All Products
Search
Document Center

Direct Mail:Bantuan pengiriman Gmail

Last Updated:Nov 10, 2025

Untuk panduan pengirim Gmail, lihat Panduan pengirim email.

Penyebab kegagalan pengiriman

Kegagalan pengiriman biasanya terjadi karena satu atau beberapa alasan berikut:

  • Mengirim terlalu banyak email.

  • Kenaikan mendadak jumlah email yang dikirim.

  • Mengirim email ke alamat honeypot spam yang tidak dikenal.

  • Mengirim email ke alamat yang tidak valid.

  • Alamat IP arah keluar berada dalam daftar blokir.

  • Email dilaporkan atau ditandai sebagai spam oleh pengguna Gmail.

  • Menggunakan alamat IP baru untuk mengirim email tanpa periode pemanasan (warm-up).

  • Rekaman DNS untuk nama domain tidak lengkap atau salah.

  • Verifikasi identitas email gagal.

  • Menyertakan jenis lampiran khusus atau tautan ke alamat IP.

Tindakan yang harus diambil berdasarkan rekomendasi pengiriman terbaru dari Google:

1. Verifikasi nama domain Anda:

Google mewajibkan agar email memiliki identitas yang terotentikasi. Jika Anda mengirim lebih dari 5.000 email dari domain root, Anda harus mengonfigurasi ketiga protokol berikut.

a. Rekaman SPF

  • Tujuan: Mencegah pihak jahat menggunakan akun pengirim Anda di platform Direct Mail untuk mengirim notifikasi dan pesan promosi palsu.

  • Cara mengonfigurasi: Buka penyedia DNS Anda dan ubah rekaman TXT untuk nama domain Anda sesuai dengan tabel konfigurasi di Konsol Direct Mail.

  • Untuk informasi selengkapnya, lihat Cara mengonfigurasi domain email.

b. Rekaman DKIM

  • Tujuan: DKIM adalah protokol keamanan email yang mengotentikasi nama domain pengirim melalui enkripsi pesan. Protokol ini juga memeriksa apakah email diubah selama transit untuk memastikan integritas isi email.

  • Cara mengonfigurasi: Buka penyedia DNS Anda dan ubah rekaman TXT untuk nama domain DKIM tertentu sesuai dengan tabel konfigurasi di Konsol Direct Mail.

  • Untuk informasi selengkapnya, lihat Apa itu DKIM? Bagaimana cara menyiapkan rekaman DKIM?

c. Rekaman DMARC

  • Tujuan: Mencegah pemalsuan (spoofing). DMARC memberi instruksi kepada penerima tentang cara menangani email palsu dan menyediakan laporan mengenai pemalsuan tersebut.

  • Cara mengonfigurasi: Buka penyedia DNS Anda dan tambahkan rekaman TXT dengan format berikut: v=DMARC1;p=none;rua=mailto:a***@example.net;ruf=mailto:a***@example.net. Anda harus mengonfigurasi alamat email untuk parameter rua dan ruf.

  • Untuk informasi selengkapnya, lihat Apa itu DMARC? Bagaimana cara menyiapkan rekaman DMARC?

2. Tambahkan opsi berhenti berlangganan

Gmail mewajibkan pengirim pemasaran yang mengirim lebih dari 5.000 email per hari untuk menyediakan tombol berhenti berlangganan satu klik bagi penerima. Untuk informasi selengkapnya, lihat Bantuan fitur berhenti berlangganan.

3. Gunakan Google Postmaster Tools untuk terus memantau reputasi dan laju spam nama domain Anda di halaman manajemen. Untuk memverifikasi kepemilikan domain Anda, tambahkan nilai spesifik yang diberikan oleh Gmail ke konfigurasi DNS Anda. Untuk informasi selengkapnya, lihat Bantuan terkait.

Google mewajibkan agar laju spam tetap di bawah 0,1%. Jika laju tersebut melebihi 0,3%, Google akan memberikan sanksi. Sanksi ini dapat menurunkan reputasi domain Anda, sehingga email berikutnya dapat ditolak atau dikirim ke folder spam.

Data di Postmaster Tools mengalami keterlambatan. Anda harus menunggu dua hingga tiga hari untuk melihat status pengiriman dan reputasi pada hari tertentu. Postmaster Tools tidak menampilkan informasi jika volume pengiriman Anda terlalu rendah. Agar data ditampilkan, Anda harus mengirim lebih dari 500 email per hari.

4. Gunakan rencana pemanasan (warm-up) untuk secara bertahap meningkatkan volume pengiriman Anda. Untuk informasi selengkapnya, lihat Rekomendasi pemanasan.

5. Periksa status domain Anda di Google.

6. Gunakan alat pemecahan masalah

Jika Anda masih mengalami masalah pengiriman email setelah mengikuti panduan dalam topik ini, selesaikan masalah pengiriman email untuk pengirim.