CPU Burst memungkinkan aplikasi melebihi kuota CPU yang dialokasikan secara sementara selama lonjakan singkat—tanpa perlu menggunakan tipe instans yang lebih besar secara permanen. Fitur ini sangat berguna untuk aplikasi Java, yang mengonsumsi CPU tinggi saat startup untuk memuat data cache, lalu kembali ke tingkat penggunaan normal.
Cara kerja
Saat CPU Burst diaktifkan, SAE memungkinkan sebuah instans menggunakan hingga 2× core CPU yang dialokasikan selama maksimal 300 detik. Setelah periode burst berakhir, penggunaan CPU kembali ke kuota awal.
Pengali 2× dan durasi 300 detik bersifat tetap dan tidak dapat diubah.
Batasan
| Batasan | Nilai |
|---|---|
| Edisi yang didukung | Edisi Standar dan Edisi Profesional |
| Ukuran instans maksimum | 4 core atau kurang |
| Wilayah yang didukung | Tiongkok (Hangzhou), Tiongkok (Shanghai), Tiongkok (Beijing), Tiongkok (Zhangjiakou), Tiongkok (Shenzhen) |
| Pengali CPU Burst | 2x (tetap) |
| Durasi burst | 300 detik (tetap) |
Aktifkan CPU Burst
Langkah-langkah berikut mencakup aksi utama. Untuk prosedur penerapan lengkap, lihat Deploy applications.
Aktifkan CPU Burst saat pembuatan aplikasi
Gunakan jalur ini saat membuat aplikasi baru.
Di SAE application list, pilih wilayah dan namespace target dari bilah navigasi atas, lalu klik Create Application.
Pada halaman wizard Application Basic Information, buka bagian Capacity Settings dan atur Instance Type.
PentingTipe instans tidak boleh melebihi 4 core untuk menggunakan CPU Burst.

Pada halaman wizard Advanced Settings, buka bagian CPU Burst Configuration dan aktifkan CPU Burst.
Klik Create Application.
Aktifkan CPU Burst saat penerapan aplikasi
Gunakan jalur ini saat memperbarui aplikasi yang sudah ada.
Tipe instans tidak boleh melebihi 4 core untuk menggunakan CPU Burst.
Di SAE application list, pilih wilayah dan namespace target, lalu klik Application ID target untuk membuka halaman detail aplikasi.
Pada tab Basic Information, klik Deploy Application.

Di panel Deploy Application, buka bagian CPU Burst Configuration dan aktifkan CPU Burst.
Klik OK.
Verifikasi CPU Burst
Pada tab Basic Information, klik tab Instance List. Di kolom Actions untuk instans target, klik Webshell.

Jalankan perintah
nprocuntuk memeriksa jumlah CPU. Jika CPU Burst aktif,nprocmengembalikan nilai2—dua kali lipat kuota awal sebesar 1 core. Setelah 300 detik, jumlah tersebut kembali menjadi1, yang mengonfirmasi bahwa periode burst telah berakhir sesuai perkiraan.