Saat menambahkan grafik baru, Anda dapat mengaktifkan mode time series untuk memvisualisasikan tren hasil kueri dan analisis secara lebih intuitif. Topik ini menjelaskan konsep dasar, manfaat, keterbatasan, serta contoh konfigurasi mode time series.
Konsep utama
Saat ini, hanya Line Chart (Pro) dan Flow Chart (Pro) yang mendukung mode time series.
Mode time series menunjukkan bagaimana satu atau beberapa set data berubah sepanjang periode waktu yang kontinu. Anda dapat menggabungkan hasil dari beberapa pernyataan kueri dan analisis untuk tampilan tren data yang lebih detail dan intuitif.
Bidang time merupakan atribut default untuk setiap entri log di Simple Log Service. Bidang ini merepresentasikan waktu penulisan log ke Simple Log Service. Bidang time berupa Stempel waktu UNIX dalam satuan detik. Anda dapat menggunakan bidang time untuk membuat grafik statistik dalam mode time series tanpa perlu operasi fungsi waktu yang kompleks.
Perbedaan utama antara mode time series dan mode non-time series adalah sebagai berikut:
-
Mode time series
-
Sistem secara otomatis mengoptimalkan rentang waktu dan mendistribusikan titik data secara merata.
-
Waktu ditampilkan dalam format
mm:sspada sumbu X dan dalam formatYYYY-MM-DD hh:mm:sspada popover. -
Anda dapat menambahkan beberapa pernyataan kueri dan analisis.

-
-
Mode non-time series
-
Titik data pada sumbu X tersebar dalam rentang waktu yang luas.
-
Pada sumbu X dan popover, waktu ditampilkan dalam format Stempel waktu UNIX. Untuk mengubah format tersebut, Anda harus menggunakan fungsi waktu dalam pernyataan kueri dan analisis Anda.
-
Anda hanya dapat menambahkan satu pernyataan kueri dan analisis.

-
Manfaat
-
Memberikan distribusi waktu yang lebih seragam pada sumbu X untuk mencerminkan perubahan metrik secara lebih akurat.
-
Secara otomatis mengoptimalkan skala waktu pada sumbu X sesuai dengan rentang waktu, sehingga mengungkap lebih banyak detail dalam hasil.
-
Waktu pada sumbu X ditampilkan dalam format
mm:ssuntuk tampilan rentang waktu dan titik waktu spesifik yang lebih intuitif. -
Mendukung penambahan beberapa pernyataan kueri dan analisis serta penggabungan hasilnya.
Keterbatasan
Bidang waktu untuk sumbu X harus dalam format Stempel waktu UNIX (dalam detik) atau format waktu standar. Format standar yang didukung mencakup waktu UTC, seperti 2022-02-03T22:30:05+08:00, atau format yang dapat diurai menjadi tahun, bulan, hari, jam, menit, dan detik, seperti YYYY/MM/DD hh:mm:ss dengan zona waktu opsional.
Contoh konfigurasi
Prasyarat
Logstore Jenis Penyimpanan Standar telah dibuat. Untuk informasi selengkapnya, lihat Buat logstore dasar.
Log telah dikumpulkan. Untuk informasi selengkapnya, lihat Pengumpulan data.
Indeks telah dikonfigurasi. Untuk informasi selengkapnya, lihat Buat indeks.
Contoh 1: Lacak tren PV dan UV harian

Anda dapat mengaktifkan dan mengonfigurasi mode time series saat membuat grafik. Untuk petunjuk lengkap cara membuat dan mengonfigurasi line chart, lihat Tambahkan grafik ke Dasbor dan Line chart. Parameter konfigurasi utama dijelaskan di bawah ini.
-
①: Pilih Logstore yang berisi log Anda dan masukkan pernyataan kueri dan analisis.
* | select __time__ - __time__ % 3600 as time, COUNT(*) as pv, COUNT(DISTINCT remote_addr) as uv group by time order by time limit 10000-
time - time % 3600 as time menunjukkan interval waktu 1 jam dengan alias time.
-
Bidang remote_addr menunjukkan alamat IP klien dan dapat digunakan untuk menghitung jumlah pengunjung unik (UV).
-
Jumlah total log digunakan untuk menghitung jumlah tayangan halaman (
pv).
-
-
②: Atur rentang waktu kueri ke 1 Day (Relative).
-
③: Klik Apply untuk menjalankan pernyataan kueri dan analisis.
-
④: Pada tab Common Settings, di bagian Query and Analysis Configuration, atur y-axis field ke pv dan uv.
-
⑤: Aktifkan sakelar Time Series Mode.
Contoh 2: Pantau traffic inbound dan outbound harian

Anda dapat mengaktifkan dan mengonfigurasi mode time series saat membuat grafik. Untuk petunjuk lengkap cara membuat dan mengonfigurasi line chart, lihat Tambahkan grafik ke Dasbor dan Line chart. Parameter konfigurasi utama dijelaskan di bawah ini.
-
①: Pilih Logstore yang berisi log Anda dan masukkan pernyataan kueri dan analisis.
* | select __time__ - __time__ % 3600 as time , sum(body_bytes_sent)* -1 as net_out, sum(request_length) as net_in group by time order by time limit 10000-
time - time % 3600 as time menentukan interval waktu 1 jam dengan alias time.
-
Bidang body_bytes_sent menunjukkan jumlah byte dalam badan respons yang dikirim ke klien. Anda dapat menggunakan bidang ini untuk menghitung lalu lintas keluar (outbound traffic).
-
Bidang request_length merepresentasikan ukuran permintaan dalam byte, termasuk baris permintaan, header permintaan, dan badan permintaan. Bidang ini digunakan untuk mengukur lalu lintas masuk (inbound traffic).
-
-
②: Atur rentang waktu kueri ke 1 Day (Relative).
-
③: Klik Apply untuk menjalankan pernyataan kueri dan analisis.
-
④: Pada tab Common Settings, di bagian Query and Analysis Configuration, atur y-axis field ke net_out dan net_in.
-
⑤: Aktifkan sakelar Time Series Mode.