Aplikasi memerlukan variabel lingkungan tertentu agar dapat berjalan. Misalnya, aplikasi Java memerlukan variabel JAVA_HOME dan Path yang telah dikonfigurasi sebelum dapat dijalankan. Topik ini menjelaskan cara mengonfigurasi variabel lingkungan untuk suatu aplikasi di Konsol SAE. Anda dapat menetapkan variabel lingkungan kustom atau mereferensikan variabel dari ConfigMap dan Secret dalam suatu namespace.
Prosedur
-
Titik masuk bervariasi tergantung pada skenario:
Create an application
-
Masuk ke Konsol SAE. Di panel navigasi kiri, pilih Application Management > Applications. Pilih wilayah dan namespace, lalu klik Create Application.
-
Di halaman Basic Information, konfigurasikan pengaturan lalu klik Next: Advanced Settings.
Deploy application
PeringatanSetelah Anda menerapkan ulang aplikasi, aplikasi tersebut akan dimulai ulang. Untuk mencegah error tak terduga seperti gangguan bisnis, kami menyarankan agar Anda menerapkan aplikasi selama jam sepi.
-
Masuk ke Konsol SAE. Di panel navigasi kiri, pilih Application Management > Applications. Pilih wilayah dan namespace, lalu klik nama aplikasi.
-
Pada halaman Basic Information aplikasi target, klik Deploy Application.
Modify application
-
Masuk ke Konsol SAE. Di panel navigasi kiri, pilih Application Management > Applications. Pilih Wilayah dan namespace, lalu klik nama aplikasi.
-
Pada halaman Basic Information aplikasi target, klik Modify Application Configurations.
-
-
Buka bagian Environment Variable dan konfigurasikan variabel Anda.
Konfigurasi
Add a custom environment variable
Dari daftar drop-down Type, pilih Custom. Masukkan Variable Name dan Variable Value.
Reference a ConfigMap
Dari daftar drop-down Type, pilih Reference ConfigMap. Masukkan Variable Name. Dari daftar drop-down ConfigMap Name, Key, pilih ConfigMap dan kunci. Anda dapat mereferensikan satu kunci atau All Keys.
Anda dapat membuat ConfigMap terlebih dahulu di halaman Namespace. Atau, klik Create Configuration Item (ConfigMap) di bagian ini untuk membuatnya di panel Create ConfigMap. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Manage and use ConfigMaps (Kubernetes ConfigMap).
-
Jika Anda memilih All Keys, SAE menggunakan nama kunci dari ConfigMap sebagai nama variabel lingkungan. Nama-nama tersebut tidak dapat diubah.
-
Pastikan panjang nama variabel lingkungan tidak melebihi 256 karakter.
Reference a Secret
Dari daftar drop-down Type, pilih Reference the Secret. Masukkan Variable Name. Dari daftar drop-down Secret Name, Key, pilih Secret dan kunci. Anda dapat mereferensikan satu kunci atau All Keys.
Anda dapat membuat Secret terlebih dahulu di halaman Namespace. Atau, klik Create Secret di bagian ini untuk membuatnya di panel Create Secret. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Manage and use Secrets (Kubernetes Secret).
-
Jika Anda memilih All Keys, SAE menggunakan nama kunci dari Secret sebagai nama variabel lingkungan. Nama-nama tersebut tidak dapat diubah.
-
Pastikan panjang nama variabel lingkungan tidak melebihi 256 karakter.
Contoh
Jika aplikasi Anda menggunakan MySQL, konfigurasikan variabel lingkungan berikut saat penerapan:
-
Wajib: MYSQL_ROOT_PASSWORD: Menetapkan password root MySQL. Kontainer MySQL tidak akan berjalan jika variabel ini tidak diatur.
-
Opsional: MYSQL_USER dan MYSQL_PASSWORD: Membuat pengguna baru beserta password-nya.
-
Opsional: MYSQL_DATABASE: Membuat database baru saat kontainer dimulai.