Gateway cloud-native memungkinkan Anda mengonfigurasi traffic mirroring untuk rute, yang menyalin traffic produksi ke layanan tertentu guna simulasi pengujian dan troubleshooting.
Latar Belakang
Menyimulasikan permintaan produksi nyata di lingkungan pengujian merupakan tantangan karena kompleksitas jaringan modern. Traffic mirroring mengatasi hal ini dengan menyalin permintaan produksi di titik masuk traffic dan meneruskannya ke lingkungan pengujian, sehingga memungkinkan Anda menggunakan traffic produksi nyata untuk menguji fitur baru atau mengidentifikasi cacat.
Kasus Penggunaan
Sebagai contoh, asumsikan Anda mengonfigurasi kebijakan traffic mirroring untuk Route1 yang mencerminkan 100% traffic ke Service2. Diagram berikut menggambarkan arsitektur tersebut.
Prosedur
-
Masuk ke Konsol MSE. Di bilah navigasi atas, pilih Wilayah.
-
Di panel navigasi kiri, pilih Cloud-native Gateway > Gateways. Di halaman Gateways, klik ID gateway tersebut.
-
Di panel navigasi kiri, klik Routes. Lalu, klik tab Routes.
-
Di kolom Actions dari rute yang ingin Anda ubah, klik Policies.
-
Di tab Policies, klik Traffic Mirror.
-
Konfigurasikan parameter untuk aturan traffic mirroring, lalu klik Determine.
Parameter
Deskripsi
Destination Service
Layanan yang menerima traffic hasil pencerminan.
CatatanDestination Service hanya mendukung protokol HTTP dan HTTPS.
Port Number
Port dari layanan tujuan. Anda juga dapat memilih Dynamic Port.
CatatanOpsi Dynamic Port ditujukan untuk layanan yang port-nya berubah secara dinamis. Opsi ini tidak mendukung layanan dengan multiple port.
Traffic Mirror Percentage (%)
Persentase traffic yang akan dicerminkan. Nilai valid: 0 hingga 100.
CatatanContohnya, jika Anda mengatur parameter ini ke 50, maka 50% traffic untuk rute saat ini akan dicerminkan ke layanan tujuan.
Enable
Mengaktifkan atau menonaktifkan kebijakan traffic mirroring untuk rute tersebut.
Verifikasi hasil
Buka Observation Analysis > Business Monitoring > Canary Release Comparison Dashboard untuk gateway target. Pilih layanan yang sesuai dengan Service1 dan Service2, lalu amati data QPS pada Dasbor. Jika tren QPS antara Service1 dan Service2 serupa, hal ini menunjukkan bahwa traffic dari Service1 berhasil dicerminkan ke Service2.