Gunakan namespace di Wilayah tertentu untuk mengisolasi sumber daya dan layanan serta meningkatkan keamanan. Namespace membantu mencegah konflik antar sumber daya dan layanan serta menyederhanakan manajemen dan pemeliharaan guna meningkatkan efisiensi. Topik ini menjelaskan cara membuat namespace.
Catatan
-
Membuat terlalu banyak namespace dalam satu instans akan memperluas blast radius, yang dapat menyebabkan dampak skala besar dan memberi beban pada database, sehingga memengaruhi Service-Level Agreement (SLA) instans tersebut.
-
Buat namespace untuk suatu instans berdasarkan kebutuhan isolasi yang kuat, misalnya untuk lingkungan atau skenario penggunaan yang berbeda. Batasi jumlah namespace hingga maksimal 10.
-
Saat Anda membuat instans, MSE secara otomatis menghasilkan namespace default bernama public. Namespace ini tidak dapat dimodifikasi atau dihapus. Jika Anda tidak membuat namespace lain, Anda dapat menggunakan namespace default ini untuk mengisolasi sumber daya dan layanan Anda.
Prosedur
-
Masuk ke MSE console, lalu pilih Wilayah di bilah navigasi atas.
-
Di panel navigasi kiri, pilih Microservices Registry > Instances.
-
Pada halaman Instances, klik nama instans tersebut.
-
Di panel navigasi kiri, klik Namespace.
-
Pada halaman Namespace, klik Create namespace. Di kotak dialog Create namespace, atur Namespace Name dan Namespace ID, lalu klik OK.
Namespace baru akan muncul dalam daftar. Anda dapat melihat detailnya, seperti Configuration Count dan Active Service Count.
Langkah selanjutnya
Setelah membuat namespace, lakukan operasi berikut sesuai kebutuhan di kolom Actions pada daftar namespace.
-
View: Klik View untuk melihat detail namespace.
-
Edit: Klik Edit dan ikuti prompt untuk memodifikasi namespace.
-
Delete: Klik Delete dan ikuti prompt untuk menghapus namespace.