All Products
Search
Document Center

Microservices Engine:Impor dan Ekspor Data

Last Updated:Jul 06, 2025

Instance Microservices Engine (MSE) ZooKeeper memungkinkan Anda mengimpor data menggunakan file snapshot. Instance MSE ZooKeeper juga mendukung ekspor file snapshot dan log transaksi. Bagian ini menjelaskan cara menggunakan instance ZooKeeper untuk mengimpor dan mengekspor data.

Prasyarat

Engine ZooKeeper telah dibuat. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Buat engine ZooKeeper.

Batasan

Saat menggunakan fitur impor dan ekspor data, perhatikan batasan berikut:

  • Impor data: Versi instance MSE ZooKeeper harus 3.8.0.1 atau yang lebih baru.

  • Ekspor data: Instance MSE ZooKeeper harus dari Edisi Profesional.

Impor data

Penting

Data yang ada di instance akan dihapus setelah Anda mengimpor data ke instance. Lanjutkan dengan hati-hati.

  1. Masuk ke Konsol MSE, dan pilih wilayah di bilah navigasi atas.

  2. Di panel navigasi sisi kiri, pilih Microservices Registry > Instances.

  3. Di halaman Instances, klik nama instance.

  4. Di panel navigasi sisi kiri, pilih Data Management > Znodes.

  5. Di halaman Znodes, klik Import Data.

  6. Di kotak dialog Import Data, klik Unggah File Lokal untuk mengunggah file snapshot yang ingin diimpor, lalu klik OK.

    Untuk pertimbangan keamanan kapasitas, fitur impor data memiliki batas maksimum pada ukuran file snapshot yang dapat diimpor. Tabel berikut menjelaskan batas maksimum tersebut.

    Ukuran maksimum file snapshot yang dapat diimpor

    Spesifikasi minimum yang direkomendasikan

    Jumlah node pemulihan bencana yang direkomendasikan

    200 MB

    1 vCPU dan 2 GiB memori

    Setidaknya 3 node dalam lingkungan produksi

    400 MB

    2 vCPU dan 4 GiB memori

    800 MB

    4 vCPU dan 8 GiB memori

    1.600 MB

    8 vCPU dan 16 GiB memori

    3.200 MB

    16 vCPU dan 32 GiB memori

Ekspor data

  1. Masuk ke Konsol MSE, dan pilih wilayah di bilah navigasi atas.

  2. Di panel navigasi sisi kiri, pilih Microservices Registry > Instances.

  3. Di halaman Instances, klik nama instance.

  4. Di panel navigasi sisi kiri, pilih Data Management > Znodes.

  5. Di halaman Znodes, klik Data Export.

  6. Di kotak dialog Data Export, pilih tipe file data yang ingin diekspor, lalu klik Export.

    Catatan

    Proses ekspor membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 5 menit. Setelah ekspor selesai, Anda dapat memperoleh file di bagian Download List.

    Parameter

    Deskripsi

    Data Type

    Tipe file data yang ingin diekspor.

    • Snapshot: Hanya file snapshot terbaru yang dapat diekspor.

    • Transaction Log: Anda hanya dapat mengekspor tiga file log transaksi sebelumnya.

    Download List

    Setelah Anda klik Export, tugas ekspor ditampilkan di bagian Download List.

    • File Name: nama file dalam tugas ekspor.

    • File Type: tipe data yang diekspor, yang bisa berupa Snapshot atau Log Transaksi.

    • Exported At: waktu ketika tugas ekspor dimulai.

    • File Size: Total ukuran file yang diekspor.

    • Status: status tugas ekspor.

      • Downloadable: Tugas ekspor selesai. Anda dapat klik Download di kolom Actions untuk mengunduh file yang diekspor.

      • Export Failed: Tugas ekspor gagal. Anda dapat mengekspor file lagi berdasarkan pesan kesalahan dan instruksi yang ditampilkan.

      • Expired: File yang diekspor disimpan selama tujuh hari. Jika file kedaluwarsa, Anda perlu mengekspor file lagi.