Buat tabel pemetaan SQL, jalankan pernyataan SQL, dan ekspor hasil kueri di konsol Tablestore untuk kueri dan validasi data skala kecil.
Prasyarat
Jika Anda menggunakan RAM user, berikan izin
"Action": "ots:SQL*".Sebuah tabel data
Langkah 1: Buat tabel pemetaan
Masuk ke Konsol Tablestore. Alihkan wilayah dan kelompok sumber daya di bagian atas halaman sesuai kebutuhan.
Pada halaman Overview, klik nama instans atau klik Instances.
-
Klik tab Query by Executing SQL Statement, lalu klik ikon tambah di pohon sebelah kiri untuk membuka kotak dialog Create Mapping Table.
CatatanJika belum ada tabel pemetaan, kotak dialog Create Mapping Table akan muncul secara otomatis. Atau, buat tabel pemetaan dengan pernyataan CREATE TABLE di editor SQL. Untuk informasi selengkapnya, lihat DDL operations.
-
Konfigurasikan parameter berikut di kotak dialog.
Parameter
Deskripsi
Table Type
Nilai yang valid:
-
Common Table (Default): Buat pemetaan untuk tabel data.
-
Time Series Table: Buat pemetaan untuk tabel deret waktu.
Table Name
Pilih tabel data atau tabel deret waktu yang ingin Anda buat pemetaannya.
Mapping Mode
Parameter ini hanya tersedia ketika Table Type diatur ke Common Table. Nilai yang valid:
-
Mapping Table for Table (Default): Buat pemetaan untuk tabel data yang sudah ada.
-
Mapping Table for Search Index: Buat pemetaan untuk indeks pencarian yang sudah ada.
Advanced Settings
Parameter ini hanya tersedia ketika Mapping Mode diatur ke Mapping Table for Table. Aktifkan sakelar ini untuk mengonfigurasi pengaturan berikut:
-
Consistency Mode: Eventual Consistency (Default. Data baru dapat dikueri dalam hitungan detik.) atau Strong Consistency (Data baru dapat dikueri segera.).
-
Inaccurate Aggregation: Yes (Default. Mengorbankan presisi demi performa yang lebih baik.) atau No.
Search Index Name
Parameter ini hanya tersedia ketika Mapping Mode diatur ke Mapping Table for Search Index. Pilih indeks pencarian yang akan di-bind ke tabel pemetaan.
Mapping Table Name
Nama tabel pemetaan. Dalam mode pemetaan tabel, nama harus sama dengan nama tabel data dan tidak dapat diubah. Dalam mode pemetaan indeks pencarian atau mode tabel deret waktu, masukkan nama kustom.
Enable Analytical Store
Parameter ini hanya tersedia ketika Table Type diatur ke Time Series Table. Aktifkan sakelar ini untuk menggunakan Analytical store guna menyimpan dan menganalisis data deret waktu dengan biaya lebih rendah.
PentingJika Anda membuat tabel pemetaan SQL dengan Enable Analytical Store diaktifkan, Anda harus menghapus tabel pemetaan SQL analytical store tersebut sebelum menghapus analytical store-nya. Jika tidak, penghapusan akan gagal.
-
-
Klik Next: Generate SQL Statement.
Pernyataan SQL untuk membuat tabel pemetaan akan dibuat secara otomatis. Contoh:
CREATE TABLE `test_table` ( `pk1` VARCHAR(1024), `pk2` BIGINT(20), `col_a` BIGINT(20), `col_b` BIGINT(20), `col_c` MEDIUMTEXT, `col_d` MEDIUMTEXT, PRIMARY KEY(`pk1`, `pk2`) );CatatanSkema harus mencakup semua kolom yang akan Anda kueri.
Pastikan tipe data dalam pemetaan sesuai dengan tipe data di tabel data. Untuk informasi lebih lanjut tentang pemetaan tipe data, lihat Data type mapping.
-
Modifikasi skema tabel pemetaan sesuai kebutuhan, pilih pernyataan SQL, lalu klik Execute SQL Statement.
Setelah pernyataan dijalankan, hasilnya akan muncul di bagian Execution Result.
CatatanAnda hanya dapat memilih dan menjalankan satu pernyataan SQL dalam satu waktu. Jika tidak ada pernyataan yang dipilih, pernyataan pertama akan dijalankan secara default.
Langkah 2: Kueri data
Setelah membuat tabel pemetaan, jalankan pernyataan SELECT pada tab Query by Executing SQL Statement. Untuk informasi lebih lanjut tentang sintaksis SQL, lihat DQL statements.
Contoh: Kueri tiga baris pertama dari test_table.
SELECT * FROM test_table LIMIT 3;
Contoh output:
+------+-----+-------+-------+--------+--------+
| pk1 | pk2 | col_a | col_b | col_c | col_d |
+------+-----+-------+-------+--------+--------+
| row1 | 1 | 10 | 100 | apple | extra1 |
| row2 | 2 | 20 | 200 | banana | extra2 |
| row3 | 3 | 30 | 300 | apple | extra3 |
+------+-----+-------+-------+--------+--------+
3 Rows
Untuk mengekspor hasil, klik Data Export. Hingga 2.000 baris dapat diekspor sebagai file CSV.