All Products
Search
Document Center

Microservices Engine:Manajemen Namespace Mikroservis

Last Updated:Jun 21, 2026

Governansi mikroservis MSE menggunakan namespace mikroservis untuk mengisolasi resource dan konfigurasi di berbagai lingkungan. Topik ini menjelaskan cara mengatur dan mengelola mikroservis Anda di MSE menggunakan namespace mikroservis.

Apa itu namespace mikroservis?

Pengguna umumnya memelihara lingkungan produksi, staging, dan pengembangan yang terpisah, masing-masing dengan resource yang terisolasi. Dalam governansi mikroservis MSE, konfigurasi governansi untuk aplikasi di namespace mikroservis yang berbeda bersifat independen dan sepenuhnya terisolasi—konfigurasi tidak berlaku lintas namespace. Oleh karena itu, aplikasi mikroservis yang sama yang diterapkan di lingkungan berbeda dapat memiliki konfigurasi governansi independen tersendiri. Dalam kasus seperti ini, gunakan namespace mikroservis untuk mengisolasi aplikasi antarlingkungan.

命名空间.png

Namespace mikroservis secara konseptual berbeda dari namespace Kubernetes. Saat melakukan onboarding aplikasi, tentukan namespace MSE dengan menetapkan label mseNamespace: ${namespace name} pada pod atau namespace Kubernetes-nya yang sesuai.

Apa itu aplikasi dalam governansi mikroservis MSE?

Aplikasi mikroservis biasanya merujuk pada proses Java yang menyediakan sekelompok layanan mikro. Aplikasi tersebut secara independen menangani logika bisnis layanan mikro yang koheren dan memiliki personel O&M serta developer khusus.

Dari segi penerapan, satu aplikasi governansi mikroservis MSE berkorespondensi dengan sekelompok deployment.

Saat melakukan onboarding aplikasi, jika Anda menambahkan label mseNamespace: prod dan msePilotCreateAppName: ${application name} ke pod, aplikasi tersebut bergabung ke aplikasi yang sesuai di bawah namespace mikroservis prod. Nama aplikasi dapat memiliki panjang hingga 63 karakter.

Skenario

  • Manajemen lingkungan: Isolasi lingkungan dan resource-nya dengan membedakan lingkungan produksi (Prod), staging (Test), dan pengembangan (Dev).

  • Isolasi resource: Konfigurasi governansi untuk aplikasi di namespace mikroservis yang berbeda sepenuhnya terisolasi dan tidak berlaku lintas namespace.

93b2bbc2d754f96583c011d2625f202b..png

  • Contoh 1:

    Dalam praktiknya, lakukan onboarding semua aplikasi lingkungan staging ke namespace mikroservis test (misalnya, test/example-app) dan semua aplikasi lingkungan produksi ke namespace mikroservis prod (misalnya, prod/example-app). Saat menggunakan fitur governansi mikroservis MSE, konfigurasikan dan validasi terlebih dahulu pada aplikasi test/example-app. Setelah validasi berhasil, terapkan konfigurasi yang sama ke aplikasi prod/example-app.

    Catatan

    Di namespace mikroservis yang berbeda, gunakan instance database, kluster message queue, kluster Kubernetes, serta registri dan pusat konfigurasi Nacos yang terpisah. Hal ini mencegah perubahan di lingkungan staging memengaruhi lingkungan produksi dan menjamin stabilitas.

  • Contoh 2:

    Anda memiliki tiga lingkungan—pengembangan, staging, dan produksi—dalam VPC yang sama. Buat namespace mikroservis untuk setiap lingkungan (misalnya Dev, Test, dan Prod). Terapkan aplikasi di kluster terpisah dalam namespace tersebut. Aplikasi di namespace mikroservis yang berbeda tetap terisolasi satu sama lain.

Pengendalian versi namespace mikroservis

Governansi mikroservis tersedia dalam Edisi Profesional dan Edisi Perusahaan, yang berbeda dalam fitur dan harga. Untuk pengguna Edisi Perusahaan, tidak semua aplikasi memerlukan kemampuan perlindungan waktu proses (misalnya, di lingkungan Dev). Anda dapat menurunkan spesifikasi namespace tertentu ke Edisi Profesional sesuai kebutuhan, sementara namespace lain tetap menggunakan Edisi Perusahaan sebagai default (misalnya, lingkungan Prod). Pendekatan ini memenuhi beragam kebutuhan saat melakukan onboarding lingkungan berbeda ke MSE.

image

Menggunakan namespace mikroservis

Buat namespace mikroservis

  1. Login ke Konsol MSE.

  2. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Microservices Governance > O&M Center.

  3. Di halaman O&M Center, klik nama kluster ACK target.

  4. Di halaman Cluster Details, pada kolom Actions, klik Microservice Namespace.

    image

  5. Di kotak dialog namespace mikroservis, masukkan nama lalu klik OK.

Langkah Berikutnya