Pertanyaan yang sering diajukan mengenai operasi dan maintenance teknis di OpenSearch.
Jika masalah Anda berlanjut, hubungi technical support.
Statistik tidak akurat untuk dataset besar
-
Setiap node pencarian melakukan peringkat hasil dalam dua tahap. Pertama, node tersebut melakukan coarse-ranking terhadap hingga satu juta hasil awal. Kemudian, node memilih 200 teratas untuk fine-grained ranking dan mengembalikan 5.000 hasil teratas.
-
Untuk dataset besar, OpenSearch melakukan sampling acak terhadap sebagian data untuk pengurutan dan mengembalikan nilai statistik perkiraan. Nilai-nilai ini merupakan perkiraan, bukan angka pasti.
Latensi sinkronisasi data
-
Sebagian besar pembaruan data ke
primary tabledisinkronkan dalam waktu 10 detik. Pembaruan kesecondary tablememerlukan waktu lebih lama, dan sinkronisasi real-time tidak dijamin. -
Untuk memperbarui data di
secondary tabledanprimary table-nya secara bersamaan, perbarui terlebih dahulusecondary table, laluprimary table. Pendekatan ini memicu proses refresh yang memperbarui data secondary dan indeks sekaligus, sehingga mengurangi total waktu sinkronisasi. -
Sebagai alternatif, setelah memperbarui
secondary table, tunggu sekitar satu detik, lalu gunakan informasi yang telah diperbarui tersebut untuk menemukan dan memperbarui catatan yang sesuai diprimary table.
Menangani tipe data datetime dan timestamp
Saat Anda mengimpor data dari tabel ApsaraDB RDS, OpenSearch secara otomatis mengonversi bidang datetime dan timestamp menjadi milidetik sejak epoch.
Untuk mempertahankan format waktu aslinya, konversikan bidang-bidang tersebut ke tipe data string di ApsaraDB RDS sebelum mengimpor.
Menghubungkan ke OpenSearch menggunakan PrivateLink
Prosedur
-
Masuk ke Virtual Private Cloud (VPC) console.
Pilih wilayah target, klik tab Interface Endpoint, lalu klik tombol Create Endpoint.
-
Buat endpoint.
Pada halaman Create Endpoint, konfigurasikan VPC, security group, dan zona. Biarkan Endpoint Type sebagai Interface Endpoint. Untuk Endpoint Service, pilih Other Endpoint Services. Di kotak teks yang muncul, masukkan nama layanan titik akhir, misalnya
com.aliyuncs.cn-hangzhou.opensearch. Klik Verify, lalu klik OK untuk membuat endpoint. -
Periksa status koneksi.
Lihat status koneksi pada halaman detail endpoint:
Awalnya, State bernilai Creating, Connection Status bernilai Connecting, dan Bandwidth limit bernilai 3072 Mbps.
Setelah endpoint terhubung, status berubah:
State menjadi Available, Connection Status menjadi Connected, dan Bandwidth limit tetap 3072 Mbps.
-
Uji koneksi.
Salin Domain Name of Endpoint Service. Pada Instance ECS di VPC target, jalankan perintah berikut untuk menguji konektivitas:
# curl ep-foo.opensearch.cn-hangzhou.privatelink.aliyuncs.com/v3/openapi/apps/foo/search { "status":"FAIL", "errors":[{ "code":4016, "message":"Authentication info was required for the request" }], "request_id":"d164fa75cec6cb360c13693acd806941" }
Layanan titik akhir OpenSearch
|
Region |
Endpoint service name |
Zone |
|
China (Shenzhen) |
com.aliyuncs.cn-shenzhen.opensearch |
E dan F |
|
China (Hangzhou) |
com.aliyuncs.cn-hangzhou.opensearch |
I dan H |
|
China (Beijing) |
com.aliyuncs.cn-beijing.opensearch |
K dan L |
|
China (Shanghai) |
com.aliyuncs.cn-shanghai.opensearch |
E dan F |