Anda dapat menggunakan Serverless Application Engine (SAE) untuk membuat templat Job yang memungkinkan Anda menjalankan task sesuai jadwal atau memicunya secara manual melalui permintaan HTTP/HTTPS. Setelah task selesai, sumber daya komputasi terkait akan dilepas secara otomatis.
Skenario
Job cocok untuk skenario asinkron dan offline yang tidak sensitif terhadap latensi. Anda dapat menjalankannya sekali atau berulang sesuai jadwal, misalnya untuk menghasilkan laporan statistik batch atau mengirim kupon pada waktu tertentu.
Persiapan
Pastikan Anda telah mengaktifkan Serverless Application Engine dan EventBridge, serta memberikan izin yang diperlukan.
Jalankan Job Secara Berkala
Pada halaman SAE Job Templates, pilih wilayah tujuan dan namespace, lalu klik Create Job Template. Konfigurasikan parameter berikut.
Masukkan Task Template Name.
Untuk Task Deployment Method, pilih Select Image Deployment. Anda dapat menggunakan citra demo bawaan. Dalam skenario nyata, Anda dapat mengklik Set Image untuk menentukan custom image guna eksekusi task.
Pertahankan pengaturan default untuk parameter lainnya dan klik Next.
Pada bagian Task Settings, konfigurasikan parameter berikut.
Untuk Task Type, pilih Periodic Task.
Atur Cron Expression menjadi
*/1 * * * ?. Ekspresi ini berarti task dijalankan sekali per menit.Pertahankan pengaturan default untuk parameter lainnya dan klik Create. Tunggu hingga task berhasil dibuat.
Pada panel navigasi di sebelah kiri, klik Task History. Anda dapat melihat catatan eksekusi task berkala tersebut. Klik tombol refresh di pojok kanan atas halaman untuk melihat hasil terbaru.
Pada panel navigasi di sebelah kiri, pilih . Anda dapat melihat hasil eksekusi task terbaru. Dalam contoh ini, program mencetak deretan angka ke Konsol.
Picu Job Sekali Pakai dengan Permintaan HTTP/HTTPS
Pada halaman SAE Job Templates, pilih wilayah tujuan dan namespace, lalu klik Create Job Template. Konfigurasikan parameter berikut.
Masukkan Task Template Name.
Untuk Deployment Method, pilih Image Deployment. Anda dapat menggunakan citra demo bawaan. Dalam skenario nyata, Anda dapat mengklik Set Image untuk menentukan custom image guna eksekusi task.
Pertahankan pengaturan default untuk parameter lainnya dan klik Next.
Pada bagian Task Settings, konfigurasikan parameter berikut.
Atur Task Type menjadi Manually Triggered Node Instance.
Untuk Request Type, pilih HTTP&HTTPS. Ini memungkinkan task dipicu baik oleh permintaan HTTP maupun HTTPS.
Untuk Request Method, pilih GET dan POST. Ini memungkinkan task dipicu baik oleh permintaan GET maupun POST.
Pertahankan pengaturan default untuk parameter lainnya dan klik Create. Tunggu hingga task berhasil dibuat.
Pada halaman Job Template Details, buka bagian Task Settings dan salin Public Request URL. Untuk memicu task, tempelkan URL tersebut ke bilah alamat browser Anda dan tekan Enter.
Pada panel navigasi di sebelah kiri, klik Task History. Anda dapat melihat catatan eksekusi task sekali pakai tersebut. Klik tombol refresh di pojok kanan atas halaman untuk melihat hasil terbaru.
Pada panel navigasi di sebelah kiri, pilih . Anda dapat melihat hasil eksekusi task terbaru. Dalam contoh ini, program mencetak deretan angka ke Konsol.
Bersihkan Sumber Daya
Setelah menyelesaikan tutorial ini, hapus sumber daya yang telah Anda buat agar tidak dikenakan biaya yang tidak perlu.
Pada halaman SAE Job Templates, pilih wilayah tujuan dan namespace, temukan templat Job yang telah Anda buat, klik Delete pada kolom Actions, lalu ikuti petunjuk di layar.
Langkah Selanjutnya
Dalam skenario nyata, Anda dapat membuat templat Job menggunakan application image, paket kode, atau skrip Shell. Untuk informasi selengkapnya, lihat Manage job templates.