Konfigurasi Nacos memungkinkan Anda mengeksternalisasi pengaturan aplikasi—seperti fitur flags, kolam koneksi, dan tingkat log—sehingga dapat diperbarui saat waktu proses tanpa perlu menerapkan ulang kode. Setiap konfigurasi diidentifikasi oleh kombinasi unik dari Data ID, Group, dan Namespace.
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan Anda telah:
Memiliki subscription MSE yang aktif (aktifkan MSE)
Memiliki instans MSE Nacos yang menjalankan Nacos 1.2.1 atau versi lebih baru (Buat engine Nacos)
Buat konfigurasi di Konsol
Masuk ke Konsol MSE dan pilih Wilayah di bilah navigasi atas.
Di panel navigasi kiri, pilih Microservices Registry > Instances.
Pada halaman Instances, klik nama instans tersebut.
Di panel navigasi kiri, pilih Configuration Management > Configurations.
Pada halaman Configurations, pilih namespace dari daftar drop-down Namespace di pojok kiri atas, lalu klik Add Configuration.
Pada panel Add Configuration, atur parameter berikut, lalu klik Release.
Parameter Wajib Deskripsi Region -- Diisi otomatis dari instans Nacos saat ini. Tidak dapat diubah. Namespace -- Diisi otomatis dari namespace yang dipilih pada langkah 5. Tidak dapat diubah. Data ID Ya Pengidentifikasi unik untuk konfigurasi dalam grupnya. Gunakan konvensi penamaan package.class, seperticom.foo.bar.log.level.Group Ya Pengelompokan logis untuk konfigurasi terkait. Gunakan nama produk atau nama modul, seperti order-serviceataupayment-module. Harus unik.Data Encryption Tidak Mengenkripsi konten konfigurasi untuk melindungi nilai sensitif seperti kredensial database. Saat diaktifkan, Data ID secara otomatis diberi awalan cipher-. Untuk informasi selengkapnya, lihat Konfigurasikan enkripsi.Configuration Format Ya Format data: Properties, JSON, YAML, XML, atau teks biasa. Description Tidak Catatan singkat yang menjelaskan tujuan konfigurasi ini. More Settings > Application Tidak Aplikasi yang menggunakan konfigurasi ini. More Settings > Configuration Tag Tidak Tag untuk memfilter dan mengelola konfigurasi. Ketik kata kunci dan pilih dari daftar drop-down. Configuration Content Ya Data konfigurasi, dimasukkan di panel kanan. Contohnya: threadPoolSize=5danlogLevel=WARN.
Setelah Anda mengklik Release, konfigurasi akan muncul di halaman Configurations.
Contoh konten konfigurasi
Pengaturan aplikasi (format Properties)
# Kolam koneksi database
db.pool.maxActive=20
db.pool.minIdle=5
db.pool.maxWait=60000
# Pencatatan log
log.level=WARN
log.path=/var/log/appFitur flags (format JSON)
{
"features": {
"new_checkout_flow": {
"enabled": true,
"rollout_percentage": 25
},
"dark_mode": {
"enabled": false
}
}
}Konfigurasi titik akhir layanan (format YAML)
upstream:
payment-service:
url: https://pay.example.com/api/v2
timeout: 3000
retries: 3
inventory-service:
url: https://inv.example.com/api/v1
timeout: 5000
retries: 2Batasan
| Jenis konfigurasi | Ukuran maksimum |
|---|---|
| Non-terenkripsi | 100 KB |
| Terenkripsi | 50 KB |
Jika ukuran konfigurasi melebihi batas ini, pisahkan menjadi beberapa konfigurasi yang lebih kecil. Untuk meminta kuota yang lebih besar, buka Quota Center.
Mengubah batas ukuran konten dapat memengaruhi stabilitas Nacos. Evaluasi dampaknya sebelum mengajukan permintaan penyesuaian kuota.