All Products
Search
Document Center

ApsaraDB RDS:Database secondary yang dapat dibaca

Last Updated:Feb 10, 2026

Instans ApsaraDB RDS for SQL Server Edisi Kluster menggunakan arsitektur ketersediaan tinggi (HA) dengan satu instans utama dan satu instans secondary. Setelah Anda mengaktifkan pemisahan baca/tulis (endpoint hanya-baca terpadu) atau endpoint hanya-baca node secondary, database secondary menjadi dapat dibaca. Fitur ini mengurangi biaya migrasi ke cloud dan menghilangkan kebutuhan untuk membeli instansi hanya baca khusus.

Deskripsi fitur

Untuk menjadikan database secondary dari instans kluster SQL Server dapat dibaca, aktifkan salah satu dari dua opsi berikut: endpoint hanya-baca node secondary atau pemisahan baca/tulis (endpoint hanya-baca terpadu). Kemampuan baca dan tulis pada node utama dan secondary bergantung pada endpoint yang diaktifkan:

  • Tidak ada endpoint yang diaktifkan: Hanya node utama yang dapat dibaca dan ditulis. Node secondary tidak dapat dibaca maupun ditulis.

  • Endpoint hanya-baca node secondary diaktifkan: Node utama dapat dibaca dan ditulis. Node secondary hanya dapat dibaca. Anda dapat menggunakan endpoint hanya-baca node secondary untuk mengakses node secondary tersebut, tetapi tidak untuk mengakses node utama atau instansi hanya baca.

  • Pemisahan baca/tulis (endpoint hanya-baca terpadu) diaktifkan: Node utama dapat dibaca dan ditulis, sedangkan node secondary hanya dapat dibaca. Node utama, node secondary, dan instansi hanya baca semuanya berpartisipasi dalam distribusi bobot baca.

Prasyarat

Instans utama ApsaraDB RDS for SQL Server harus memenuhi persyaratan berikut. Informasi ini dapat dilihat pada halaman Basic Information instans:

  • Versi instans: SQL Server 2017 Enterprise Cluster Edition, 2019 Enterprise Cluster Edition, 2022 Enterprise Cluster Edition, atau 2025 Enterprise Cluster Edition

  • Edisi instans: Edisi Kluster

  • Jenis penyimpanan: Enterprise SSD (ESSD)

  • Metode penagihan: Langganan atau pay-as-you-go. Instans Serverless tidak didukung.

Metode 1: Konfigurasikan pemisahan baca/tulis agar database secondary dapat dibaca

  1. Masuk ke Konsol ApsaraDB RDS dan buka halaman Instances. Pada bilah navigasi atas, pilih wilayah tempat instans RDS berada, lalu temukan instans tersebut dan klik ID instansnya.

  2. Pada panel navigasi sebelah kiri, klik Cluster Management.

  3. Jika Anda belum mengaktifkan pemisahan baca/tulis, klik Enable Read-only Endpoint. Pada kotak dialog yang muncul, atur Endpoint Type dan Weight Distribution.

    Jika Anda telah mengaktifkan pemisahan baca/tulis, klik Configure Readonly Splitting Address . Pada kotak dialog yang muncul, atur Weight Distribution.

    image

    Bobot baca yang lebih tinggi berarti lebih banyak permintaan baca yang diproses. Misalnya, jika sebuah instans utama memiliki tiga instansi hanya baca dengan bobot baca masing-masing 100, 200, dan 200, maka instansi-instansi tersebut memproses permintaan baca dengan rasio 1:2:2.

    • Automatic Distribution: Sistem secara otomatis menetapkan bobot baca untuk setiap instans berdasarkan spesifikasinya. Instansi hanya baca baru yang ditambahkan ke instans utama akan secara otomatis dimasukkan ke dalam tautan pemisahan baca/tulis dengan bobot yang ditetapkan sistem. Anda tidak perlu mengonfigurasinya secara manual.

    • Customized Distribution: Atur secara manual bobot baca untuk setiap instans. Nilainya berkisar antara 0 hingga 10000. Bobot baca default untuk instansi hanya baca baru adalah 0, sehingga Anda harus mengubahnya secara manual.

    Catatan

    Jika Anda menghapus instansi hanya baca, bobotnya akan dihapus secara otomatis. Bobot instansi lain tetap tidak berubah.

  4. Klik OK.

Metode 2: Aktifkan endpoint hanya-baca node secondary agar database secondary dapat dibaca

Setelah Anda mengaktifkan endpoint hanya-baca node secondary, Anda dapat menggunakan endpoint ini untuk mengakses node secondary yang bersifat read-only. Endpoint ini tidak dapat digunakan untuk mengakses node utama atau instansi hanya baca.

  1. Buka halaman RDS Instances. Pada bilah navigasi atas, pilih wilayah, lalu klik ID instans target.

  2. Pada panel navigasi sebelah kiri, klik Cluster Management.

  3. Pada bagian Secondary Instance Network Information, klik Enable Secondary Instance Endpoint, lalu atur Endpoint Type.

  4. Klik OK.

API terkait

Anda dapat memanggil operasi API untuk meminta endpoint hanya-baca. Untuk informasi selengkapnya, lihat AllocateReadWriteSplittingConnection - Request a read-only endpoint.