Topik ini menjelaskan cara menginstal tool migrasi lokal Codeup-CLI dan objek yang didukung untuk migrasi setelah instalasi.
Objek Migrasi
Repositori GitLab yang dikelola sendiri: mendukung migrasi data kode Git, izin pengguna, webhook, branch terproteksi, dan merge request terbuka.
Data kode Git dari repositori platform pihak ketiga umum, seperti Gitee, Coding, dan GitHub.
Repositori lokal yang sudah ada.
Prosedur
Langkah 1: Unduh tool
Unduh tool migrasi berdasarkan sistem operasi Anda dan situs yang ingin Anda migrasikan:
Jenis Sistem | Tautan Unduh Tool untuk Situs Region | Tautan Unduh Tool untuk Situs China Central |
macOS ARM 64-bit | ||
macOS 64-bit | ||
Linux 64-bit | ||
Linux 32-bit | ||
Windows 64-bit | ||
Windows 32-bit |
Langkah 2: Instal tool
Tool Codeup-CLI siap digunakan setelah diunduh. Tempatkan file tool yang telah diunduh dan diekstrak ke direktori tempat Anda menjalankan perintah command-line, sebagai berikut:
# Buat ruang kerja lokal baru. Anda dapat menyesuaikan nama, misalnya "workspace". Hapus setelah migrasi:
mkdir workspace
cd workspace
# Tempatkan tool codeup-cli yang telah diunduh ke direktori ruang kerja Anda
cp ~/Downloads/codeup-cli ./
# Buat direktori baru untuk menyimpan repositori pihak ketiga yang akan dimigrasikan. Anda dapat menyesuaikan nama, misalnya "repo"
mkdir repoLangkah 3: Uji dan validasi
Sebagai contoh, pada Linux, jalankan perintah berikut di command line untuk memastikan tool berjalan normal:
./codeup-cli --helpPenanganan pesan error:
Jika muncul pesan error yang menunjukkan izin tidak mencukupi untuk menjalankan tool, pada Linux atau macOS, jalankan perintah berikut untuk memberikan otorisasi:
chmod +x ./codeup-cliJika muncul pesan berikut, artinya paket tool yang diunduh tidak sesuai dengan jenis sistem Anda. Pastikan jenis sistem Anda dan unduh kembali paket tool yang sesuai.
Bad CPU type in executable
Langkah 4: Pilih skenario
Jika tool berjalan normal sebagaimana divalidasi di atas, pilih skenario migrasi yang sesuai berdasarkan kebutuhan dan jenis platform Anda:
Migrasi GitLab yang dikelola sendiri.
Migrasi platform kode pihak ketiga umum (seperti GitHub, Gitee, dan Coding).
Migrasi batch repositori lokal yang sudah ada.
Langkah 5: Langkah terkait (opsional)
1. Pengaturan autentikasi push/pull kode Apsara DevOps: Saat developer menggunakan platform Apsara DevOps baru untuk mendorong atau menarik kode, konfigurasikan informasi autentikasi:
Jika menggunakan SSH, untuk instruksi konfigurasi, lihat Configure SSH Key.
2. Perbarui alamat repositori: Setelah impor, perbarui alamat repositori ke alamat repositori baru di Apsara DevOps.
Perbarui alamat remote repositori lokal:
# Lihat remote yang dikonfigurasi saat ini: Jalankan git remote -v # Ganti remote yang dikonfigurasi saat ini (default origin): Jalankan git remote set-url origin <alamat git clone baru di Apsara Devops>Perbarui alamat repositori push/pull sistem pihak ketiga:
Jika sistem pihak ketiga melakukan push atau pull kode, ganti secara manual alamat repositori yang dikonfigurasi pada sistem tersebut.
Jika sistem pihak ketiga menggunakan HTTPS untuk push atau pull kode, perbarui juga parameter akun dan password push/pull yang dikonfigurasi pada sistem tersebut agar dapat mengakses repositori Apsara DevOps secara normal.