Pelacakan log real-time adalah fitur pelacakan permintaan ringan yang mendukung pemfilteran multi-dimensi dan penghentian otomatis untuk mengidentifikasi perilaku akses abnormal secara cepat.
Ikhtisar
Gunakan fitur ini untuk diagnostik real-time. Anda dapat mengonfigurasi aturan guna melacak permintaan tertentu berdasarkan berbagai kondisi filter. Setelah diaktifkan, sistem akan menghasilkan log akses terperinci untuk semua permintaan yang sesuai. Fitur utama meliputi:
-
Hasil real-time: Pelacakan dimulai segera dan mengalirkan log secara real-time.
-
Pemfilteran multi-dimensi: Mendukung kombinasi fleksibel dari berbagai kondisi, seperti jenis perintah, IP klien, ukuran permintaan, atau kunci tertentu.
-
Kontrol eksekusi: Anda dapat menetapkan durasi maksimum (dalam detik) atau batas jumlah entri log untuk menghentikan tugas pelacakan secara otomatis.
-
Beban rendah: Fitur ini hanya mencatat permintaan yang sesuai dengan aturan Anda, sehingga dampak terhadap performa jauh lebih rendah dibandingkan fitur Audit Log.
Kasus penggunaan
-
Mengidentifikasi sumber hot key dan large key: Lacak klien mana yang mengakses hot key atau large key untuk mengoptimalkan strategi caching Anda.
-
Menelusuri perintah abnormal: Identifikasi aktivitas seperti pemindaian berbahaya atau penyalahgunaan resource secara cepat.
Fitur ini ditujukan untuk diagnostik real-time bersifat sementara. Untuk auditing jangka panjang, kami merekomendasikan menggunakan fitur Audit Log.
Persyaratan versi
Instans Anda harus merupakan instans Tair (Enterprise Edition) bertipe Optimasi memori yang menjalankan versi minor 25.10.1.0 atau lebih baru.
Prosedur
Masuk ke Konsol dan buka halaman Instances. Di bilah navigasi atas, pilih wilayah tempat instans dideploy. Lalu, temukan instans tersebut dan klik ID-nya.
-
Di panel navigasi sebelah kiri, klik .
-
Klik tab Instance Tracing, lalu klik Create Tracing Rule.
CatatanAnda dapat memiliki hingga lima aturan pelacakan aktif secara bersamaan.
-
Pada panel yang muncul, konfigurasikan aturan pelacakan dan pemfilteran.
Dalam contoh ini, untuk mengidentifikasi klien mana yang mengakses large key "bighash", konfigurasikan parameter berikut dan biarkan parameter lain dalam pengaturan default-nya.
-
Rule Name: bighashKey.
-
Command Settings - Input: Masukkan
+@hash.CatatanSemakin spesifik aturan, semakin rendah beban yang ditimbulkan. Misalnya,
+hsetmemiliki beban lebih rendah daripada+@hash. -
Key Match: Pilih Key Pattern dan masukkan bighash.
-
-
Klik Create And Run.
Tugas pelacakan dimulai.
-
Segarkan daftar Real-time Tracing Log untuk melihat log permintaan yang sesuai dengan aturan. Setelah tugas berjalan, halaman Real-time Tracing Log menampilkan hasil yang sesuai. Dalam contoh ini, log tersebut berkaitan dengan aturan bernama bighash Key. Tabel log mencakup kolom Time, Shard, Client IP address, Type, Request, Reply, dan Engine latency. Anda dapat melihat detail permintaan HGET untuk kunci
bighashbeserta latensi mesin yang sesuai. Klik View Details untuk memperluas balasan lengkap.Tugas pelacakan berakhir secara otomatis ketika salah satu kondisi akhir yang dikonfigurasi terpenuhi. Anda kemudian dapat memodifikasi, menghapus, atau menjalankan ulang aturan pelacakan tersebut.
Peringatan-
Menjalankan ulang aturan pelacakan akan menghapus log aslinya. Untuk menyimpan log tersebut, ekspor terlebih dahulu.
-
Menghapus aturan juga akan menghapus log yang sesuai dengannya.
-
Penyelesaian Masalah
Gunakan IP klien dan perilaku perintah untuk memecahkan masalah logika layanan Anda atau mengonfigurasi pengaturan kontrol akses.