Untuk memastikan kelangsungan bisnis, ApsaraDB RDS menyediakan berbagai fitur ketersediaan tinggi, seperti tipe instans Dedicated, Edisi Ketersediaan Tinggi, penerapan multi-zona, serta cadangan dan pemulihan lintas wilayah.
Buat instans ketersediaan tinggi
Saat Anda membuat instans, pertimbangkan opsi berikut untuk membangun arsitektur ketersediaan tinggi:
-
Edition: ApsaraDB RDS mendukung beberapa edisi. Kami menyarankan Anda memilih High-availability Edition atau Cluster Edition yang lebih canggih.
-
High-availability Edition: Menggunakan arsitektur ketersediaan tinggi klasik dengan satu node primary dan satu node secondary.
-
Cluster Edition:
-
Untuk SQL Server: Selain node primary dan secondary, edisi ini mendukung hingga tujuh instans hanya baca untuk meningkatkan kapasitas baca kluster.
-
Untuk MySQL: Instans Edisi Kluster menggunakan arsitektur yang memisahkan komputasi dari penyimpanan dan mencakup satu node primary serta beberapa node secondary. Edisi ini mendukung fitur seperti failover otomatis, promosi node secondary mana pun menjadi node primary, node secondary yang dapat dibaca, penskalaan node sesuai permintaan, pemulihan bencana lintas zona, pemantauan tingkat node, serta manajemen topologi kluster. Anda juga dapat mengaktifkan MySQL Group Replication (MGR) untuk mencapai Recovery Point Objective (RPO) sebesar 0. Dibandingkan dengan database yang dikelola sendiri, edisi ini lebih hemat biaya, fleksibel, dan andal.
-
Pada bagian Edition, pilih High-availability Edition atau Cluster Edition.
-
-
Zone: ApsaraDB RDS mendukung penerapan single-zone dan multi-zone. Kami menyarankan memilih Multi-zone Deployment. Penerapan multi-zona menyediakan pemulihan bencana tingkat zona, sehingga menawarkan ketersediaan lebih tinggi dibandingkan penerapan single-zone. Konfigurasikan Primary Zone and Network dengan memilih zona dan vSwitch-nya. Untuk Deployment Method, pilih multi-zone deployment. Hal ini memberikan ketersediaan lebih tinggi karena traffic secara otomatis melakukan failover jika suatu zona tidak tersedia, sehingga mencapai pemulihan bencana lintas zona tanpa biaya tambahan. Konfigurasikan Secondary Zone and Network dengan memilih zona sekunder dan vSwitch-nya.
-
Instance Type: ApsaraDB RDS menyediakan beberapa keluarga instans. Kami menyarankan memilih tipe instans Dedicated, yang mencakup:
-
Dedicated: Menyediakan sumber daya CPU dan memori yang sepenuhnya didedikasikan untuk kinerja stabil, tidak terpengaruh oleh instans lain pada host fisik yang sama.
-
Dedicated Host: Opsi Dedicated tingkat tertinggi. Instans jenis ini memiliki akses eksklusif ke seluruh sumber daya pada host fisik.
-
Konfigurasikan pencadangan otomatis
Untuk mengurangi downtime akibat kesalahan operasional atau masalah database, kami menyarankan Anda mengonfigurasi kebijakan automatic backup untuk instans Anda. Hal ini memungkinkan Anda memulihkan data dengan cepat ke titik waktu tertentu jika terjadi insiden.
Pemulihan bencana lintas wilayah
ApsaraDB RDS for MySQL menyediakan fitur pemulihan bencana lintas wilayah untuk melindungi data Anda dan meningkatkan ketersediaan instans.
-
Buat instans pemulihan bencana: Gunakan Data Transmission Service (DTS) untuk mengaktifkan sinkronisasi data real-time antara instans utama dan instans pemulihan bencananya. Baik instans utama maupun instans pemulihan bencana menggunakan arsitektur ketersediaan tinggi dengan node primary dan secondary. Jika terjadi kegagalan besar—seperti bencana alam—di wilayah instans utama sehingga kedua node-nya tidak dapat dijangkau, Anda dapat melakukan failover ke instans pemulihan bencana. Setelah memperbarui string koneksi database di aplikasi Anda, layanan dapat segera dilanjutkan.
-
Cross-region backup: Secara otomatis mereplikasi file cadangan lokal ke bucket Object Storage Service (OSS) di wilayah lain.
Konfigurasikan pemantauan dan peringatan
Untuk mencegah ketidaktersediaan instans akibat masalah pada CPU, disk, memori, atau koneksi, kami menyarankan Anda memantau metrik kinerja utama dan mengonfigurasi aturan peringatan untuk menerima notifikasi saat ambang batas terlampaui.
Pada halaman pemantauan instans, pilih tab Alarm dan aktifkan sakelar One-click Alert di pojok kanan atas. Sistem secara otomatis membuat lima aturan peringatan default. Metrik yang dipantau adalah Connection Usage, Read-only Instance Delay, CPU Utilization, IOPS Utilization, dan Disk Space Utilization. Periode statistik untuk setiap aturan adalah 5 menit, dan ambang batas default-nya adalah 80% (5 detik untuk Read-only Instance Delay). Kelompok kontak peringatan default adalah Cloud Account Alert Contacts. Untuk menyesuaikan aturan ini, klik Alert Rule Settings.
Pulihkan data
Mengikuti langkah-langkah berikut untuk membangun arsitektur ketersediaan tinggi membantu memastikan operasi layanan yang stabil dan memungkinkan pemulihan cepat dari potensi gangguan.
-
Jika satu node gagal, Anda dapat segera melanjutkan layanan dengan melakukan primary/secondary switchover. Ini berlaku untuk semua instans ApsaraDB RDS kecuali yang menggunakan Edisi Dasar.
-
Jika terjadi kegagalan zona, instans multi-zona dapat pulih secara otomatis. Untuk instans single-zone, Anda harus menunggu gangguan terselesaikan atau beralih ke instans pemulihan bencana.
-
Jika terjadi bencana tingkat wilayah, Anda dapat beralih ke instans pemulihan bencana atau memulihkan data ke instans baru dari cadangan lintas wilayah.
Untuk petunjuk lengkap tentang cara memulihkan data, lihat topik berikut: