全部产品
Search
文档中心

ApsaraDB RDS:restart database sekunder

更新时间:Feb 05, 2026

Anda dapat me-restart database sekunder pada instans ApsaraDB RDS for SQL Server Edisi Kluster untuk mengatasi masalah seperti koneksi habis atau performa buruk.

Prasyarat

Instans utama ApsaraDB RDS for SQL Server harus memenuhi persyaratan berikut. Konfirmasikan informasi ini di halaman Basic Information.

  • Versi instans: 2017 Enterprise Cluster Edition, 2019 Enterprise Cluster Edition, 2022 Enterprise Cluster Edition, atau 2025 Enterprise Cluster Edition

  • Edisi instans: Cluster Edition

  • Kelas penyimpanan instans: enterprise SSD (ESSD)

  • Metode penagihan: subscription atau pay-as-you-go. Instans Serverless tidak didukung.

  • Status instans: Running

Dampak

  • Me-restart database sekunder memengaruhi node secondary dan pemrosesan permintaan read-only. Lakukan operasi ini selama jam sepi. Dampak spesifiknya adalah sebagai berikut:

    • Jika read/write splitting tidak diaktifkan untuk instans: Sistem langsung me-restart database sekunder setelah operasi dimulai. Database sekunder mengalami pemutusan sementara selama proses restart (database utama tidak terpengaruh).

    • Jika endpoint read-only terpadu diaktifkan untuk instans: Semua permintaan read-only dialihkan ke database utama selama database sekunder direstart. Hal ini mencegah gangguan pada permintaan read-only, tetapi menambah beban trafik pada database utama.

    • Jika endpoint read-only node secondary diaktifkan untuk instans: Endpoint read-only instans sekunder menjadi tidak tersedia selama database sekunder direstart, sehingga menyebabkan gangguan pada permintaan read-only.

  • Setelah Anda memulai proses restart, status instans berubah menjadi Restarting. Selama periode ini, operasi manajemen diblokir, tetapi koneksi ke database utama tidak terpengaruh.

Prosedur

  1. Masuk ke Konsol ApsaraDB RDS dan buka halaman Instances. Di bilah navigasi atas, pilih wilayah tempat instans RDS berada. Lalu, temukan instans RDS tersebut dan klik ID instansnya.

  2. Di pojok kanan atas halaman, klik Restart Secondary Instance.

    image.png

  3. Pada pesan konfirmasi yang muncul, klik OK.

  4. Pada kotak dialog yang muncul, lengkapi pesan teks atau autentikasi Multi-Factor Authentication (MFA).

Operasi API Terkait

API

Deskripsi

RestartDBInstance

Me-restart database sekunder.

FAQ

Apakah endpoint dan alamat IP instans utama dan sekunder berubah setelah database sekunder direstart?

Tidak. Operasi restart tidak melibatkan perubahan jaringan, sehingga endpoint dan alamat IP tetap tidak berubah.

Apa saja fase utama dalam proses restart database sekunder? Faktor apa yang memengaruhi durasi restart? Bagaimana cara memperpendek durasi restart?

Restart database sekunder terdiri dari dua fase utama:

  • Menghentikan database sekunder: Durasi fase ini bergantung pada faktor-faktor seperti host, performa keseluruhan instans, dan kondisi dirty pages di memori.

  • Memulai database sekunder: Durasi fase ini bergantung pada faktor-faktor seperti host, performa keseluruhan instans, dan ukuran log yang perlu dipulihkan. Ukuran log pemulihan biasanya terkait dengan kondisi dirty pages di memori saat database dihentikan dan keberadaan transaksi jangka panjang. Durasi juga dipengaruhi oleh parameter recovery interval. Gunakan nilai default. Untuk mengubah parameter ini, lihat Configure the recovery interval.

Anda dapat memperpendek durasi restart dengan meminimalkan transaksi jangka panjang atau menyesuaikan parameter recovery interval.