All Products
Search
Document Center

Serverless App Engine:Menyebarkan aplikasi dalam satu batch

Last Updated:Jun 21, 2026

Jika aplikasi Anda kecil atau memiliki arsitektur layanan yang sederhana—misalnya hanya terdiri dari satu instans aplikasi—Anda dapat langsung menyebarkan versi baru setelah menyelesaikan pengembangan dan pengujian. Topik ini menjelaskan cara menyebarkan aplikasi dalam satu batch melalui Konsol SAE.

Prasyarat

Aplikasi harus berada dalam status Berjalan.

Prosedur

Peringatan

Saat menyebarkan ulang aplikasi, aplikasi akan dimulai ulang. Untuk mencegah gangguan layanan dan masalah tak terduga lainnya, lakukan penerapan selama jam sepi.

  1. Di daftar aplikasi SAE, pilih wilayah dan namespace target dari bilah navigasi atas, lalu klik application ID yang diinginkan untuk membuka halaman detail aplikasi.

  2. Pada halaman Basic Information aplikasi target, klik Deploy Application.

  3. Konfigurasikan parameter penerapan.

    Catatan

    Metode penerapan ditentukan oleh cara awal aplikasi diterapkan. Konfigurasikan parameter sesuai metode penerapan yang digunakan.

    • WAR package deployment: Unggah ulang paket WAR atau masukkan URL paket WAR baru, lalu konfigurasikan lingkungan dan parameter terkait.

    • JAR package deployment: Unggah ulang paket JAR atau masukkan URL paket JAR baru, lalu konfigurasikan lingkungan dan parameter terkait.

    • ZIP package deployment: Unggah ulang paket ZIP atau masukkan URL paket ZIP baru, lalu konfigurasikan lingkungan dan parameter terkait.

    • Image: Di bagian Configure Image, klik Modify Image. Pada panel Modify Image, pilih ulang repositori image atau versi gambar.

  4. Pada bagian Release policy settings, atur minimum available instances. Tetapkan Release Policy ke Phased Release dan Release Batch ke 1. Anda dapat mengatur minimum available instances by number atau by ratio, atau memilih Use System Recommended Value. Untuk memastikan kelangsungan layanan, disarankan mengatur jumlah minimum instans yang tersedia menjadi 1 atau lebih. Jika parameter ini diatur ke 0, aplikasi akan tidak tersedia selama pembaruan.

    • By Number: Masukkan jumlah minimum instans yang tersedia.

    • By Ratio: Masukkan persentase. Anda juga dapat memilih Use System Recommended Value.

    Catatan
    • Untuk memastikan kelangsungan layanan, disarankan mengatur jumlah minimum instans yang tersedia menjadi 1 atau lebih pada setiap penyebaran bergulir. Jika nilainya diatur ke 0, aplikasi akan tidak tersedia selama pembaruan.

    • Jika nilai diatur sebagai persentase, hasilnya dibulatkan ke atas. Misalnya, jika Anda memiliki lima instans dan mengatur rasio ke 25%, jumlah minimum instans yang tersedia adalah 2.

  5. Opsional:Konfigurasikan pengaturan lanjutan berikut sesuai kebutuhan.

    Java

    Advanced settings

    References

    Startup command settings

    Configure startup commands

    Java Tomcat settings

    Configure Java Tomcat parameters

    Catatan

    Anda hanya dapat mengonfigurasi Tomcat ketika Application Deployment Method diatur ke WAR Package Deployment.

    Environment variable settings

    Configure environment variables

    Service registration and discovery

    Hosts binding settings

    Configure hosts binding

    Application health check settings

    Configure a health check

    Application public network access settings

    Application lifecycle management settings

    Configure application lifecycle management

    Log collection service

    persistent storage

    Persistent storage

    configuration management

    Inject configuration information

    microservice graceful start and shutdown

    Catatan

    Jika Anda memilih WAR Package Deployment atau JAR Package Deployment dan mengatur Application Runtime Environment ke EDAS-Container-XXX, Anda tidak dapat mengonfigurasi mulai mulus dan mati mulus layanan mikro.

    PHP

    Advanced settings

    References

    php.ini configuration file modification

    Configure PHP application configuration files

    Startup command settings

    Configure startup commands

    Environment variable settings

    Configure environment variables

    Service registration and discovery

    Hosts binding settings

    Configure hosts binding

    Application health check settings

    Configure a health check

    Application public network access settings

    Application lifecycle management settings

    Configure application lifecycle management

    Log collection service

    persistent storage

    Persistent storage

    configuration management

    Inject configuration information

    Bahasa lainnya

    Advanced settings

    References

    Startup command settings

    Configure startup commands

    Environment variable settings

    Configure environment variables

    Application monitoring

    Start or stop application monitoring

    Service registration and discovery

    Hosts binding settings

    Configure hosts binding

    Application health check settings

    Configure a health check

    Application lifecycle management settings

    Configure application lifecycle management

    Application public network access settings

    Log collection service

    persistent storage

    Persistent storage

    configuration management

    Inject configuration information

  6. Setelah menyelesaikan konfigurasi, klik OK.

  7. Untuk memverifikasi bahwa perubahan telah diterapkan, gunakan salah satu metode berikut:

    • Metode 1:

      Pada panel navigasi kiri halaman Basic Information, klik Change History. Di halaman Change History, lihat detail perubahan aplikasi. Jika ditampilkan Execution Successful, aplikasi berhasil diterapkan.

    • Metode 2:

      Pada halaman Basic Information, klik tab Instance List dan periksa Status instans. Jika Status menunjukkan Running, aplikasi berhasil diterapkan.

Membatalkan perubahan

Untuk membatalkan perubahan yang sedang berlangsung, klik Abort Change pada halaman Change Details.

Penting

Membatalkan perubahan dapat menyebabkan beberapa versi aplikasi berjalan secara bersamaan:

  • Deployed instances: Instans ini tetap berjalan dalam status saat ini tanpa memicu rollback.

  • Instances being deployed: Instans ini akan menyelesaikan penerapan yang sedang berjalan, lalu menjalankan versi baru.

  • Undeployed instances: Instans ini tetap berjalan dalam status saat ini, dan versi baru tidak dirilis ke instans tersebut.

  • New instances from auto scaling: Instans baru akan menggunakan versi baru.

Setelah membatalkan perubahan, segera redeploy aplikasi atau roll back ke versi sebelumnya untuk memastikan semua instans menjalankan versi yang sama.

Informasi lebih lanjut

Setelah menerapkan aplikasi di SAE, Anda dapat melakukan operasi berikut:

Actions

References

Operasi manajemen siklus hidup aplikasi, seperti memperbarui, menskalakan, memulai, menghentikan, dan menghapus aplikasi.

Operasi untuk meningkatkan kinerja aplikasi, seperti auto scaling, bind CLB, serta start dan stop batch.

Operasi terkait status aplikasi, seperti manajemen log, manajemen pemantauan, serta melihat event aplikasi dan catatan perubahan.