Anda dapat menggunakan Simple Log Service untuk mengumpulkan dan menganalisis log secara real time serta mengonfigurasi aturan peringatan kustom sesuai kebutuhan bisnis. Ketika traffic log sistem melebihi ambang batas yang telah ditetapkan, pemberitahuan peringatan akan dikirimkan secara otomatis kepada personel O&M melalui berbagai metode notifikasi guna merespons traffic tak terduga dan abnormal dengan cepat, sehingga menjamin stabilitas dan keamanan aplikasi. Topik ini menjelaskan cara mengonfigurasi peringatan perlindungan traffic berdasarkan Simple Log Service setelah log berhasil dikumpulkan.
Prasyarat
Simple Log Service telah diaktifkan, Logstore telah dibuat, dan pengumpulan log telah selesai. Untuk informasi lebih lanjut, lihat "Langkah 1: Aktifkan Simple Log Service" dalam Memulai.
-
Aktifkan fitur perlindungan traffic dari atau Microservices Engine (MSE) Microservices Governance dan konfigurasikan aturan perlindungan traffic.
Event perlindungan traffic telah dikumpulkan ke Simple Log Service. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Laporkan event perlindungan traffic MSE ke Simple Log Service.
Prosedur
Bagian ini hanya mencakup item konfigurasi yang perlu Anda fokuskan. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Konfigurasikan aturan pemantauan peringatan di Simple Log Service.
Masuk ke Konsol Simple Log Service.
Pilih proyek yang telah Anda buat atau gunakan dalam Laporkan event perlindungan traffic MSE ke Simple Log Service.
Pada panel navigasi sebelah kiri, klik ikon
untuk membuka halaman Logstores.-
Klik Logstore tempat Anda ingin mengonfigurasi aturan peringatan, lalu klik ikon
di pojok kanan atas.Ikon ini terletak di bilah alat bagian atas halaman kueri Logstore, di sebelah kanan daftar drop-down Search & Analyze dan di sebelah kiri ikon gear, untuk mengakses fungsi terkait peringatan.
-
Tambahkan pernyataan kueri aturan peringatan.
-
Pada panel Alert Monitoring Rule, klik ikon
di samping Query Statistics. Pada kotak teks Query, masukkan pernyataan kueri berikut.* | select resource,expType,ruleId,blockNum,time,appName,namespace -
Untuk Destination, pilih SLS Notification dan aktifkan sakelar Enable. Untuk Alert Policy, pilih Simple Mode dan konfigurasikan pengaturan kebijakan.
Anda dapat melihat aturan yang telah dibuat di Alert Center.
-
-
Konfigurasikan konten yang ingin ditampilkan setelah peringatan dipicu.
-
Pada panel navigasi sebelah kiri, klik ikon
untuk membuka Alert Center. -
Klik tab Notification Policy, lalu klik tab Alert Template.
-
Pada tab Alert Template, klik Create. Pada dialog Add Alert Template, atur ID, nama, dan konten. Blok kode berikut merupakan contoh templat.
-
Tampilkan data event pertama yang dipicu.
- Nama peringatan: {{ alert.alert_name }} - Tingkat keparahan peringatan: {{ alert.severity }} - Kondisi pemicu: {{ alert.condition }} - Lingkungan: {{ alert.annotations.namespace }} - Aplikasi: {{ alert.annotations.appName }} - Antarmuka: {{ alert.annotations.resource }} - Jenis: {{ alert.annotations.expType }} - Aturan yang cocok: {{ alert.annotations.ruleId }} - QPS pembatasan kecepatan: {{alert.annotations.blockNum}} - Waktu pencocokan: {{ alert.annotations.time }} - Detail: [[Lihat Detail]({{ alert.query_url }})] -
Tampilkan data semua event yang dipicu.
- Nama peringatan: {{ alert.alert_name }} - Tingkat keparahan peringatan: {{ alert.severity }} - Kondisi pemicu: {{ alert.condition }} {%- for result in alert.fire_results %} - Aplikasi: {{ result.appName }} - Antarmuka: {{ result.resource }} - Jenis: {{ result.expType }} - Aturan yang cocok: {{ result.ruleId }} - QPS pembatasan kecepatan: {{result.blockNum}} - Waktu pencocokan: {{ result.time }} {%- endfor %} - Detail: [[Lihat Detail]({{ alert.query_url }})]
-
-