PolarDB mendukung cross-zone automatic switchover.
Ikhtisar
Setelah Anda mengaktifkan fitur cross-zone automatic switchover untuk kluster PolarDB, jika zona ketersediaan utama mengalami kegagalan (misalnya, semua node komputasi di zona ketersediaan utama gagal secara bersamaan), kluster tersebut akan secara otomatis melakukan alih bencana ke zona ketersediaan sekunder. Database sekunder kemudian dipromosikan menjadi database utama baru untuk memulihkan ketersediaan kluster.
Selain itu, PolarDB menyediakan mode semi-sinkron untuk replikasi data lintas zona. Mode ini mengurangi Recovery Point Objective (RPO) pada alih bencana otomatis dan secara signifikan menurunkan risiko kehilangan data. Untuk informasi selengkapnya, lihat Semi-synchronous replication based on physical replication (Semi-sync).
Prasyarat
-
Fitur cross-zone automatic switchover hanya tersedia untuk PolarDB for MySQL Edisi Kluster.
-
Anda harus mengaktifkan fitur hot standby saat membeli kluster.
-
Metode penagihan kluster harus berupa pay-as-you-go atau subscription.
Batasan
-
RPO dan RTO
-
Dalam mode asinkron, cross-zone automatic switchover merupakan alih bencana yang berpotensi kehilangan data (lossy). RPO umumnya kurang dari 100 ms dan dalam skenario terburuk kurang dari 60 detik. Evaluasi dampak potensial sebelum menggunakan fitur ini.
-
Dalam mode asinkron, Recovery Time Objective (RTO) kurang dari 30 detik.
-
-
Wilayah kluster Anda harus memiliki sumber daya PolarDB yang diterapkan di minimal dua zona ketersediaan. Wilayah berikut tidak mendukung penerapan multi-zona ketersediaan: Filipina (Manila), Korea Selatan (Seoul), Tiongkok (Qingdao), Tiongkok (Chengdu), Tiongkok (Hohhot), dan Thailand (Bangkok).
Manfaat
Peralihan dalam hitungan detik
Dengan cross-zone automatic switchover diaktifkan, jika zona ketersediaan utama mengalami kegagalan, kluster dapat melakukan alih bencana ke zona ketersediaan sekunder dalam hitungan detik, sehingga menjamin ketersediaan tinggi.
Penagihan
Fitur cross-zone automatic switchover saat ini tersedia tanpa biaya tambahan.
Prosedur
Mengaktifkan alih otomatis lintas zona
-
Masuk ke PolarDB console. Di panel navigasi sebelah kiri, klik Clusters. Pilih region kluster, lalu klik ID kluster untuk membuka halaman detailnya.
-
Di halaman Basic Information, klik Enable di sebelah kanan Cross-zone Automatic Switchover.
-
Di kotak dialog yang muncul, klik OK.
-
(Opsional) Aktifkan semi-synchronous mode untuk replikasi data lintas zona.
CatatanPerbedaan utama antara mode semi-sinkron dan mode asinkron adalah sebagai berikut. Untuk informasi selengkapnya, lihat Semi-synchronous replication (Semi-sync).
-
Semi-synchronous mode: Saat transaksi dikomit, sistem hanya mengembalikan pesan sukses setelah redo log untuk transaksi tersebut dipersistenkan pada node backup di zona ketersediaan sekunder.
-
Asynchronous mode: Saat transaksi dikomit, sistem langsung mengembalikan pesan sukses begitu redo log dipersistenkan pada node read-write (RW) utama. Sistem tidak menunggu log dipersistenkan pada node backup di zona ketersediaan sekunder.
-
Klik Modify Data Replication Method.
-
Di kotak dialog yang muncul, pilih Semi-synchronous lalu klik OK.
-
Kembali ke zona utama awal
Setelah zona ketersediaan utama awal pulih dari kegagalan, Anda dapat secara manual mengalihkan kluster kembali dengan mengklik Switch to Original Primary Zone atau Change the primary availability zone.
-
Setelah alih bencana otomatis, lalu lintas jaringan melewati zona ketersediaan, yang dapat meningkatkan latensi. Kami menyarankan agar Anda mengalihkan kluster kembali ke zona ketersediaan utama awal setelah zona tersebut pulih.
-
Jika Anda mengklik Switch to Original Primary Zone, vSwitch awal akan digunakan.
-
Jika Anda mengklik Change the primary availability zone, Anda dapat memilih vSwitch yang berbeda.
Switch to original primary zone
-
Masuk ke PolarDB console.
-
Di pojok kiri atas konsol, pilih region kluster Anda.
-
Temukan kluster Anda dan klik ID-nya.
-
Di halaman Basic Information, klik Switch to Original Primary Zone.
-
Di kotak dialog yang muncul, klik OK.
Change primary zone
Sebagai alternatif, Anda dapat mengalihkan kluster kembali dengan mengubah zona ketersediaan utamanya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Manually change an availability zone.