Setelah mengaktifkan fitur serverless pada kluster dengan spesifikasi yang ditentukan, Anda dapat menyesuaikan kebijakan penskalaannya untuk mengontrol batas penskalaan sumber daya.
Penskalaan otomatis
Kondisi pemicu skalabilitas vertikal dan skala keluar sumber daya
Kondisi pemicu skalabilitas vertikal sumber daya
PolarDB memantau pemanfaatan CPU, pemanfaatan memori, dan metrik kernel lainnya dari node primer dan node read-only. Selama satu siklus pemantauan, penskalaan naik sumber daya serverless dipicu jika salah satu kondisi berikut terpenuhi:
Pemanfaatan CPU suatu node melebihi 85%, sehingga memicu penskalaan naik sumber daya untuk node tersebut.
Pemanfaatan memori suatu node melebihi 85%, sehingga memicu penskalaan naik sumber daya untuk node tersebut.
Spesifikasi node read-only kurang dari separuh spesifikasi node primer, sehingga memicu penskalaan naik spesifikasi node read-only. Misalnya, jika spesifikasi node read-only adalah 4 PCU dan spesifikasi node primer adalah 10 PCU, maka spesifikasi node read-only akan diskalakan menjadi minimal 5 PCU.
Kondisi pemicu skala keluar sumber daya
Jika sumber daya node read-only suatu kluster telah mencapai batas atas yang ditentukan, tetapi pemanfaatan CPU atau memorinya masih melebihi ambang batas penskalaan naik (lebih dari 85%), maka skala keluar node read-only akan dipicu.
Kondisi pemicu skala turun sumber daya
Penskalaan turun sumber daya dipicu untuk suatu node ketika pemanfaatan CPU-nya di bawah 55% dan pemanfaatan memorinya di bawah 40%.
Ambang batas di atas merupakan nilai default. Nilai-nilai tersebut dapat bervariasi tergantung pada parameter kernel dan konfigurasi serverless kluster.
Prasyarat
Anda telah mengaktifkan fitur serverless untuk kluster dengan spesifikasi yang ditentukan.
Perhatian
Menonaktifkan fitur serverless kluster dengan spesifikasi yang ditentukan mengharuskan Anda melakukan restart kluster PolarDB. Untuk menghindari gangguan terhadap kelangsungan bisnis, lakukan operasi ini di luar jam sibuk.
Serverless menggunakan Unit Kapasitas PolarDB (PCU) untuk penagihan per detik dan elastisitas sumber daya. Satu PCU kira-kira setara dengan 1 core dan 2 GB memori. Jumlah PCU untuk suatu node disesuaikan secara dinamis berdasarkan beban kerja dalam batas yang Anda tetapkan. Satuan minimum untuk satu event penskalaan adalah 0,5 PCU.
Memodifikasi parameter konfigurasi serverless
Masuk ke Konsol PolarDB. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Clusters. Pilih region tempat kluster berada, lalu klik ID kluster target untuk membuka halaman detail kluster.
Di halaman Basic Information, pada bagian Database Nodes, klik Serverless Configuration.

Pada kotak dialog Set Serverless Configuration Parameters, konfigurasikan parameter berikut sesuai kebutuhan.
Konfigurasi Dasar
Minimum PCUs Per Node: Jumlah minimum PCU per node. Nilai yang valid: 0 hingga 16.
Maximum PCUs Per Node: Jumlah maksimum PCU per node. Nilai yang valid: 0 hingga 16.
CatatanSebagai contoh, jika Anda mengatur Minimum PCUs Per Node menjadi 2 dan Maximum PCUs Per Node menjadi 8, maka spesifikasi minimum untuk suatu node menjadi spesifikasi yang ditentukan ditambah 2 PCU (sekitar 2 core dan 4 GB memori). Saat beban bisnis meningkat, sistem secara otomatis menambahkan PCU ke node tersebut. Berdasarkan pengaturan ini, sumber daya serverless dapat diskalakan hingga maksimum 8 PCU. Artinya, spesifikasi total untuk suatu node dapat mencapai spesifikasi yang ditentukan ditambah 8 PCU (sekitar 8 core dan 16 GB memori).
Minimum Number Of Read-only Nodes For Scale-out: Jumlah minimum node read-only tambahan untuk skala keluar. Nilai yang valid: 0 hingga 15.
Maximum Number Of Read-only Nodes For Scale-out: Jumlah maksimum node read-only tambahan untuk skala keluar. Nilai yang valid: 0 hingga 15.
CatatanJumlah node read-only secara otomatis bertambah atau berkurang dalam rentang yang ditentukan berdasarkan beban kerja. Untuk informasi selengkapnya, lihat Penskalaan otomatis.
Konfigurasi Lanjutan
Sesuaikan parameter konfigurasi lanjutan berdasarkan tekanan sumber daya pada kluster serverless saat ini.
Scaling Sensitivity: Dalam mode Sensitive, sumber daya serverless merespons perubahan beban kerja lebih cepat karena jendela pengamatan dan waktu eksekusi yang lebih singkat. Atur parameter ini ke Standard atau Sensitive.
CPU Scale-up Threshold: Ambang batas pemanfaatan CPU yang memicu penskalaan naik. Nilai yang valid: 40% hingga 100%.
CPU Scale-down Threshold: Ambang batas pemanfaatan CPU yang memicu penskalaan turun. Nilai yang valid: 10% hingga 70%.
CatatanNilai CPU Scale-down Threshold tidak boleh lebih besar daripada nilai CPU Scale-up Threshold. Selisih antara kedua ambang batas tersebut harus minimal 30 poin persentase.
Mode Sensitive cocok untuk layanan yang sensitif terhadap fluktuasi beban kerja sesaat, seperti lonjakan CPU instan, dan memerlukan respons yang lebih cepat. Namun, hal ini dapat menyebabkan kluster lebih sering melakukan penskalaan naik dan turun sebagai respons terhadap fluktuasi beban kerja.
Klik OK.
Menonaktifkan fitur serverless
Jika kluster Anda tidak lagi memerlukan fitur serverless, Anda dapat menonaktifkannya. Setelah fitur ini dinonaktifkan, semua PCU dan node read-only yang ditambahkan oleh fitur serverless akan dilepas. Kluster Anda kemudian akan kembali menjadi kluster dengan spesifikasi yang ditentukan.
Masuk ke Konsol PolarDB. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Clusters. Pilih region tempat kluster berada, lalu klik ID kluster target untuk membuka halaman Basic Information.
Di halaman Basic Information, pada bagian Database Nodes, klik Disable Serverless.

API Terkait
API | Deskripsi |
Menanyakan konfigurasi kluster serverless. | |
Memodifikasi konfigurasi serverless suatu kluster. | |
Menonaktifkan fitur serverless untuk kluster dengan spesifikasi yang ditentukan (serverless steady-state). |