Saat membuat database PolarDB-X 1.0 dengan Horizontal Partitioning, PolarDB-X 1.0 mendistribusikan data ke dalam shard database fisik—secara default sebanyak 8 per instans ApsaraDB RDS for MySQL. Di atas setiap shard database fisik tersebut, Anda dapat membuat satu atau beberapa shard tabel fisik. Jumlah shard tabel ini umumnya disebut sebagai jumlah shard. Halaman ini menjelaskan cara menghitung jumlah shard tabel fisik yang tepat berdasarkan volume data yang diproyeksikan.
Pedoman kapasitas
Atur ukuran setiap shard tabel fisik agar tetap berada dalam batas jumlah baris berikut:
| Ukuran baris | Batas jumlah baris yang direkomendasikan per shard |
|---|---|
| Standard (4 KB atau kurang per baris) | 5 juta – 50 juta baris |
| Besar (lebih dari 4 KB per baris) | Maksimal 5 juta baris |
Kami juga merekomendasikan agar kedalaman pohon B+ diatur pada tiga hingga empat lapisan.
Dasarkan perkiraan Anda pada volume data yang diproyeksikan 1 hingga 2 tahun ke depan, bukan pada ukuran data saat ini.
Menghitung jumlah shard
Gunakan rumus berikut untuk menentukan jumlah shard tabel fisik yang harus dibuat di setiap shard database fisik:
Physical table shards per physical database shard =
CEILING(Estimated total rows / (Number of ApsaraDB RDS for MySQL instances × 8) / 5,000,000)| Hasil | Tindakan |
|---|---|
| 1 | Gunakan satu shard tabel fisik per shard database fisik |
| Lebih dari 1 | Buat sejumlah shard tabel fisik tersebut per shard database fisik |
Contoh
Contoh 1: 4 instans RDS, proyeksi 100 juta baris
CEILING(100,000,000 / (4 × 8) / 5,000,000) = CEILING(0.625) = 1Hasil: 1 shard tabel fisik per shard database fisik.
Contoh 2: 1 instans RDS, proyeksi 100 juta baris
CEILING(100,000,000 / (1 × 8) / 5,000,000) = CEILING(2.5) = 3Hasil: 3 shard tabel fisik per shard database fisik.