Saat membuat mesin, pengaturan parameter default akan digunakan. Parameter tersebut mencakup TickTime, InitLimit, SyncLimit, MaxClientCnxns, OpenSuperAcl, Jute.Maxbuffer, dan SessionTimeout. Jika memiliki kebutuhan khusus, Anda dapat memodifikasi pengaturan parameter tersebut untuk meningkatkan performa mesin. Topik ini menjelaskan cara mengonfigurasi parameter mesin ZooKeeper di konsol Microservices Engine (MSE).
Prasyarat
Mesin ZooKeeper telah dibuat. Untuk informasi selengkapnya, lihat Buat mesin ZooKeeper.
Catatan penggunaan
Untuk parameter MinSessionTimeout dan MaxSessionTimeout, perhatikan hal-hal berikut:
Jika ingin mengonfigurasi periode timeout sesi untuk klien, kami menyarankan agar Anda melakukan upgrade dari versi open source ZooKeeper ke versi MSE ZooKeeper yang mendukung pengaturan timeout. Untuk informasi selengkapnya, lihat Fitur edisi ZooKeeper.
Pada mesin ZooKeeper, Anda dapat mengonfigurasi parameter
MinSessionTimeoutdanMaxSessionTimeoutuntuk menentukan periode timeout klien.Jika periode timeout klien kurang dari nilai
MinSessionTimeout, server akan memaksa periode timeout menjadi nilaiMinSessionTimeout.Jika periode timeout klien melebihi nilai
MaxSessionTimeout, server akan memaksa periode timeout menjadi nilaiMaxSessionTimeout.Dengan demikian, rentang valid periode timeout adalah [MinSessionTimeout, MaxSessionTimeout].
Sebagai contoh, pada mesin ZooKeeper,
MinSessionTimeoutdiatur ke 3000 ms danMaxSessionTimeoutdiatur ke 5000 ms. Sementara itu, klien menetapkan periodesession timeoutminimum sebesar 1.000 ms dan maksimum sebesar 6.000 ms. Setelah negosiasi antara server dan klien, periode session timeout akhirnya ditetapkan menjadi minimum 3.000 ms dan maksimum 5.000 ms.Saat menggunakan mesin ZooKeeper, Anda dapat mengonfigurasi
MinSessionTimeoutdanMaxSessionTimeoutsesuai kebutuhan bisnis. Namun, hindari mengatur kedua parameter tersebut ke nilai yang terlalu kecil. Nilai yang terlalu kecil dapat menyebabkan klien sering mendeteksi timeout koneksi antara klien dan server, sehingga sesi terputus dan sistem gagal beroperasi. Kami menyarankan agar Anda menggunakan nilai default untuk kedua parameter tersebut.
Prosedur
-
Masuk ke konsol MSE, lalu pilih wilayah di bilah navigasi atas.
-
Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Microservices Registry > Instances.
-
Pada halaman Instances, klik nama instans.
-
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Parameter Settings. Pada halaman yang muncul, klik Edit di pojok kiri atas, lalu konfigurasikan parameter-parameter tersebut.
Perubahan pada parameter berikut memerlukan restart instans agar diterapkan: TickTime (rentang: 2.000 hingga 10.000), InitLimit (rentang: 10 hingga 30), SyncLimit (rentang: 10 hingga 20), MaxClientCnxns (rentang: 0 hingga 50), OpenSuperAcl (true|false), Jute.Maxbuffer (rentang: 0 hingga 1.073.741.823), MinSessionTimeout (rentang: -1 hingga 2.147.483.647), MaxSessionTimeout (rentang: -1 hingga 2.147.483.647), SnapshotCount (rentang: 50.000 hingga 2.147.483.647), ExtendedTypesEnable (true|false), dan AuthEnabled (true|false). Setelah selesai mengonfigurasi, klik Save and Restart Instance untuk menerapkan perubahan.
Klik Save and Restart Instance.
Kembali ke halaman Parameter Settings dan periksa apakah pengaturan parameter telah berubah.