Biaya penyimpanan meningkat ketika data terus menumpuk tanpa strategi manajemen. Optimisasi penyimpanan berkelanjutan adalah praktik mengevaluasi pola akses data secara berkala dan menyesuaikan konfigurasi penyimpanan agar sesuai—sehingga arsitektur Anda tetap hemat biaya seiring perubahan kebutuhan.
Lakukan tinjauan bulanan di tiga area berikut:
| Area | Action |
|---|---|
| Storage policies | Atur lifecycle rules untuk secara otomatis memindahkan objek yang jarang diakses ke storage classes dengan biaya lebih rendah. |
| Cost visibility | Gunakan layanan monitoring dan tagihan untuk melacak pengeluaran penyimpanan serta mengukur dampak perubahan optimisasi. |
| Object-level controls | Terapkan object tags untuk mengelompokkan data berdasarkan pola akses atau konteks bisnis, lalu arahkan lifecycle rules ke kumpulan tag tertentu guna mendapatkan kontrol yang lebih presisi. |
Optimisasi berdasarkan jenis penyimpanan
OSS dan Block Storage memerlukan pendekatan optimisasi yang berbeda.
OSS
Sebelum mengonfigurasi lifecycle rules, analisis pola akses bucket Anda untuk memahami seberapa sering objek tertentu diakses. Gunakan data tersebut untuk menetapkan aturan yang sesuai dengan siklus hidup data yang sebenarnya:
Pindahkan objek berdasarkan frekuensi akses
Membuat objek kedaluwarsa berdasarkan usia
Block Storage
Pantau penggunaan penyimpanan di seluruh cloud disks Anda dan lakukan langkah-langkah berikut untuk menghindari biaya sumber daya yang tidak digunakan:
Ubah ukuran disk yang secara konsisten kurang atau terlalu dimanfaatkan
Hapus snapshot yang telah kedaluwarsa
Hapus disk yang tidak lagi terhubung ke instans Elastic Compute Service (ECS)
Topik terkait
Lifecycle rules: Atur kebijakan transisi dan kedaluwarsa otomatis untuk objek OSS
Object tagging: Beri tag pada objek untuk menerapkan lifecycle rules yang ditargetkan pada kumpulan data tertentu
Monitoring OSS: Lacak metrik penyimpanan dan tren biaya