All Products
Search
Document Center

ApsaraDB RDS:Instans secondary yang dapat dibaca

Last Updated:Jun 21, 2026

Instans RDS for SQL Server yang menjalankan Edisi Kluster menggunakan arsitektur primary/secondary untuk ketersediaan tinggi. Fitur ini mengurangi biaya dengan mengalihkan permintaan baca, sehingga tidak perlu menyediakan instans read-only khusus.

Cara kerja

Untuk menjadikan instans secondary dapat dibaca pada instans SQL Server Cluster Edition, Anda harus mengaktifkan salah satu dari dua opsi berikut: endpoint hanya-baca khusus untuk instans secondary atau pemisahan baca/tulis (endpoint hanya-baca terpadu). Kemampuan baca/tulis instans primary dan secondary berbeda tergantung pada opsi yang dipilih:

  • Jika tidak mengaktifkan endpoint hanya-baca khusus maupun pemisahan baca/tulis: Hanya instans primary yang dapat dibaca dan ditulis. Anda tidak dapat membaca dari atau menulis ke instans secondary.

  • Jika mengaktifkan endpoint hanya-baca khusus untuk instans secondary: Instans primary dapat dibaca dan ditulis, sedangkan instans secondary hanya dapat dibaca. Endpoint ini hanya mengarahkan koneksi ke instans secondary, bukan ke instans primary atau instans read-only lainnya.

  • Jika mengaktifkan pemisahan baca/tulis (endpoint hanya-baca terpadu): Instans primary dapat dibaca dan ditulis, sedangkan instans secondary hanya dapat dibaca. Instans primary, instans secondary, dan semua instans read-only dapat berpartisipasi dalam distribusi bobot baca.

Prasyarat

Instans primary harus memenuhi persyaratan berikut. Informasi ini dapat dilihat di halaman Basic Information instans.

  • Versi instans: 2017 Enterprise Cluster Edition, 2019 Enterprise Cluster Edition, 2022 Enterprise Cluster Edition, atau 2025 Enterprise Cluster Edition

  • Seri instans: Cluster Edition

  • Jenis penyimpanan: ESSD

  • Metode penagihan: subscription atau pay-as-you-go. Instans Serverless tidak didukung.

Metode 1: Konfigurasikan pemisahan baca/tulis

  1. Masuk ke Konsol ApsaraDB RDS dan buka halaman Instances. Di bilah navigasi atas, pilih wilayah tempat instans RDS berada. Lalu, temukan instans RDS tersebut dan klik ID instansnya.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Cluster Management.

  3. Jika pemisahan baca/tulis belum diaktifkan, klik Enable Read-only Endpoint. Pada kotak dialog yang muncul, atur Endpoint Type dan Weight Distribution.

    Jika pemisahan baca/tulis sudah diaktifkan, klik Configure Readonly Splitting Address . Pada kotak dialog yang muncul, atur Weight Distribution.

    Nilai bobot harus merupakan kelipatan bulat dari 100. Misalnya, untuk menjadikan instans secondary dapat dibaca, Anda dapat memberikan bobot lebih dari 0 (misalnya 800), sementara bobot instans primary diatur ke 0 agar semua permintaan baca dialihkan darinya.

    Semakin tinggi bobot baca suatu instans, semakin banyak permintaan baca yang diprosesnya. Misalnya, jika tiga instans dalam pool baca memiliki bobot 100, 200, dan 200, maka permintaan baca akan diproses dengan rasio 1:2:2.

    • Automatic Distribution: Sistem secara otomatis mengalokasikan bobot baca untuk setiap instans berdasarkan spesifikasinya. Instans read-only baru yang kemudian ditambahkan ke instans primary juga secara otomatis ditambahkan ke tautan pemisahan baca/tulis berdasarkan bobot yang dialokasikan sistem. Tidak diperlukan konfigurasi manual.

    • Customized Distribution: Atur secara manual bobot baca untuk setiap instans. Nilainya harus berupa bilangan bulat antara 0 hingga 10.000. Instans read-only baru diberikan bobot default 0 dan memerlukan konfigurasi manual.

    Catatan

    Saat Anda menghapus instans read-only, sistem secara otomatis menghapus bobotnya. Bobot instans yang tersisa tidak berubah.

  4. Klik OK.

Metode 2: Aktifkan endpoint hanya-baca khusus

Endpoint hanya-baca khusus menyediakan akses read-only secara eksklusif ke instans secondary. Anda tidak dapat menggunakan endpoint ini untuk mengakses instans primary atau instans read-only lainnya.

  1. Buka halaman RDS Instances, pilih wilayah di bilah navigasi atas, lalu klik ID instans target.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Cluster Management.

  3. Pada bagian Secondary Instance Network Information, klik Enable Secondary Instance Endpoint, lalu atur Endpoint Type.

  4. Klik OK.

Referensi API

Anda dapat memanggil operasi AllocateReadWriteSplittingConnection untuk mengalokasikan endpoint hanya-baca.