All Products
Search
Document Center

Chat App Message Service:Tanda terima pesan dan konfigurasi

Last Updated:Jun 22, 2026

Setelah mengirim pesan menggunakan API Chat App Message Service, Anda dapat menerima pembaruan status pengiriman pesan dan balasan pengguna melalui mode konsumsi SMQ atau mode dorong batch HTTP.

Catatan penggunaan

Masalah jaringan, seperti konektivitas buruk atau timeout respons, dapat menyebabkan tanda terima pesan duplikat atau mencegah pengambilannya.

Mode tanda terima pesan

Tanda terima pesan dapat diterima dalam dua mode: mode konsumsi SMQ dan mode dorong batch HTTP. Pilih mode yang paling sesuai dengan kebutuhan Anda.

Penting

Tanda terima pesan tidak menjamin idempotensi. Anda bertanggung jawab untuk menangani potensi duplikat guna memastikan integritas data dan konsistensi. Disarankan agar logika pemrosesan tanda terima dirancang bersifat idempoten.

  • SMQ consumption mode

    Dalam mode konsumsi SMQ, Anda menggunakan antrian SMQ untuk menerima tanda terima pesan pada Wilayah tertentu. Semua pesan bisnis mendukung pengiriman arah keluar melalui SMQ. Setelah mengaktifkan SMQ dan berlangganan jenis pesan tertentu (MessageType) di Chat App Message Service console, sistem secara otomatis membuat antrian pesan khusus dan menghasilkan nama antrian (QueueName). Anda kemudian dapat menggunakan QueueName dan MessageType tersebut untuk memanggil SDK dari Backend Anda dan mengambil tanda terima dari antrian.

  • HTTP batch push mode

    Dalam mode dorong batch HTTP, sistem mengirim data ke URL yang ditentukan menggunakan permintaan HTTP POST. Setelah mengonfigurasi URL callback (callback_url) di Chat App Message Service console, sistem secara otomatis mendorong tanda terima pesan—seperti pesan MO dan laporan status—ke URL tersebut.

Jenis tanda terima pesan

Setelah memilih mode tanda terima, Anda harus berlangganan jenis pesan untuk event yang ingin Anda terima notifikasinya. Jenis pesan berikut tersedia.

Type

Description

SMQ consumption mode

HTTP batch push mode

ChatAppInbound (MO message)

Mengambil pesan yang dikirim oleh pengguna akhir ke nomor bisnis Anda.

ChatAppInbound

ChatAppInbound

ChatAppStatus (MT message status report)

Melacak status pengiriman pesan arah keluar yang Anda kirim ke pengguna akhir (pesan MT).

ChatAppStatus

ChatAppStatus

ChatAppAudit (template review status)

Menerima notifikasi tentang status tinjauan templat yang dibuat menggunakan API CreateChatappTemplate.

ChatAppAudit

ChatAppAudit

Konfigurasi mode tanda terima pesan

Konfigurasi laporan status dan pesan MO

Untuk menerima tanda terima pesan, Anda harus terlebih dahulu mengaktifkannya di Chat App Message Service console.

  1. Login ke Chat App Message Service console.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Channel Management. Temukan channel Anda dan klik Manage di kolom Actions.

  3. Di halaman Data Panel channel tersebut, buka pengaturan webhook sesuai jenis channel Anda:

    1. Untuk channel WhatsApp, klik WABA Management > Configure Webhook.

    2. Untuk channel Viber, klik Service Number Management > Webhook Settings.

      image

    3. Untuk channel Messenger, klik Facebook Homepage > Configure Webhook.

    4. Untuk channel Instagram, klik Professional Account > Configure Webhook.

  1. Konfigurasikan langganan pesan Anda.

    1. Setelah halaman, akun, atau nomor layanan Anda terhubung, klik Configure Webhook dan pilih jenis pesan yang ingin Anda langganan.

      Catatan

      Status Report Callback URL: Berkaitan dengan ChatAppStatus (laporan status pesan MT).

      MO Message Callback URL: Berkaitan dengan ChatAppInbound (pesan MO).

      Kotak dialog juga berisi toggle HTTP Protocol dan Message Queue Monitoring, serta bidang untuk Message Receipt Queue dan MO Message Queue. Setelah menyelesaikan konfigurasi, klik OK.

  2. Aktifkan HTTP Protocol dan masukkan URL callback untuk laporan status dan pesan MO. Contoh:

    Catatan

    Praktik terbaik: Gunakan path URL berbeda di server Anda (misalnya, https://xxxx.com) untuk setiap jenis pesan agar lebih mudah dibedakan.

    Tidak disarankan: Hindari mengarahkan semua jenis pesan ke satu URL yang sama lalu melakukan parsing badan permintaan untuk mengidentifikasi jenisnya.




    1. Di bidang Status Report Callback URL, masukkan URL, misalnya https://xxxx.com/appstatus.

    2. Di bidang MO Message Callback URL, masukkan URL, misalnya https://xxxx.com/inbound.

  3. Aktifkan Message Queue Monitoring dan klik OK.

  4. Klik Configure Webhook lagi. Di kotak dialog yang muncul, salin nama Message Receipt Queue dan MO Message Queue.

Konfigurasi pesan status tinjauan templat

Catatan

Saat ini, hanya channel WhatsApp yang mendukung fitur ini.

  1. Login ke Chat App Message Service console.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Channel Management. Temukan channel Anda dan klik Manage di kolom Actions.

  3. Di halaman Data Panel channel tersebut, di panel navigasi sebelah kiri, klik WABA Management > Channel Webhook Settings.

  4. Aktifkan HTTP Protocol dan masukkan URL callback notifikasi.

    1. Di bidang Notification Callback URL, masukkan URL. Contoh: https://xxxx.com/appaudit

    2. Aktifkan Message Queue Monitoring dan klik OK.

    Di kotak dialog Channel Webhook Settings, mengaktifkan Message Queue Monitoring akan menampilkan bidang Notification Queue, tempat Anda dapat menyalin nama antrian. Anda juga dapat memilih API version sesuai kebutuhan.

  5. Klik Channel Webhook Settings lagi. Di kotak dialog yang muncul, salin nama Notification Queue.

SMQ SDK download

Anda dapat mengunduh SMQ Java SDK untuk menarik pesan dari antrian SMQ Anda.

Unduh SDK: SMQ Java SDK