Tair (Redis® OSS-Compatible):Troubleshoot penggunaan traffic instans yang tinggi
Last Updated:Jun 21, 2026
Sebagai lapisan data yang berdekatan dengan layanan aplikasi Anda, instans Tair (Redis OSS-compatible) sering menangani akses data dan mengonsumsi bandwidth jaringan. Setiap tipe instans memiliki batas bandwidth yang berbeda. Melebihi batas tersebut dapat menurunkan kinerja akses data aplikasi Anda.
Langkah 1: Periksa penggunaan traffic
Periksa penggunaan traffic untuk periode waktu tertentu. Jika Anda telah mengidentifikasi kapan terjadi lonjakan traffic, Anda dapat melewati langkah ini dan melanjutkan ke Langkah 2: Quick troubleshooting.
Pada contoh ini, penggunaan traffic inbound maupun outbound dengan cepat naik dan tetap berada di angka 90%.
Catatan
Umumnya, jika rata-rata penggunaan traffic terus-menerus mencapai 80% atau lebih, hal ini mungkin menunjukkan bahwa bandwidth Anda tidak mencukupi.
Metrik utama yang perlu dipantau adalah inbound traffic usage (Intranet In Ratio) dan outbound traffic usage (Intranet Out Ratio).
Gambar 1. Contoh penggunaan traffic
Langkah 2: Quick troubleshooting
Beberapa masalah dapat menyebabkan peningkatan mendadak pada traffic instans. Selidiki penyebab potensial berikut satu per satu.
Catatan
Sebelum memulai, jika masalah bersifat kritis, Anda dapat sementara waktu menyesuaikan bandwidth instans. Hal ini membantu mengurangi dampak terhadap layanan Anda dan memberi Anda lebih banyak waktu untuk menyelidiki akar permasalahan.
Large keys dan hotkeys
Pertama, gunakan fitur offline key analysis untuk memeriksa adanya large keys atau hotkeys. Jika ditemukan, Konsol akan menampilkan kunci-kunci tersebut secara spesifik.
Catatan
Dampak: Large keys dapat menyebabkan lonjakan traffic mendadak, sedangkan hotkeys dapat menyebabkan peningkatan traffic yang berkelanjutan.
Konsol menampilkan dua tabel: Top 100 Hotkeys (by QPS) (ambang batas default: 5.000 QPS), dengan kolom Key, Instance/Node Name, Data Type, DB, dan Access Frequency; serta Top 100 Large Keys (by element count), dengan kolom Key, Instance/Node Name, Data Type, DB, dan Number of Elements.
Jika hotkeys ditemukan: Sebagai solusi jangka panjang, kami merekomendasikan untuk melakukan pemisahan hotkeys berdasarkan logika bisnis Anda, misalnya berdasarkan ID pengguna atau rentang waktu. Anda juga dapat menggunakan fitur-fitur berikut untuk mengurangi dampaknya:
Enable QPS throttling: Fitur ini memungkinkan Anda menetapkan jenis baca/tulis dan ambang batas QPS secara kustom. Saat diaktifkan, fitur ini membatasi jumlah permintaan klien untuk meningkatkan stabilitas sistem.
Enable read/write splitting: Fitur ini meningkatkan kinerja baca sehingga lebih efektif dalam menangani masalah hotkey.
Jika large keys ditemukan: Kami merekomendasikan untuk membaginya berdasarkan logika bisnis Anda, mengurangi akses terhadapnya, atau menghapus yang tidak diperlukan. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Large keys dan hotkeys.
Slow queries
Periksa log slow query untuk melihat apakah ada slow query yang baru-baru ini dieksekusi. Jika ditemukan, Konsol akan menampilkan perintah-perintah spesifik tersebut.
Catatan
Dampak: Slow queries dapat memblokir perintah berikutnya dan menyebabkan lonjakan mendadak pada penggunaan bandwidth.
Jika ditemukan slow query, pertimbangkan untuk menonaktifkan perintah berisiko tinggi seperti KEYS dan HGETALL di lingkungan produksi Anda.
Pertumbuhan traffic bisnis
Jika penggunaan traffic tetap tinggi setelah optimasi ini, kemungkinan besar disebabkan oleh pertumbuhan bisnis alami. Pertimbangkan untuk upgrade ke tipe instans dengan memori lebih besar atau mengubah arsitektur instans, misalnya dengan upgrade ke arsitektur kluster atau arsitektur pemisahan baca/tulis, agar mampu menangani traffic jaringan yang lebih tinggi.
Catatan
Sebelum melakukan upgrade instans, Anda dapat membeli instans pay-as-you-go untuk menguji apakah tipe instans target memenuhi kebutuhan workload Anda. Anda dapat release instans tersebut setelah pengujian selesai.