Topik ini menjelaskan batas-batas tabel global.
Tabel global terdiri dari kelompok replika tabel yang memiliki nama sama di beberapa Wilayah. Setiap replika merupakan tabel data yang menggunakan model tabel lebar. Oleh karena itu, batas untuk tabel, baris, kolom, dan operasi pada tabel global sama dengan batas model tabel lebar.
Tabel berikut menjelaskan batas untuk fitur-fitur lain dari tabel global.
Limitations | Limitations | Description |
Data table | Row mode | Tabel data harus dalam row mode. Anda tidak dapat membuat tabel global dari tabel data yang berada dalam column mode. |
Number of replicas | 10 | Satu tabel global mendukung maksimal 10 Wilayah. |
Auto-increment primary key column | Not supported | Kolom kunci primer auto-increment hanya berlaku dalam satu Wilayah. Replikasi cross-region tidak didukung untuk kolom-kolom tersebut. |
BYOK-encrypted table | Not supported | Tabel yang dienkripsi BYOK mengharuskan Anda menentukan konfigurasi enkripsi untuk sinkronisasi data. Fitur ini saat ini belum didukung. |
Time series table | Not supported | Anda tidak dapat membuat tabel global dari time series table. |
Time to live (TTL) | Not supported | TTL harus diatur ke -1, yang berarti data tidak pernah kedaluwarsa. |
Predefined column | Direct modification not supported | Untuk memodifikasi kolom pradefinisi pada tabel global, pisahkan dulu tabel global menjadi tabel dasarnya. Kemudian, modifikasi kolom pradefinisi tersebut, hapus tabel replika tambahan, lalu buat kembali tabel global. |
Secondary index | Synchronization not supported | Secondary index dan search index pada replika dikelola secara independen. Pembuatan dan penghapusan indeks tidak disinkronkan antar replika. |
Search Index | Synchronization not supported | |
Multiple data versions and custom versions | Not supported | Untuk memastikan konsistensi akhir, jumlah versi maksimum untuk tabel global harus diatur ke 1. Versi kustom tidak didukung. |
Cross-border data replication | Not supported | Tabel global tidak mendukung replikasi data lintas negara karena alasan seperti kepatuhan terhadap regulasi data. |