2025 Gartner® Magic Quadrant for Distributed Hybrid Infrastructure

Dalam Magic Quadrant 2025 Gartner for Distributed Hybrid Infrastructure, Alibaba Cloud mencapai posisi tertinggi untuk 'Ability to Execute' dan posisi terjauh untuk 'Completeness of Vision' di antara seluruh vendor Asia-Pasifik.

Apsara Stack

Apsara Stack adalah platform cloud kelas enterprise yang dirancang khusus untuk sektor layanan publik dan pelanggan enterprise berdasarkan sistem operasi terdistribusi Apsara guna memastikan isolasi resource dan manajemen cloud.

Selengkapnya

Layanan Node Tepi

Layanan all-in-one yang menyediakan resource komputasi, jaringan, dan storage yang elastis, stabil, dan terdistribusi luas untuk membantu men-deploy bisnis di node edge ISP, mengurangi latensi komputasi dan biaya.

Selengkapnya

CloudBox

Infrastruktur dan layanan Alibaba Cloud, fully managed dan di-deploy secara lokal, memberikan pengalaman user yang konsisten serta management API selaras dengan public cloud Alibaba Cloud.

Selengkapnya

Pendahuluan:

Baru-baru ini, Gartner secara resmi merilis laporan Magic Quadrant for Distributed Hybrid Infrastructure, dengan 10 vendor yang diakui di seluruh dunia. Alibaba Cloud diposisikan dalam Niche Players Quadrant dan mencapai posisi tertinggi untuk 'Ability to Execute' serta posisi terjauh untuk 'Completeness of Vision' di antara seluruh vendor Asia-Pasifik.

Dalam penilaian critical capabilities Gartner, Alibaba Cloud mempertahankan skor tinggi baik dalam 'Container Deployment' maupun 'AI and GenAI Workload', serta berada di tier teratas di antara seluruh vendor yang dievaluasi. Pencapaian ini menunjukkan investasi besar Alibaba Cloud dalam large model open source dan AI development platform, serta hasil signifikan dari model spesifik industrinya dalam lingkungan hybrid cloud.

Menurut Gartner, distributed hybrid infrastructure (DHI) merupakan solusi berbasis prinsip-prinsip infrastruktur cloud-native, seperti programmability, elasticity, modularity, dan resiliency. DHI dapat di-deploy dan dikelola, menyediakan layanan cloud di lokasi pilihan pelanggan, baik on-premises, colocation, edge, maupun public cloud. Fleksibilitas ini membedakan DHI dari public cloud infrastructure as a service (IaaS) tradisional dengan pendekatan terpusat. Vendor terbagi dalam tiga kategori strategis: cloud platform provider, vendor hyperconverged full stack, dan software infrastructure platform provider. Penawaran mereka mencakup software dan/atau hardware terintegrasi dengan management dan control plane terpadu.

Arsitektur CPaaS: Kerangka Kerja Empat Lapis dari Channel ke Solusi

Kami menilai pendorong utama di balik pengakuan Alibaba Cloud sebagai Visionary adalah arsitektur CPaaS-nya, yang bersifat full-stack, mulai dari protokol komunikasi dasar hingga aplikasi AI lapisan atas. Alibaba Cloud Communications telah membangun sistem produk empat lapis yang mencakup channel dasar, protokol akses, kapabilitas modular, dan solusi industri:
●Lapisan Komunikasi Inti: Menyediakan kapabilitas komunikasi esensial dengan jangkauan global, seperti suara, SMS, dan RCS, serta di channel pesan sosial utama seperti WhatsApp dan Instagram.
●Lapisan Akses: Mendukung beberapa protokol akses utama termasuk HTTP, SMPP, SDK, dan SIP, serta kini MCP
●Lapisan Solusi Dasar: Mengabstraksikan kapabilitas dasar menjadi komponen modular seperti AI Flow, Chat Flow, dan layanan verifikasi nomor
●Lapisan Solusi Industri: Menyediakan solusi komunikasi end-to-end yang disesuaikan dengan skenario vertikal seperti e-commerce, logistik, dan layanan keuangan.

Didukung oleh infrastruktur global Alibaba Cloud di 29 region, 94 zona ketersediaan, dan cakupan di lebih dari 200 negara dan region, arsitektur ini memungkinkan perusahaan memiliki fleksibilitas terkait tingkat kedalaman integrasi — dari API tingkat rendah hingga solusi tingkat tinggi yang digerakkan oleh skenario.

Matriks Kapabilitas AI: Dari "Fitur Tambahan" ke "Integrasi Native"

Dibangun di atas arsitektur empat lapis ini, Alibaba Cloud Communications CPaaS menyematkan kapabilitas AI di seluruh tumpukan, membentuk matriks kapabilitas yang mencakup orkestrasi proses, generasi konten, interaksi suara, pengambilan keputusan pemasaran, dan deteksi keamanan.
●Orkestrasi Proses AI (AI Flow): Memungkinkan perusahaan membangun alur kerja komunikasi cerdas dengan cepat melalui deskripsi bahasa alami. Tanpa menulis kode, bisnis dapat membuat alur percakapan dan layanan otomatis dengan kecerdasan lintas saluran bawaan, yang memungkinkan sistem memilih saluran keterlibatan optimal — seperti SMS, WhatsApp, Viber, atau saluran komunikasi lainnya — berdasarkan profil dan konteks pengguna, sambil mendukung pengiriman media kaya.
●Suara Cerdas AI: Pusat kontak cerdas mengintegrasikan kapabilitas model bahasa besar, menawarkan dua mode penerapan — "Communication Intelligence Engine (PaaS)" dan "Communication Agent (MaaS)" — yang mencakup seluruh tumpukan dari infrastruktur dasar hingga aplikasi lapisan atas. Perusahaan dapat mengintegrasikan model bahasa besar mereka sendiri atau pihak ketiga secara mulus, memungkinkan penerapan cepat agen AI berbasis teks ke dalam alur kerja panggilan AI outbound dalam satu hari. Atau, mereka dapat mengadopsi solusi end-to-end fully managed dari Alibaba Cloud untuk pengalaman tanpa repot.
●Generasi & Optimasi Konten AI: Mengotomatisasi pembuatan dan penyempurnaan template pesan. Sistem secara otomatis merekomendasikan template pesan optimal berdasarkan skenario bisnis spesifik, meningkatkan efisiensi pengiriman dan mendorong tingkat keterlibatan pengguna yang lebih tinggi.

Ke depannya, Alibaba Cloud Communications akan terus memperdalam investasi dalam kapabilitas AI Native dan Agent Native, memajukan kecerdasan di seluruh platform, dari arsitektur dasar hingga kasus penggunaan lapisan atas. Baik untuk perusahaan yang berekspansi secara global, pemain e-commerce dan logistik, inovator fintech, atau organisasi yang berupaya membentuk ulang keterlibatan pelanggan melalui AI, Alibaba Cloud CPaaS menawarkan solusi yang dirancang khusus untuk berbagai skenario bisnis.

Sumber:
Gartner, Magic Quadrant for Distributed Hybrid Infrastructure, 8 September 2025
Critical Capabilities for Distributed Hybrid Infrastructure, 16 September 2025

Disclaimer: Gartner tidak mendukung vendor, produk, atau layanan apa pun yang digambarkan dalam publikasi risetnya dan tidak menyarankan pengguna teknologi untuk memilih hanya vendor dengan rating atau penunjukan tertinggi. Publikasi riset Gartner terdiri dari opini organisasi riset Gartner dan tidak boleh diartikan sebagai pernyataan fakta. Gartner menolak semua jaminan, tersurat maupun tersirat, terkait riset ini, termasuk jaminan kelayakan untuk diperdagangkan atau kesesuaian untuk tujuan tertentu.

GARTNER adalah merek dagang dan merek layanan terdaftar dari Gartner, Inc. dan/atau afiliasinya di AS dan internasional, MAGIC QUADRANT adalah merek dagang terdaftar dari Gartner, Inc. dan/atau afiliasinya dan digunakan di sini dengan izin. Seluruh hak cipta dilindungi.

phone Hubungi Kami
Hi, I'm Alibaba Cloud AI Assistant!
I can help with questions and solutions.