Untuk meningkatkan efisiensi pengunggahan objek besar, Object Storage Service (OSS) menyediakan dua metode: unggah berkelanjutan dan unggah multipart. Topik ini menjelaskan kedua metode tersebut serta memberikan tautan ke dokumen terkait sebagai referensi tambahan.
Catatan Penggunaan
Mengunggah file besar menggunakan metode sederhana seperti PutObject dapat menyebabkan masalah berikut:
Batas ukuran objek: Anda tidak dapat menggunakan metode
PutObjectuntuk mengunggah file yang lebih besar dari 5 GB. Jika Anda mencoba mengunggah file yang melebihi batas ini, operasi akan gagal.Jumlah waktu yang diperlukan untuk mengunggah objek: Mengunggah objek besar membutuhkan waktu lama, terutama ketika koneksi jaringan buruk. Transmisi data jangka panjang rentan terhadap fluktuasi jaringan, yang dapat menyebabkan gangguan transmisi atau masalah timeout.
Konsumsi memori: Mengunggah objek besar dapat meningkatkan konsumsi memori, terutama dalam lingkungan dengan memori terbatas, yang dapat memengaruhi stabilitas dan kinerja sistem.
Oleh karena itu, kami menyarankan Anda menggunakan unggah berkelanjutan atau unggah multipart untuk meningkatkan efisiensi dan keandalan saat mengunggah objek besar.
Unggah Berkelanjutan
Unggah yang dapat dilanjutkan adalah metode efisien untuk mengunggah objek besar, terutama ketika koneksi jaringan tidak stabil atau ukuran objek melebihi 5 GB. Metode ini secara otomatis membagi objek menjadi beberapa bagian dan mengunggahnya secara paralel. Selama proses unggah, progres direkam dalam file titik pemeriksaan (checkpoint file). Jika pengunggahan terganggu, objek dapat diunggah ulang mulai dari posisi yang terekam dalam file tersebut, tanpa perlu mengunggah ulang seluruh objek—sehingga meningkatkan efisiensi dan keandalan secara signifikan.
Unggah Multipart
Unggah multi-bagian adalah metode umum untuk mengunggah objek besar. Anda harus membagi objek besar menjadi beberapa bagian secara manual, lalu memanggil operasi unggah multi-bagian untuk mengunggah bagian-bagian tersebut. Dibandingkan dengan unggah yang dapat dilanjutkan, unggah multi-bagian menawarkan fleksibilitas lebih tinggi, memungkinkan penyesuaian ukuran bagian secara dinamis, serta pembatalan tugas unggah selama proses berlangsung. Metode ini cocok untuk skenario yang memerlukan manajemen detail halus terhadap proses unggah.
Perbandingan Metode
Atribut | Unggah Berkelanjutan | Unggah Multipart |
Skenario | Pengguna ingin mengunggah objek besar dengan cara yang sederhana dan cepat tanpa fokus pada detail spesifik. | Pengguna memerlukan manajemen rinci proses pengunggahan dan memiliki kemampuan teknis. |
Unggah Serentak | Didukung. | Didukung. |
Objek Diunggah Ulang dari Posisi Gagal | Didukung. Anda dapat mengunggah ulang objek dari posisi yang tercatat dalam file checkpoint. | Tidak didukung. Anda tidak dapat langsung mengunggah ulang objek dari posisi yang tercatat dalam file checkpoint. |
Ukuran Bagian | Anda harus menetapkan ukuran bagian sebelumnya. | Anda dapat menyesuaikan ukuran bagian secara dinamis. |
Keandalan | Tinggi. Unggah berkelanjutan dapat mengurangi kegagalan pengunggahan akibat fluktuasi jaringan. | Tinggi, tetapi Anda tetap harus menangani breakpoint secara manual. |
Tingkat Kesulitan Manajemen | Rendah. Anda hanya perlu memanggil operasi UploadFile. | Tinggi. Anda perlu memanggil operasi InitiateMultipartUpload, UploadPart, dan CompleteMultipartUpload. |
Fleksibilitas | Anda tidak dapat mengelola proses pengunggahan secara rinci. | Tinggi. Anda dapat secara manual mengelola proses pengunggahan untuk memfasilitasi pemantauan real-time tugas unggah multipart. |
Kemudahan pengembangan | Proses ini sangat efisien dan memungkinkan Anda mengunggah file besar hanya dengan satu panggilan fungsi unggah. | Proses ini kompleks karena Anda harus membagi file besar secara manual, menulis logika kontrol tambahan untuk memanggil beberapa API guna menyelesaikan unggah multi-bagian, serta menangani berbagai situasi abnormal. |