All Products
Search
Document Center

Alibaba Cloud Model Studio:Ikhtisar Templat Prompt

Last Updated:Mar 20, 2026

Ketika membangun aplikasi Large Language Model (LLM), menulis prompt serupa untuk berbagai skenario bisnis memakan waktu dan makin sulit dikelola seiring skala aplikasi berkembang. Templat prompt memisahkan struktur prompt tetap dari variabel dinamisnya sehingga Anda dapat menggunakan kembali, membuat versi, dan mengoptimalkan prompt di satu tempat tanpa perlu deploy ulang kode aplikasi.

Penting

Templat prompt hanya tersedia di International Edition (Wilayah Singapura).

Cara kerja templat prompt

  1. Buat templat — Simpan templat di konsol Model Studio atau melalui API. Setiap templat mendapatkan ID templat yang unik.

  2. Ambil templat — Panggil API GetPromptTemplate dengan ID templat untuk mendapatkan konten templat.

  3. Hasilkan prompt — Ganti variabel templat dengan data bisnis Anda untuk menghasilkan prompt akhir.

  4. Kirim prompt ke model — Teruskan prompt yang dihasilkan ke model target dan dapatkan hasilnya.

Jenis templat

Model Studio menyediakan dua jenis templat prompt: pre-built prompt templates dan custom prompt templates.

Dimensi

Pre-built prompt template

Custom prompt template

Sumber

Disediakan oleh Model Studio. Mencakup berbagai skenario bisnis umum.

Dibuat oleh Anda di konsol atau melalui API.

Efektivitas

Teroptimalkan untuk performa yang stabil.

Bergantung pada kualitas desain Anda.

Kemudahan penggunaan

Langsung bisa digunakan — panggil dari konsol atau API tanpa pengembangan tambahan.

Mungkin perlu optimasi berulang. Pemahaman tentang prinsip prompt engineering — seperti instruksi yang jelas, panduan berbasis contoh, dan batasan format — serta keterampilan teknis dasar diperlukan.

Terbaik untuk

  • Skenario umum seperti penulisan kreatif dan asisten kantor.

  • Pengguna dengan pengalaman terbatas dalam desain prompt.

  • Skenario bisnis kompleks atau spesifik, seperti pengendalian risiko keuangan atau konsultasi medis.

  • Skenario yang membutuhkan format output ketat, seperti JSON atau daftar.

Dapat dimodifikasi

Tidak

Ya

Telusuri dan kelola pre-built templates

Telusuri templat

Buka halaman Prompts untuk menjelajahi dan menggunakan pre-built prompt templates yang tersedia di Model Studio.

image

Lihat dan kelola templat

Klik View Details pada kartu templat untuk melihat nama, konten, variabel, dan ID-nya.

Dari kartu tersebut, Anda juga dapat:

  • Anda dapat mengklik Copy Prompt untuk menyalin konten templat.

  • Klik ... > Create Application. Konten templat secara otomatis mengisi editor prompt pada Agent Application. Anda dapat menggunakannya apa adanya atau memodifikasinya sesuai skenario Anda.

    image

  • Anda dapat mengklik ... > Copy Template untuk membuat templat prompt kustom bernama “Built-in Prompt Template Name_Copy_Timestamp” di halaman Prompts.

    image

Buat dan kelola custom templates

Buat templat

Anda dapat membuat templat prompt kustom menggunakan Konsol atau API.

Konsol

  • Mulai dari pre-built template — Pada kartu pre-built prompt template, klik ... > Copy Template. Salinan kustom akan dibuat dengan nama "Pre-built Template Name_Copy_Timestamp".

  • Buat dari awal — Di halaman Prompts, klik Create Prompt. Lengkapi konfigurasinya, lalu klik Save.image

API

  1. Dapatkan ID workspace Anda. Untuk informasi selengkapnya, lihat Get APP ID and Workspace ID.

  2. Panggil API CreatePromptTemplate untuk membuat templat.

Kelola custom templates

Setelah membuat custom prompt template, templat tersebut akan muncul di halaman Prompts. Dari sana:

  • Klik Modify pada kartu templat untuk mengubah kontennya.

  • Klik Copy Prompt untuk menyalin konten templat.

  • Klik ... > Create Application. Konten templat secara otomatis mengisi editor prompt pada Agent Application. Anda dapat menggunakannya apa adanya atau memodifikasinya sesuai skenario Anda.

  • Klik ... > Copy Template untuk menduplikasi templat. Salinan akan diberi nama "Custom Template Name_Copy_Timestamp".

  • Klik ... > Delete untuk menghapus templat.

Gunakan templat prompt di konsol

Konsol

  1. Anda dapat mengklik Use Prompt > Create Application pada templat prompt bawaan atau kustom. Konten templat secara otomatis mengisi bidang prompt aplikasi agen.

    image

  2. Anda dapat menetapkan model untuk aplikasi Anda dan memasukkan pertanyaan untuk menguji prompt tersebut.

API

  1. Anda dapat membuka referensi API GetPromptTemplate – Get a prompt template dan mengklik Debug.

  2. Di tab Configure Parameters, masukkan nilai berikut:

    • workspaceId: ID ruang kerja Anda. Untuk informasi selengkapnya, lihat Get APP ID and Workspace ID.

    • promptTemplateId: ID templat prompt bawaan atau kustom. Anda dapat menemukannya di kartu templat.

  3. Klik Initiate Call untuk menjalankan pemanggilan API.

SDK

  1. Anda dapat membuka referensi API GetPromptTemplate – Get a prompt template dan mengklik Debug.

  2. Di tab Configure Parameters, masukkan workspaceId dan promptTemplateId. Nilai-nilai tersebut secara otomatis diisi ke dalam contoh SDK.

    • workspaceId: ID ruang kerja Anda. Untuk informasi selengkapnya, lihat Get APP ID and Workspace ID.

    • promptTemplateId: ID templat prompt bawaan atau kustom. Anda dapat menemukannya di kartu templat.

  3. Di halaman debug, klik SDK Sample Code.

  4. Jalankan contoh secara online, atau unduh proyek lengkapnya, konfigurasikan accessKeyId dan accessKeySecret Anda, lalu jalankan secara lokal.

    Untuk mendapatkan AccessKey Anda, lihat Get AccessKey and AgentKey.

Kode error

Jika pemanggilan API gagal, lihat Error messages untuk troubleshooting.

FAQ

Apa keunggulan API GetPromptTemplate dibandingkan hardcoding prompt langsung di kode?

API GetPromptTemplate memisahkan konten prompt dari kode aplikasi Anda. Artinya, Anda dapat:

  • Update prompt tanpa redeploy — Edit dan optimalkan prompt di konsol Model Studio tanpa mengubah atau mendeploy ulang kode aplikasi.

  • Sentralisasi prompt management — Simpan semua prompt di satu tempat sehingga prompt engineer dan developer dapat berkolaborasi, melacak versi, dan menggunakan kembali prompt.

  • Menjaga konsistensi prompt — Setiap bagian aplikasi dan setiap layanan menggunakan versi dan struktur prompt yang sama, sehingga menghindari inkonsistensi akibat pembaruan manual.