Pelajari tentang wilayah, proyek, Logstore, log, dan struktur data lainnya dalam Simple Log Service (SLS).
Konsep-konsep berikut menjelaskan model data SLS.
Wilayah
Wilayah adalah node layanan Alibaba Cloud. Deploy layanan di wilayah yang berbeda untuk mengurangi latensi akses bagi pengguna Anda.
Proyek
Proyek merupakan unit manajemen dasar dalam SLS untuk isolasi dan pengendalian sumber daya. Gunakan proyek untuk mengelola seluruh log dan sumber log suatu aplikasi.
Logstore
Logstore adalah unit pengumpulan, penyimpanan, dan konsumsi log dalam SLS. Setiap Logstore termasuk dalam satu proyek, dan satu proyek dapat berisi beberapa Logstore. Praktik terbaik: buat satu Logstore untuk setiap tipe log. Misalnya, untuk aplikasi game bernama big-game yang menghasilkan operation log, application log, dan access log, buat proyek bernama big-game dengan tiga Logstore—masing-masing untuk satu tipe log.
Log
| Bidang | Deskripsi | Persyaratan |
| time | Bidang terpesan. Waktu pembuatan log, biasanya diekstraksi dari stempel waktu log. | Bilangan bulat. Stempel waktu UNIX dalam satuan detik (jumlah detik sejak 00:00:00 UTC, 1 Januari 1970). |
| topic | Bidang kustom untuk kategorisasi log. Misalnya, kategorikan access log berdasarkan situs. | String apa pun, termasuk string kosong, hingga 128 byte. Nilai default adalah string kosong. |
| source | Sumber log, seperti alamat IP mesin asal. | String apa pun yang diencode UTF-8 hingga 128 byte. Nilai default adalah string kosong. |
| content | Konten log, terdiri dari satu atau beberapa pasangan kunci-nilai. | Kunci: string UTF-8 hingga 128 byte. Karakter yang diizinkan: huruf, angka, dan garis bawah (_). Tidak boleh dimulai dengan angka. Kunci terpesan:
|
| tags | Tag log:
|
Format kamus. Baik kunci maupun nilai berupa string. Di Konsol, tag ditampilkan dengan awalan __tag__:. |
Topik
Log dalam satu Logstore dapat dikategorikan berdasarkan topik. Tentukan topik saat menulis log, lalu filter berdasarkan topik saat melakukan kueri. Misalnya, gunakan ID pengguna sebagai topik agar setiap pengguna hanya melihat log miliknya sendiri. Jika kategorisasi tidak diperlukan, gunakan topik yang sama untuk semua log.
Contoh berikut memetakan raw log akses Nginx ke model data SLS. Alamat IP server Nginx adalah 10.10.10.1:
10.1.1.1 - - [01/Mar/2012:16:12:07 +0800] "GET /Send?AccessKeyId=82251054** HTTP/1.1" 200 5 "-" "Mozilla/5.0 (X11; Linux i686 on x86_64; rv:10.0.2) Gecko/20100101 Firefox/10.0.2"
| Bidang | Konten | Deskripsi |
| topic | Tidak ada | Menggunakan nilai default (string kosong). |
| time | 1330589527 | Waktu pembuatan log yang tepat dalam satuan detik, dikonversi dari stempel waktu log mentah. |
| source | 10.10.10.1 | Alamat IP server digunakan sebagai sumber log. |
| content | Pasangan kunci-nilai | Konten spesifik dari log tersebut. |
| kunci | nilai |
| ip | 10.1.1.1 |
| method | GET |
| status | 200 |
| length | 5 |
| ref_url | - |
| browser | Mozilla/5.0 (X11; Linux i686 on x86_64; rv:10.0.2) Gecko/20100101 Firefox/10.0.2 |
Log
Kumpulan log.
LogGroup
Sekelompok log.
LogGroupList
Kumpulan LogGroup untuk mengembalikan hasil.
Metode encoding
Content-Type dalam RESTful API. | Makna | Deskripsi | Content-Type |
| Protobuf | Model data yang diencode dengan Protobuf. | application/x-protobuf |
Detail format Protobuf: Metode encoding data.
Protobuf tidak mewajibkan pasangan kunci-nilai yang unik, tetapi kunci duplikat dapat menyebabkan perilaku yang tidak terdefinisi.
Encode bidang sesuai urutan nomor bidang Protobuf-nya. Bidang yang tidak sesuai urutan mungkin gagal diurai.