ApsaraDB RDS melindungi data Anda melalui beberapa lapis redundansi: backup otomatis untuk pemulihan pada titik waktu, redundansi tingkat zona untuk mengatasi kegagalan availability zone, dan cadangan lintas wilayah (cross-region backup) guna memenuhi kebutuhan disaster recovery yang lebih luas. Kombinasi yang tepat bergantung pada edisi dan tujuan pemulihan Anda.
Ikhtisar edisi
Tiga edisi RDS berbeda dalam arsitektur ketersediaan tinggi (HA)-nya:
| Edition | Architecture | Multi-zone support | Read scale-out |
|---|---|---|---|
| RDS Basic Edition | Satu instans primary, tanpa hot standby | Tidak | Tidak |
| RDS High-availability Edition | Instans primary + secondary (active-active) | Ya (tanpa biaya tambahan) | Tidak |
| RDS Cluster Edition | Node primary + beberapa node secondary | Ya | Ya — node secondary menangani permintaan baca |
Pencadangan dan pemulihan data
ApsaraDB RDS mengaktifkan backup otomatis dan manual secara default. Tetapkan jadwal backup yang sesuai dengan tujuan pemulihan Anda, atau picu backup manual kapan saja.
Pemulihan file backup dan point-in-time recovery: ApsaraDB RDS memungkinkan Anda memulihkan data dari file backup atau memulihkan data ke titik waktu tertentu. Dalam sebagian besar kasus, Anda dapat memulihkan ke titik mana pun dalam tujuh hari terakhir ke instans RDS sementara atau kloning. Setelah memverifikasi data tersebut, migrasikan kembali ke instans primary untuk menyelesaikan rollback. Untuk detailnya, lihat Backup dan pemulihan.
Cross-region backup: Simpan backup di wilayah berbeda untuk cakupan disaster recovery yang lebih luas. Untuk detailnya, lihat Gunakan fitur cross-region backup dan Pulihkan data lintas wilayah.
Disaster recovery tingkat zona
RDS Basic Edition
RDS Basic Edition berjalan pada satu instans primary tanpa instans secondary untuk hot standby. Backup disimpan di bucket Object Storage Service (OSS) atau disk cloud terdistribusi, menggunakan redundansi multi-replika untuk memastikan keandalan data. Mekanisme backup ini berlaku untuk semua instans RDS terlepas dari edisinya.
Karena tidak ada instans secondary, pemulihan dari kegagalan instans memerlukan waktu lebih lama. Edisi ini cocok untuk skenario yang tidak memerlukan ketersediaan tinggi.
RDS High-availability Edition
RDS High-availability Edition menjalankan instans primary dan secondary dalam mode aktif-aktif (active-active). Saat instans primary gagal, beban kerja dialihkan ke instans secondary dalam hitungan detik, secara transparan terhadap aplikasi Anda. Jika instans secondary gagal, ApsaraDB RDS secara otomatis menyediakan pengganti untuk memulihkan HA.
Edisi ini mencakup lebih dari 80% skenario produksi.
Penerapan single-zone: Instans primary dan secondary berjalan di zona yang sama pada server fisik terpisah. Zona tersebut menyediakan rak, sistem pemanas, ventilasi, dan pendingin udara (HVAC), sirkuit, serta jaringan yang redundan.
Penerapan multi-zona: Instans primary dan secondary berjalan di zona berbeda dalam wilayah yang sama, juga dikenal sebagai konfigurasi dual-data center lokal atau konfigurasi disaster recovery lokal. Disaster recovery lintas zona disertakan tanpa biaya tambahan.
Instans single-zone dan multi-zona dapat dikonversi kapan saja:
RDS Cluster Edition
RDS Cluster Edition menambahkan kemampuan read scale-out di atas HA. Satu node primary menangani operasi tulis, sedangkan beberapa node secondary melayani permintaan baca, sehingga tidak perlu membeli kluster read-only terpisah. Penerapan multi-zona didukung.
ApsaraDB RDS for MySQL
RDS Cluster Edition untuk MySQL mendukung MySQL 5.7 dan MySQL 8.0. Instans yang menjalankan edisi ini disebut kluster RDS. Untuk detailnya, lihat RDS Cluster Edition.
Node secondary dapat diakses melalui endpoint read-only kluster RDS. Saat terjadi failover, ApsaraDB RDS secara otomatis:
Mempromosikan node secondary menjadi primary, menghapusnya dari endpoint read-only, dan menutup koneksi baca-nya. Koneksi transient terjadi pada endpoint read-only selama langkah ini.
Menghapus node primary yang rusak dari endpoint baca/tulis, lalu menambahkan node yang dipromosikan ke endpoint baca/tulis.
Setelah node primary asli pulih, menambahkannya ke endpoint read-only dengan bobot baca yang diwariskan dari node secondary yang dipromosikan.
Ketersediaan endpoint read-only selama failover:
Satu node secondary: Endpoint read-only tidak tersedia hingga node primary asli pulih.
Beberapa node secondary: Terjadi koneksi transient, tetapi node secondary yang tersisa tetap menangani permintaan baca.
Konfigurasikan beberapa node secondary untuk mempertahankan akses ke endpoint read-only selama failover.
ApsaraDB RDS for SQL Server
RDS Cluster Edition untuk SQL Server terdiri dari instans primary dan instans secondary dengan ketersediaan tinggi yang sama seperti RDS High-availability Edition. Buat hingga tujuh instans read-only untuk instans primary guna memperluas kapasitas baca. Semua instans read-only dan instans secondary mereplikasi data dari instans primary. Node read-only dapat diterapkan di zona yang berbeda dari zona instans primary dan secondary. Untuk detailnya, lihat Ikhtisar instans ApsaraDB RDS for SQL Server read-only.