Function Compute menyediakan berbagai jenis penyimpanan, seperti Apsara File Storage NAS (NAS), Object Storage Service (OSS), temporary disk, dan layer, yang dapat digunakan untuk menyimpan dan mengakses file. Topik ini menjelaskan kasus penggunaan dan perbedaan antara jenis-jenis penyimpanan yang didukung oleh Function Compute, sehingga Anda dapat memilih opsi terbaik sesuai kebutuhan.
Analisis pemilihan
Item perbandingan | Apsara File Storage NAS | Object Storage Service (OSS) | Temporary disk | Lapisan |
Skenario | Penyimpanan log dan file bisnis | Penyimpanan log dan file bisnis | File temporary dari operasi bisnis | Penerbitan dan penerapan library dependensi publik, lingkungan runtime, serta ekstensi fungsi |
Ruang maksimum | Elastis | Elastis |
| 500 MB |
Persistensi | Persistent | Persistent | Penyimpanan sementara | Persistent |
Dibagikan antar pemanggilan | Ya | Ya | Tidak | Ya |
Konten yang disimpan | Dapat ditulis | Dapat ditulis | Dapat ditulis | Hanya-baca |
Jenis penyimpanan | Sistem file | Objek | Sistem file | Code dependency archive |
Integrasi sumber event | Tidak | Ya | Tidak | Tidak |
Kecepatan akses fungsi | Lebih cepat | Cepat | Paling cepat | Cepat |
Penagihan | Disk space ≤ 10 GB: Gratis. Untuk informasi selengkapnya, lihat Ikhtisar penagihan. | Gratis |
Jenis-jenis penyimpanan
Apsara File Storage NAS
File Storage NAS adalah sistem penyimpanan file terdistribusi yang menyediakan penyimpanan file aman, berkinerja tinggi, dan sangat andal untuk layanan seperti ECS, HPC, Docker, dan BatchCompute.
Function Compute terintegrasi secara mulus dengan NAS. Anda dapat mengonfigurasi informasi NAS untuk suatu fungsi, termasuk wilayah NAS, titik pemasangan, dan kelompok. Setelah dikonfigurasi, fungsi tersebut dapat mengakses sistem file NAS yang ditentukan seolah-olah merupakan sistem file lokal.
Menggunakan NAS sebagai titik pemasangan untuk Function Compute memberikan manfaat berikut:
Anda dapat menyimpan file sementara di NAS tanpa dibatasi oleh ruang disk lokal instans.
Anda dapat berbagi file di antara beberapa fungsi yang menggunakan sistem file NAS yang sama.
Untuk informasi lebih lanjut, lihat Konfigurasikan Sistem File NAS.
Object Storage Service (OSS)
Object Storage Service (OSS) adalah layanan penyimpanan cloud yang aman, hemat biaya, dan sangat andal. Anda dapat menggunakan OSS untuk menyimpan volume data besar, seperti gambar, audio, video, dan log.
Function Compute terintegrasi secara mulus dengan OSS. Anda dapat mengonfigurasi pemasangan OSS untuk suatu fungsi, sehingga setelah konfigurasi selesai, fungsi tersebut dapat menggunakan layanan penyimpanan OSS seolah-olah merupakan sistem file lokal. Untuk informasi selengkapnya, lihat Konfigurasikan penyimpanan objek OSS.
Function Compute dan OSS dapat diintegrasikan secara mulus melalui OSS trigger. Anda dapat menulis fungsi untuk memproses event OSS—ketika OSS mendeteksi event jenis tertentu, fungsi yang sesuai akan dipicu secara otomatis. Setelah mengintegrasikan Function Compute dengan OSS, Anda dapat memanggil berbagai fungsi untuk memproses data seperti gambar atau audio serta menyimpan hasilnya ke layanan penyimpanan lain. Dalam arsitektur ini, Anda hanya perlu fokus pada penulisan logika fungsi, sedangkan sistem menangani pemrosesan data dalam jumlah besar secara real-time dengan keandalan dan paralelisme tinggi. Untuk informasi selengkapnya, lihat Ikhtisar OSS trigger.
Temporary disk
Function Compute menyediakan dua spesifikasi temporary disk: 512 MB dan 10 GB. Semua direktori pada temporary disk bersifat dapat ditulis dan berbagi ruang disk yang sama.
Siklus hidup ruang temporary disk terikat pada siklus hidup kontainer yang menjalankan fungsi. Jika permintaan dikirim secara terus-menerus, kontainer beserta datanya tetap ada. Namun, jika fungsi tidak dipanggil dalam periode tertentu, sistem akan mereklamasi kontainer tersebut dan menghapus data pada disk.
Layers
Layer memungkinkan Anda menerbitkan dan menerapkan sumber daya seperti dependensi publik, lingkungan runtime, dan ekstensi fungsi. Anda dapat mengekstrak dependensi publik fungsi ke dalam layer atau menggunakan layer publik resmi dari Function Compute, sehingga mengurangi ukuran paket kode saat menerapkan atau memperbarui fungsi.
Untuk informasi selengkapnya mengenai operasi dan batasan terkait layer, lihat Buat layer kustom dan Batasan layer.