Sebelum menggunakan Performance Testing (PTS) untuk melakukan uji stres, disarankan untuk merencanakan skenario bisnis Anda dan mengatur skenario yang sesuai dengan kebutuhan bisnis aktual. Dalam topik ini, skenario bisnis e-commerce digunakan sebagai contoh untuk menjelaskan cara mengatur skenario uji stres di PTS.
Deskripsi skenario
Taobao perlu melakukan uji stres pada halaman terkait Produk A dan Produk B. Dalam kasus ini, beberapa Operasi API dipanggil. Skenario bisnis berikut digunakan dalam contoh ini:
Bisnis A: Menelusuri informasi tentang Produk A.
Bisnis B: Membeli Produk B. Skenario ini melibatkan langkah-langkah berikut: Masuk ke Taobao, menelusuri informasi tentang Produk B, menambahkan Produk B ke keranjang belanja, dan mengirimkan pesanan.
Gambar berikut menunjukkan konfigurasi uji stres yang digunakan dalam contoh ini.

Session 1: Browse information about Product A dan Session 2: Purchase Product B dijalankan secara paralel.
Sejumlah pengguna menelusuri Produk A, sementara pengguna lainnya melakukan operasi untuk membeli Produk B. Berdasarkan logika bisnis, dua sesi terpisah dibuat untuk skenario tersebut, dan permintaan untuk sesi tersebut dilakukan secara paralel selama uji stres.
Beberapa Operasi API dalam satu sesi dipanggil secara berurutan.
Dalam Session 2: Purchase Product B, pengguna melakukan operasi secara berurutan sesuai dengan logika bisnis. Oleh karena itu, tambahkan Operasi API terkait ke sesi terkait agar Operasi API dapat dipanggil secara berurutan selama uji stres PTS.
Selama uji stres, Operasi API untuk browsing information about Product A dan Operasi API untuk logging on to Taobao memulai permintaan lalu lintas pada saat yang sama.
Apa yang harus dilakukan selanjutnya
Setelah sesi dibuat, Anda dapat mengonfigurasi pengaturan uji stres. Tentukan tingkat uji stres untuk seluruh skenario dan setiap sesi. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Konfigurasikan model dan tingkat uji stres.