Hackathon AI Perdana Alibaba Cloud Malaysia Memicu Inovasi, Kolaborasi, dan Kepemimpinan Digital

Alibaba Cloud 5 Juni 2025



Kuala Lumpur, Malaysia, 5 Juni 2025 – Hackathon AI Global Alibaba Cloud resmi diluncurkan di Malaysia sebagai bagian dari seri global 2025, setelah kick-off di Singapura. Diselenggarakan bersama AGMO, hackathon ini mengumpulkan 250 developer, mahasiswa universitas, dan wirausahawan Malaysia untuk membangun solusi AI nyata bagi tantangan lokal.

Selama sprint intensif selama 48 jam, 75 tim bersaing untuk memecahkan masalah nyata yang berasal langsung dari industri Malaysia, termasuk inefisiensi klaim asuransi, kesenjangan pendanaan usaha kecil, dan hambatan kepatuhan pajak. Peserta menggunakan platform AI canggih Alibaba Cloud — Model Studio, Quick BI, Lingma, dan PAI — untuk merancang solusi yang disesuaikan dengan kebutuhan nyata di Malaysia. Tim dari Universitas Malaya mendominasi podium, meraih semua tiga penghargaan teratas dengan inovasi yang menunjukkan penguasaan teknis mendalam terhadap alat AI Alibaba.

Hackathon ini menampilkan panel juri luar biasa yang terdiri dari pemimpin industri dan eksekutif teknologi. Para juri terhormat termasuk Lin En Shu, Head of Solutions Architect di Alibaba Cloud Malaysia, dan Sijukumar Kumaran, Regional Director of Solution Architect for Data & AI (SEA dan MEA) di Alibaba Cloud Intelligence. Pemimpin industri dalam panel tersebut termasuk Foong Chee Mun, CEO YTL AI Labs, Ts. Tan Aik Keong, Pendiri dan Chief Executive Officer Agmo Group, serta Leslie Lip, Chief Technology Officer TNG Digital. Panel ini semakin diperkuat oleh partisipasi Mohd Alhafidz Bin Yahya, Director of AI Innovation Exchange di National AI Office (NAIO).

“Di Alibaba Cloud, kami melihat AI bukan hanya sebagai teknologi, tetapi sebagai alat untuk pemecahan masalah yang bermakna,” kata Kun Huang, General Manager Malaysia di Alibaba Cloud Intelligence. “Hackathon ini bertujuan memberdayakan developer untuk bereksperimen, berkolaborasi, dan membuka ide-ide baru yang menjawab kebutuhan nyata. Kami bangga mendukung perjalanan inovasi Malaysia dengan membuat alat dan resource canggih dapat diakses oleh mereka yang membentuk masa depan.”

“Hackathon AI Alibaba Cloud memainkan peran penting dalam membina talenta lokal sambil memajukan ambisi Malaysia untuk menjadi pemimpin regional dalam kecerdasan buatan,” kata Mohd Alhafidz bin Yahya, Director of AI Innovation Exchange di National Artificial Intelligence Office, yang juga menjabat sebagai juri babak final. “Dari memudahkan pajak bagi freelancer hingga meningkatkan akses pendanaan UKM, inilah jenis dampak yang dibutuhkan Malaysia saat kami berupaya mencapai tujuan mempercepat adopsi AI di negara ini,” tambahnya.

Acara ini mendapat dukungan kuat dari seluruh ekosistem inovasi Malaysia, dengan 14 mitra termasuk lembaga pemerintah, startup, dan institusi akademik yang berkontribusi sebagai mentor dan juri. Lebih dari 20 pemimpin industri berbagi keahlian mereka sepanjang hackathon, menegaskan komitmen bersama untuk memajukan inovasi AI di negara ini.

Dengan energi dan kreativitas yang luar biasa, hackathon ini lebih dari sekadar kompetisi; acara ini berfungsi sebagai katalis untuk kolaborasi yang lebih dalam dan inovasi berkelanjutan. Seiring Alibaba Cloud melanjutkan perjalanan globalnya, perusahaan tetap berkomitmen untuk mendorong inovasi digital Malaysia dari dalam dengan mendukung talenta lokal, startup, dan ekosistem AI yang lebih luas.

Materi Referensi:

Proyek Pemenang Hackathon AI Alibaba Cloud Malaysia 2025

Juara 1 – Tim: Hokkien Mee is Black and Red
Proyek: InsureScan
Solusi berbasis AI yang menganalisis dokumen, mendeteksi kerusakan mobil, dan menilai validitas klaim untuk menyederhanakan proses klaim asuransi dengan cepat dan tahan penipuan.

Juara 2 – Tim: 214
Proyek: Expense Tracker & Tax Filing Assistant for Freelancers
Asisten pajak yang menggunakan OCR dan Qwen untuk mengotomatiskan pemindaian tanda terima, mengkategorikan pengeluaran sesuai Formulir BE Malaysia, dan menghasilkan ringkasan pajak pribadi dengan Quick BI.

Juara 3 – Tim: Ah Lee Papa
Proyek: FundSight AI
Platform data keuangan yang merekomendasikan hibah yang sesuai untuk UKM dan menawarkan wawasan berbasis data untuk meningkatkan pengambilan keputusan keuangan.

Tentang Alibaba Cloud

Didirikan pada tahun 2009, Alibaba Cloud (www.alibabacloud.com) adalah tulang punggung teknologi digital dan kecerdasan Alibaba Group. Perusahaan ini menawarkan rangkaian lengkap layanan cloud kepada pelanggan di seluruh dunia, termasuk komputasi elastis, database, penyimpanan, layanan virtualisasi jaringan, komputasi skala besar, keamanan, analitik big data, machine learning, dan layanan kecerdasan buatan (AI). Alibaba telah dinobatkan sebagai penyedia IaaS terkemuka di Asia Pasifik berdasarkan pendapatan dalam dolar AS sejak 2018, menurut Gartner. Perusahaan ini juga mempertahankan posisinya sebagai salah satu penyedia layanan IaaS cloud publik terkemuka di dunia sejak 2018, menurut IDC.

phone Hubungi Kami
Hi, I'm Alibaba Cloud AI Assistant!
I can help with questions and solutions.