All Products
Search
Document Center

OpenSearch:Optimisasi kueri

Last Updated:Jun 21, 2026

Optimisasi kueri

Kueri lambat merupakan masalah umum di OpenSearch, sering kali disebabkan oleh operasi pengguna yang tidak efisien, jumlah kondisi filter yang berlebihan, atau lonjakan tiba-tiba pada QPS. Fitur analisis kueri lambat di OpenSearch membantu Anda mengidentifikasi kueri lambat dengan konsumsi Logical Computing Unit (LCU) tinggi dalam rentang waktu tertentu serta memberikan saran optimisasi untuk mengurangi biaya.

Manfaat

  • Tanpa biaya: Fitur ini dapat digunakan secara gratis.

  • Analisis sesuai permintaan: Analisis catatan kueri lambat dari bulan lalu dan terima saran optimisasi.

  • Metrik komprehensif: Analisis penyebab kueri lambat menggunakan berbagai metrik, termasuk konsumsi rata-rata, konsumsi puncak, dan persentase dari total kueri. Hasilnya dapat diurutkan berdasarkan metrik apa pun.

Catatan penggunaan

  • Anda hanya dapat menganalisis data dari hari sebelumnya. Hasil analisis historis disimpan hingga 30 hari.

Prosedur

1. Aktifkan layanan analisis kueri lambat: Saat pertama kali menggunakan optimisasi kueri, buka Feature Extensions > Query Optimization di panel navigasi sebelah kiri.

Pilih aplikasi yang ingin Anda aktifkan untuk analisis kueri lambat, centang kotak Enable Slow Query Analysis dan Read Commitment for Use, lalu klik Enable.

2. Analisis data kueri: Setelah layanan diaktifkan, Anda dapat menganalisis data baik berdasarkan tanggal maupun berdasarkan RequestId:

Berdasarkan tanggal: Klik Analyze.

Tunggu hingga analisis selesai.

Berdasarkan RequestId: Masukkan RequestId yang valid dan klik Query.

Kueri akan mengembalikan tabel hasil dengan kolom optimization suggestion dan optimization example. Saran umum meliputi: mengurangi sorted_doc_count_in_qrs (misalnya dengan menurunkan nilai start+hit, seperti mengoptimalkan hit:500 menjadi hit:50), mengurangi seek_times (dengan menambahkan lebih banyak kondisi kueri atau menggunakan filter clause), serta mengurangi match_doc_count (dengan menambahkan lebih banyak kondisi kueri atau filter, misalnya menambahkan AND status:4). Setiap saran mencakup perbandingan berdampingan antara kueri asli dan kueri yang dioptimalkan.

Sistem akan menampilkan pesan kesalahan jika format input salah.

Sebagai contoh, jika Anda memasukkan RequestId yang tidak valid seperti 123 dan mengklik Query, akan muncul error message dengan isi "No query analysis suggestion found. Check whether the RequestId is valid." Kode kesalahan adalah Optimizer.OperationFailed.NoData.

3. Lihat hasil analisis: Pilih rentang waktu untuk melihat hasil kueri lambat yang sesuai.

Anda juga dapat mengurutkan hasil analisis berdasarkan metrik yang berbeda.

Klik kategori kueri lambat untuk melihat detail permintaan pencarian, termasuk RequestId, Query, total consumption (LCU), retrieval consumption (LCU), statistics consumption (LCU), sort consumption (LCU), summary consumption (LCU), other consumption (LCU), dan optimization suggestion.