Dalam pembelajaran mesin, algoritma data pivoting merupakan metode untuk visualisasi set data dan analisis data eksplorasi. Algoritma ini memanfaatkan grafik, tabel, serta alat visualisasi lainnya guna mengungkap struktur, distribusi, dan hubungan dalam data, sehingga membantu pengguna memahami fitur, mengidentifikasi pola, serta mendeteksi anomali. Algoritma ini sangat penting pada tahap prapemrosesan data dan rekayasa fitur karena menjadi panduan untuk pemodelan dan analisis selanjutnya.
Konfigurasi komponen
Metode 1: Gunakan Konsol
Di Machine Learning Designer, tambahkan komponen Data Pivoting ke pipeline dan konfigurasikan parameternya di panel sebelah kanan.
|
Jenis parameter |
Parameter |
Deskripsi |
|
Fields Setting |
Feature Columns |
Menentukan kolom fitur yang akan digunakan untuk visualisasi dan analisis. Komponen kemudian menampilkan distribusi dan hubungan antar kolom tersebut dalam bentuk grafik atau tabel. |
|
Target Column |
Menentukan variabel target, yang biasanya berupa label atau variabel respons, untuk prediksi atau analisis. |
|
|
Enumeration Features |
Memperlakukan fitur yang dipilih sebagai fitur enumerasi. |
|
|
k:v,k:v sparse data format |
Menentukan apakah akan menggunakan data sparse dalam format key-value. |
|
|
Parameter Settings |
Number of bins for continuous features |
Menentukan jumlah interval diskret (bins) untuk membagi fitur kontinu guna visualisasi dan analisis. |
|
Tuning |
Number of cores |
Jumlah core untuk komputasi. Nilainya harus berupa bilangan bulat positif. |
|
Memory per core |
Jumlah memori untuk setiap core, dalam satuan MB. Nilainya harus berupa bilangan bulat antara 1 hingga 65536. |
Metode 2: Gunakan perintah PAI
Anda dapat mengonfigurasi parameter komponen Data Pivoting dengan menjalankan perintah PAI di komponen SQL Script. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Skenario 4: Jalankan perintah PAI di komponen SQL Script.
PAI
-name fe_meta_runner
-project algo_public
-DinputTable="pai_dense_10_10"
-DoutputTable="pai_temp_2263_20384_1"
-DmapTable="pai_temp_2263_20384_2"
-DselectedCols="pdays,previous,emp_var_rate,cons_price_idx,cons_conf_idx,euribor3m,nr_employed,age,campaign,poutcome"
-DlabelCol="y"
-DcategoryCols="previous"
-Dlifecycle="28"-DmaxBins="5" ;
|
Parameter |
Wajib |
Default |
Deskripsi |
|
inputTable |
Ya |
None |
Nama tabel input. |
|
inputTablePartitions |
Tidak |
None |
Partisi dari tabel input yang akan digunakan untuk pelatihan. Format berikut didukung:
Catatan
Untuk menentukan beberapa nilai untuk satu kunci partisi, pisahkan nilai-nilai tersebut dengan koma (,), contohnya name1=value1,value2. |
|
outputTable |
Ya |
None |
Nama tabel output. |
|
mapTable |
Ya |
None |
Tabel pemetaan output. Untuk menyiapkan data bagi pelatihan pembelajaran mesin, Data Pivoting mengumpulkan statistik untuk fitur STRING dan memetakannya ke ID integer (label encoding). |
|
selectedCols |
Ya |
None |
Nama kolom yang dipilih dari tabel input. |
|
labelCol |
Tidak |
None |
Kolom label. |
|
categoryCols |
Tidak |
None |
Menentukan kolom numerik (INT atau DOUBLE) yang akan diperlakukan sebagai fitur enumerasi. |
|
maxBins |
Tidak |
100 |
Menentukan jumlah maksimum interval untuk diskretisasi jarak sama pada fitur kontinu. |
|
isSparse |
Tidak |
false |
Menentukan apakah data input berada dalam format sparse. Nilai yang valid adalah true dan false. |
|
itemSpliter |
Tidak |
A comma (,) |
Menentukan delimiter yang memisahkan pasangan kunci-nilai jika data input berada dalam format sparse. |
|
kvSpliter |
Tidak |
A colon (:) |
Menentukan delimiter yang memisahkan kunci dan nilai jika data input berada dalam format sparse. |
|
lifecycle |
Tidak |
28 |
Siklus hidup tabel. |
|
coreNum |
Tidak |
System-determined |
Jumlah core CPU yang digunakan untuk pekerjaan. Harus berupa bilangan bulat positif. Nilai yang valid: [1, 9999]. |
|
memSizePerCore |
Tidak |
System-determined |
Jumlah memori untuk setiap core, dalam satuan MB. Nilainya harus berupa bilangan bulat antara 1 hingga 65536. |
Contoh
-
Siapkan data uji seperti yang ditunjukkan pada tabel berikut.
Age
Workclass
Fwlght
Edu
Edu_num
Married
C
Family
Race
Sex
Gail
Loss
Work_year
Country
Income
39
State-gov
77516
Bachelors
13
Never-married
Adm-clerical
Not-in-family
White
Male
2174.0
0.0
40.0
United-States
<=50K
50
Self-emp-not-inc
83311
Bachelors
13
Married-civ-spouse
Exec-managerial
Husband
White
Male
0.0
0.0
13.0
United-States
<=50K
38
Private
215646
HS-grad
9
Divorced
Handlers-cleaners
Not-in-family
White
Male
0.0
0.0
40.0
United-States
<=50K
53
Private
234721
11th
7
Married-civ-spouse
Handlers-cleaners
Husband
Black
Male
0.0
0.0
40.0
United-States
<=50K
28
Private
338409
Bachelors
13
Married-civ-spouse
Prof-specialty
Wife
Black
Female
0.0
0.0
40.0
Other
<=50K
37
Private
284582
Masters
14
Married-civ-spouse
Exec-managerial
Wife
White
Female
0.0
0.0
40.0
United-States
<=50K
49
Private
160187
9th
5
Married-spouse-absent
Other-service
Not-in-family
Black
Female
0.0
0.0
16.0
Jamaica
<=50K
52
Self-emp-not-inc
209642
HS-grad
9
Married-civ-spouse
Exec-managerial
Husband
White
Male
0.0
0.0
45.0
United-States
>50K
31
Private
45781
Masters
14
Never-married
Prof-specialty
Not-in-family
White
Female
14084.0
0.0
50.0
United-States
>50K
42
Private
159449
Bachelors
13
Married-civ-spouse
Exec-managerial
Husband
White
Male
5178.0
0.0
40.0
United-States
>50K
-
Tambahkan komponen Read Table dan Data Pivoting ke pipeline, lalu hubungkan keduanya.

Di tab Fields Setting komponen Data Pivoting, pilih income sebagai kolom target dan 14 bidang lainnya sebagai kolom fitur. Perlakukan bidang edu_num bertipe BIGINT sebagai fitur enumerasi. Tab Fields Setting komponen Data Pivoting akan menunjukkan bahwa masing-masing bidang Feature Columns, Target Column, dan Enumeration Features telah memilih 14, 1, dan 1 bidang.
-
Klik
di pojok kiri atas untuk menjalankan pipeline. -
Setelah pipeline selesai, klik kanan komponen Data Pivoting dan pilih View Data untuk melihat hasilnya:
-
Output: Untuk menyiapkan data bagi algoritma pembelajaran mesin, kolom STRING seperti family, race, sex, dan income dipetakan ke nilai numerik. Tabel data pelatihan hasilnya berisi 15 kolom: age, fwlght, edu_num, edu, workclass, married, c, family, race, sex, country, gail, loss, work_year, dan income. Kolom country disorot untuk menunjukkan bahwa ini merupakan kolom fitur STRING.
-
String Column Feature Mapping Table
CatatanJika tidak ada kolom fitur bertipe STRING yang dipilih, String Column Feature Mapping Table akan kosong.
Tabel String Column Feature Mapping Table berisi tiga kolom: feature_name, feature_value, dan map_id. Setiap baris memetakan nilai fitur kategorikal ke ID numerik. Sebagai contoh, untuk fitur
edu_num, nilai 13 dipetakan ke 1 dan 14 dipetakan ke 2. Untuk fituredu, nilai '11th' dipetakan ke 1 dan 'Bachelors' dipetakan ke 3, dan seterusnya. -
Output Meta Table: Tabel metadata fitur output berisi 10 kolom (feature_name, feature_id, feature_type, feature_value, mean, std, min_value, max_value, label_num, dan distribute_info) dan 15 baris data fitur. feature_type dapat berupa label (untuk income), enum (untuk edu_num, edu, workclass, married, c, family, race, sex, dan country), atau
num(untuk age, fwlght, gail, loss, dan work_year). Untuk fitur numerik (num), kolom mean, std, min_value, dan max_value berisi nilai statistik tertentu. Untuk fitur enumerasi (enum) dan label, kolom-kolom tersebut semuanya berisi-1.0. Kolom feature_value menampilkan nilai enumerasi atau rentang numerik untuk setiap fitur, sedangkan kolom distribute_info menunjukkan distribusi nilai fitur. distribute_info menunjukkan jumlah catatan untuk setiap interval setelah rentang nilai fitur dibagi menjadi interval yang sama.
-