All Products
Search
Document Center

ApsaraDB RDS:Lihat dan ubah mode replikasi data

Last Updated:Jun 04, 2026

Lihat dan ubah mode replikasi data instans ApsaraDB RDS for PostgreSQL untuk mengoptimalkan kinerja atau ketersediaan database.

Prasyarat

  • Instans menggunakan Edisi Ketersediaan Tinggi dengan cloud disk.

  • Untuk mengubah Data Replication Mode menjadi Semi-synchronous, versi mesin minor harus 20220228 atau yang lebih baru. Tingkatkan versi mesin minor.

Mode replikasi data

Instans ApsaraDB RDS for PostgreSQL Edisi Ketersediaan Tinggi (cloud disk) mendukung tiga mode replikasi data dengan pertukaran berbeda antara kinerja dan daya tahan data.

Tabel berikut menjelaskan setiap mode.

Data replication mode

Protection level

Description

Asynchronous mode (Default)

Highest performance

Waktu respons tercepat. Paling cocok saat daya tahan data bukan prioritas utama.

Synchronous mode

Maximum protection

Daya tahan data tertinggi dengan biaya waktu respons yang lebih lambat. Paling cocok untuk persyaratan konsistensi data yang ketat.

Semi-synchronous mode

Highest availability

Menyeimbangkan daya tahan data dan waktu respons.

Lihat mode replikasi data

  1. Buka halaman Instances. Di bilah navigasi atas, pilih Wilayah tempat instans RDS berada. Lalu, temukan instans RDS tersebut dan klik ID-nya.

  2. Di panel navigasi kiri, klik Service Availability.

  3. Lihat mode replikasi data di bagian Availability Information.

    Misalnya, nilainya dapat menampilkan Asynchronous.

Ubah mode replikasi data

Konsol

  1. Buka halaman Instances. Di bilah navigasi atas, pilih Wilayah tempat instans RDS berada. Lalu, temukan instans RDS tersebut dan klik ID-nya.

  2. Di panel navigasi kiri, klik Service Availability.

  3. Klik Change Data Replication Mode.

    Tautan ini berada di pojok kanan atas bagian Instance Availability.

  4. Pilih Data Replication Mode.

    Pada kotak dialog konfirmasi, pilih Synchronous, Semi-synchronous, atau Asynchronous, lalu klik OK.

    Penting

    Untuk mengubah Data Replication Mode menjadi Semi-synchronous, versi mesin minor harus 20220228 atau yang lebih baru. Tingkatkan versi mesin minor.

  5. Klik OK.

Parameter

Atur mode replikasi data dengan memodifikasi parameter synchronous_commit, rds_sync_replication_timeout, dan synchronous_standby_names.

  1. Buka halaman Instances. Di bilah navigasi atas, pilih Wilayah tempat instans RDS berada. Lalu, temukan instans RDS tersebut dan klik ID-nya.

  2. Di panel navigasi kiri, klik Parameters.

  3. Di tab Editable Parameters, temukan parameter synchronous_commit, rds_sync_replication_timeout, dan synchronous_standby_names.

  4. Klik Edit untuk memodifikasi nilai parameter dan klik OK.

    Tabel berikut mencantumkan pengaturan parameter untuk setiap mode.

    Data replication mode

    Parameter settings

    Asynchronous mode

    synchronous_commit = off

    Catatan

    Jika synchronous_commit diatur ke off, rds_sync_replication_timeout tidak berpengaruh.

    Synchronous mode

    • synchronous_commit = remote_write

    • rds_sync_replication_timeout = 0

    • synchronous_standby_names = 'standby1'

      Penting

      Jika Anda memiliki instans standby yang dikelola sendiri, jangan beri nama standby1 karena nilai default synchronous_standby_names adalah standby1. Jika konflik nama menyebabkan replikasi sinkron atau semi-sinkron memilih instans yang salah, RDS tidak dapat menjamin nol kehilangan data selama alih bencana primary/standby.

    Semi-synchronous mode

    Catatan

    Untuk memodifikasi Data Replication Mode menjadi Semi-synchronous, versi mesin minor harus 20220228 atau yang lebih baru. Tingkatkan versi mesin minor.

    • synchronous_commit = remote_write

    • rds_sync_replication_timeout > 0

      Catatan

      Nilai rds_sync_replication_timeout menentukan timeout sinkronisasi dalam milidetik. Rentang: 0–300.000. Disarankan: 500. Saat timeout, sistem beralih ke mode asinkron dan kembali ke mode semi-sinkron setelah sinkronisasi selesai.

    • synchronous_standby_names = 'standby1'

      Penting

      Jika Anda memiliki database standby yang dikelola sendiri, jangan beri nama standby1, karena nilai default synchronous_standby_names adalah standby1. Konflik penamaan dapat menyebabkan replikasi memilih instans yang salah, sehingga RDS tidak dapat menjamin nol kehilangan data selama alih bencana primary/standby.

  5. Klik Apply Changes.