erat dengan tim IT Investree selama evaluasi, perencanaan, desain, dan migrasi, serta menyediakan rencana migrasi yang layak seperti dijelaskan di bawah ini.
Arsitektur
Microservices memisahkan lapisan frontend dari lapisan data platform backend melalui API. Oleh karena itu, setiap komponen platform, seperti frontend, backend, dan database, dapat diperbarui atau diubah secara individual tanpa saling mengganggu.
Investree menerapkan aplikasi di Alibaba Cloud Container Service for Kubernetes. Kubernetes adalah platform yang sangat baik untuk aplikasi kompleks yang terdiri dari berbagai microservices. Platform ini menawarkan cara yang lebih langsung dan umum untuk mentransfer aplikasi dari on-premise ke cloud. Selain itu, karena migrasi arsitektur monolit ke microservices melibatkan pemecahan monolit menjadi komponen layanan tunggal, migrasi dilakukan secara bertahap. Pola ini mengurangi risiko saat komponen individu dibangun dan diimplementasikan.
Hasilnya, aplikasi berjalan di Elastic Compute Service (ECS), Container Service for Kubernetes (ACK), Container Registry, ApsaraDB RDS for MySQL, ApsaraDB for Redis, ApsaraDB for PolarDB, Express Connect, dan Object Storage Service (OSS) di wilayah Indonesia Alibaba Cloud. Selain itu, Investree juga men-deploy tool khusus open-source Kubernetes seperti Helm package manager dan tool otomatisasi pipeline Jenkins X, yang sepenuhnya kompatibel dengan produk Alibaba Cloud.

Perhatian: ApsaraDB for Redis dan Tair telah digabung dan diganti nama menjadi Tair (kompatibel dengan Redis® OSS) sejak September 2024.
Manfaat
Dengan memanfaatkan solusi yang diusulkan oleh Alibaba Cloud, Investree menyelesaikan arsitektur ulang dari monolit ke microservices; memperpendek waktu pengembangan dan deployment aplikasi; mengurangi pengeluaran IT dan resource; serta meningkatkan keandalan dan agilitas.
Produk
Unggulan
Unggulan
Layanan komputasi online yang menawarkan server cloud virtual yang elastis dan aman untuk memenuhi semua kebutuhan hosting cloud Anda.
Layanan terkelola penuh yang kompatibel dengan Kubernetes untuk membantu pengguna fokus pada aplikasi mereka alih-alih mengelola infrastruktur container
Platform hosting image yang aman dengan manajemen siklus hidup image terkontainerisasi
ApsaraDB for PolarDB adalah database relasional cloud-native yang kompatibel dengan MySQL, PostgreSQL, dan Oracle.
Layanan jaringan yang mudah digunakan yang memungkinkan koneksi bandwidth tinggi, andal, aman, dan privat antar lingkungan berbeda.
Layanan cloud storage terenkripsi dan aman yang menyimpan, memproses, dan mengakses data dalam jumlah besar dari mana saja di dunia
Cerita Terkait Lainnya
Adira
Adira Finance didirikan pada tahun 1990, dan kini merupakan salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia.
TNG
Alibaba Cloud menghadirkan teknologi terdepan, standar keamanan global, dan efektivitas operasional bagi TNG.
Oniontech
Dengan bermigrasi ke Alibaba Cloud, Oniontech meningkatkan integrasi dan manajemen sistem pada satu penyedia cloud di Hong Kong, Tiongkok daratan, dan Korea Selatan.
Snapshot
Lihat bagaimana Investree bermigrasi dari ISP lokal ke Alibaba Cloud.
Produk/Solusi yang Digunakan
Lihat semua produk
Ebook Terkait
FinTech di Alibaba Cloud
Whitepaper ini menjelaskan tantangan saat ini yang dihadapi perusahaan FinTech serta manfaat solusi Alibaba Cloud.
Unduh
Lakukan Uji Coba Gratis Yang Memungkinkan Anda Berkembang!
Mulai berkreasi dengan 80+ produk dan pemakaian Elastic Compute Service hingga 12 bulan
Mulai Gunakan dengan Gratis Mulai Gunakan dengan Gratis