Komponen Linear Model Feature Importance menghitung pentingnya fitur untuk model linier, termasuk regresi linier dan regresi logistik untuk klasifikasi biner. Komponen ini mendukung format data sparse maupun dense. Topik ini menjelaskan cara mengonfigurasi komponen tersebut.
Batasan
Engine komputasi yang didukung adalah MaxCompute.
Konfigurasi komponen
Anda dapat mengonfigurasi parameter komponen Linear Model Feature Importance dengan salah satu cara berikut.
Metode 1: Antarmuka visual
Konfigurasikan parameter komponen pada halaman pipeline di Machine Learning Designer.
|
Tab |
Parameter |
Deskripsi |
|
Fields Setting |
Feature Columns |
Kolom fitur dari tabel input yang digunakan untuk pelatihan. Parameter ini opsional. Secara default, semua kolom digunakan kecuali kolom label. |
|
Target Column |
Wajib diisi. Klik Select Fields untuk memilih kolom label. |
|
|
Input table data is in sparse format |
Opsional. |
|
|
Tuning |
Number of Cores |
Jumlah core untuk komputasi. Opsional. |
|
Memory per Core (MB) |
Jumlah memori per core, dalam MB. Opsional. |
Metode 2: Perintah PAI
Anda dapat mengonfigurasi parameter komponen dengan menjalankan perintah PAI di komponen SQL Script. Untuk informasi selengkapnya, lihat SQL Script.
PAI -name regression_feature_importance -project algo_public
-DmodelName=xlab_m_logisticregressi_20317_v0
-DoutputTableName=pai_temp_2252_20321_1
-DlabelColName=y
-DfeatureColNames=pdays,previous,emp_var_rate,cons_price_idx,cons_conf_idx,euribor3m,nr_employed,age,campaign
-DenableSparse=false -DinputTableName=pai_dense_10_9;
|
Parameter |
Wajib |
Deskripsi |
Default |
|
inputTableName |
Ya |
Nama tabel input. |
Tidak ada |
|
outputTableName |
Ya |
Nama tabel output. |
Tidak ada |
|
labelColName |
Ya |
Nama kolom label di tabel input. |
Tidak ada |
|
modelName |
Ya |
Nama model input. |
Tidak ada |
|
featureColNames |
Tidak |
Kolom fitur yang dipilih dari tabel input. |
Semua kolom kecuali kolom label. |
|
inputTablePartitions |
Tidak |
Partisi yang digunakan dari tabel input. |
Seluruh tabel. |
|
enableSparse |
Tidak |
Menentukan apakah data input dalam format sparse. |
false |
|
itemDelimiter |
Tidak |
Delimeter antar pasangan kunci-nilai untuk data input dalam format sparse. |
Spasi |
|
kvDelimiter |
Tidak |
Delimeter antara kunci dan nilainya untuk data input dalam format sparse. |
Titik dua (:) |
|
lifecycle |
Tidak |
Siklus hidup tabel output, dalam hari. |
Tidak ditentukan |
|
coreNum |
Tidak |
Jumlah core. |
Otomatis |
|
memSizePerCore |
Tidak |
Jumlah memori per core, dalam MB. |
Otomatis |
Contoh
-
Buat tabel bernama
bank_datadan impor data ke dalamnya. Untuk informasi selengkapnya, lihat Buat tabel dan Impor data. -
Jalankan Pernyataan SQL berikut untuk menghasilkan data pelatihan.
create table if not exists pai_dense_10_9 as select age,campaign,pdays, previous, emp_var_rate, cons_price_idx, cons_conf_idx, euribor3m, nr_employed, fixed_deposit from bank_data limit 10; -
Bangun dan jalankan pipeline. Untuk informasi selengkapnya, lihat Pemodelan algoritma. Untuk menghubungkan komponen, hubungkan output Read Table-1 ke input Logistic Regression for Multiclass Classification dan Linear Model Feature Importance. Lalu, hubungkan output Logistic Regression for Multiclass Classification ke input Linear Model Feature Importance.
-
Tarik komponen Read Table, Logistic Regression for Multiclass Classification, dan Linear Model Feature Importance dari daftar komponen di Machine Learning Designer ke Kanvas.
-
Hubungkan komponen-komponen tersebut untuk membangun pipeline.
-
Konfigurasikan parameter untuk setiap komponen.
-
Pada Kanvas, klik komponen Read Table-1. Di panel kanan, pada tab Select Table, atur Table Name menjadi
bank_data. -
Pada Kanvas, klik komponen Logistic Regression for Multiclass Classification-1. Di panel kanan, pada tab Fields Setting, atur Feature Columns menjadi
age,campaign,pdays,previous,emp_var_rate,cons_price_idx,cons_conf_idx,euribor3m, dannr_employed. Atur Target Column menjadifixed_deposit. Gunakan nilai default untuk parameter lainnya. -
Pada Kanvas, klik komponen Linear Model Feature Importance-1. Di panel kanan, pada tab Fields Setting, atur Target Column menjadi
fixed_deposit. Gunakan nilai default untuk parameter lainnya.
-
-
Setelah Anda mengonfigurasi parameter, klik tombol Run
.
-
-
Setelah pipeline berhasil dijalankan, klik kanan komponen Linear Model Feature Importance-1 dan pilih . Komponen Linear Model Feature Importance menghasilkan tabel yang menampilkan colname, weight, dan importance untuk setiap fitur. Nilai-nilai tersebut disajikan dalam notasi ilmiah. Sebagai contoh, weight fitur
ageadalah9.61816270808075E-5.Rumus metriknya adalah sebagai berikut.
Nama kolom
Rumus
weight
abs(w_)
importance
abs(w_j) * STD(f_i)
Catatanabs(w_j)adalah nilai absolut dari koefisien fitur, danSTD(f_i)adalah deviasi standar dari data pelatihan. -
Klik kanan komponen Linear Model Feature Importance-1 dan pilih View Analytics Report.

Dokumen terkait
-
Untuk informasi selengkapnya tentang komponen di Machine Learning Designer, lihat Ikhtisar Machine Learning Designer.
-
Untuk menjelajahi komponen algoritma bawaan lainnya sesuai kasus penggunaan Anda, lihat Referensi Komponen: Semua Komponen.