Saat menerapkan aplikasi yang sama di lingkungan pengembangan, pengujian, dan produksi, setiap lingkungan memerlukan konfigurasi tata kelola independen tersendiri. Microservices Engine (MSE) Microservices Governance menggunakan ruang mikroservis untuk mengisolasi sumber daya dan konfigurasi, sehingga aturan tata kelola yang dikonfigurasi di satu ruang tidak berlaku di ruang lainnya.
Cara kerja ruang mikroservis
Ruang mikroservis merupakan batas isolasi untuk konfigurasi tata kelola. Setiap ruang mempertahankan aturan tata kelola yang independen: perubahan konfigurasi di ruang test tidak memengaruhi ruang prod.

Ruang mikroservis berbeda dari Namespace Kubernetes. Namespace Kubernetes mengelompokkan sumber daya kluster, sedangkan ruang mikroservis mengelompokkan konfigurasi tata kelola. Untuk menetapkan aplikasi ke ruang mikroservis, tambahkan label mseNamespace: ${Nama Namespace} ke Pod atau namespace Kubernetes Anda.
Aplikasi layanan mikro
Aplikasi layanan mikro adalah proses Java yang menyediakan sekelompok layanan mikro. Setiap aplikasi layanan mikro secara independen mengimplementasikan logika bisnis yang kohesif dan memerlukan insinyur pengembangan serta pemeliharaan khusus. Di MSE Microservices Governance, satu aplikasi layanan mikro dipetakan ke sekelompok deployment.
Untuk mengaktifkan Microservices Governance pada suatu aplikasi, tambahkan label berikut ke Pod Anda:
| Label | Tujuan | Batasan |
|---|---|---|
mseNamespace: ${Nama Namespace} | Menetapkan aplikasi ke ruang mikroservis | — |
msePilotCreateAppName: ${Nama Aplikasi} | Mendaftarkan nama aplikasi di MSE | Batas 63 karakter |
Contoh: Tambahkan aplikasi bernama my-order-service ke ruang prod:
labels:
mseNamespace: prod
msePilotCreateAppName: my-order-serviceKasus penggunaan
Isolasi lingkungan
Tetapkan aplikasi ke ruang mikroservis terpisah (Prod, Test, Dev) agar konfigurasi tata kelola tetap terpisah secara ketat di berbagai lingkungan. Aturan yang dikonfigurasi di satu ruang tidak berlaku di ruang lainnya.
Alur kerja khas:
Hubungkan semua aplikasi di lingkungan pengujian ke ruang mikroservis bernama
test. Misalnya, hubungkanexample-appke ruangtest.Hubungkan semua aplikasi di lingkungan produksi ke ruang mikroservis bernama
prod. Misalnya, hubungkanexample-appke ruangprod.Konfigurasikan dan verifikasi fitur tata kelola pada
example-appdi ruangtest.Setelah diverifikasi, terapkan konfigurasi yang sama ke
example-appdi ruangprod.
Gunakan database, kluster Message Queue, kluster Kubernetes, dan instans Nacos yang terpisah untuk ruang mikroservis yang berbeda. Hal ini mencegah perubahan di lingkungan pengujian memengaruhi lingkungan produksi dan membantu menjaga stabilitas.
Pengaturan VPC multi-lingkungan
Saat beberapa lingkungan berbagi satu virtual private cloud (VPC), buat ruang mikroservis Dev, Test, dan Prod untuk mengisolasi lingkungan tersebut. Aplikasi yang diterapkan di satu ruang diisolasi dari aplikasi di ruang lainnya, meskipun berbagi infrastruktur jaringan yang sama.
Edisi
Microservices Governance menyediakan dua edisi:
| Edisi | Fitur | Direkomendasikan untuk |
|---|---|---|
| Enterprise Edition (default) | Fitur lengkap, termasuk fitur proteksi dalam Operation State (Ops) | Lingkungan produksi |
| Professional Edition | Fitur tata kelola inti | Lingkungan pengembangan dan pengujian yang tidak memerlukan proteksi Ops |
Untuk mengurangi biaya, turunkan spesifikasi ruang untuk aplikasi non-produksi ke Professional Edition.
Untuk detail harga, lihat Ikhtisar penagihan Microservices Governance.

Buat ruang mikroservis
Sebelum memulai, pastikan Anda telah memiliki:
Kluster Kubernetes yang dikelola MSE
Akses ke Konsol MSE
Prosedur
Masuk ke Konsol MSE.
Di panel navigasi kiri, pilih Microservices Governance > O&M Center.
Di halaman O&M Center, klik nama kluster Kubernetes yang diinginkan.
Di halaman Cluster details, klik Microservice Namespace di kolom Actions.

Masukkan nama di kotak dialog Microservice Namespace lalu klik OK.