MSE Sync memungkinkan migrasi data yang lancar dari registri Nacos yang dikelola sendiri ke MSE Nacos dengan dampak minimal terhadap layanan produksi. Dibandingkan registri yang dikelola sendiri, MSE Nacos menawarkan kinerja dan kapasitas lebih tinggi, protokol penemuan layanan yang lebih lengkap, operasi & pemeliharaan (O&M) yang disederhanakan, serta penskalaan yang fleksibel.
Prasyarat
Batasan
Kegagalan pada tool migrasi dapat mengganggu sinkronisasi data. Untuk ketersediaan tinggi, terapkan tool tersebut pada minimal dua node dan selesaikan migrasi sesegera mungkin setelah dimulai.
Pastikan konektivitas jaringan antara Nacos yang dikelola sendiri, tool migrasi, dan MSE Nacos.
Gunakan client Nacos 2.x. Jika Anda menggunakan client Nacos 1.x, upgrade instans MSE Nacos ke spesifikasi yang lebih tinggi.
Prosedur
Diagram berikut menunjukkan arsitektur penerapan untuk migrasi ini.
Langkah 1: Konfigurasikan tugas sinkronisasi
Pada bilah navigasi kiri tool migrasi, klik Cluster configuration, lalu klik New Cluster. Pada kotak dialog New Cluster, tambahkan informasi kluster Nacos sumber dan klik OK.
Parameter
Description
Cluster Name
Nama kustom untuk kluster tersebut.
Cluster type
NACOS.
Namespace ID
ID namespace dari layanan yang akan disinkronkan.
Username
Jika otentikasi Nacos diaktifkan, masukkan username dan password yang sesuai.
Password
AccessKey ID
ID AccessKey Anda.
AccessKey secret
Rahasia AccessKey Anda.
Connect IP
Masukkan alamat IP dan port untuk setiap node Nacos, satu per baris. Port default adalah 8848.
Jika kluster sumber menggunakan SLB untuk load balancing, masukkan alamat IP dan port SLB pada bidang Connect IP.
Klik New Cluster lagi, lalu tambahkan informasi kluster Nacos tujuan.
Parameter
Description
Cluster Name
Nama kustom untuk kluster tersebut.
Cluster type
NACOS.
Namespace ID
ID namespace dari layanan yang akan disinkronkan.
Username
Jika otentikasi Nacos diaktifkan, masukkan username dan password yang sesuai.
Password
AccessKey ID
ID AccessKey Anda.
AccessKey secret
Rahasia AccessKey Anda.
Connect IP
Titik akhir instans MSE Nacos tujuan. Contohnya, mse-8b7de****-p.zk.mse.aliyuncs.com:8848.
Pada bilah navigasi kiri, klik Sync Task, lalu klik New Task untuk menambahkan layanan Dubbo yang ingin Anda migrasikan.
Sync Method: Pilih Bidirectional Synchronization. Artinya, jika terjadi perubahan pada layanan yang disinkronkan di salah satu sisi, perubahan tersebut akan disinkronkan ke sisi lainnya.
Synchronization Type: Pilih Service Information. MSE Sync secara otomatis mencantumkan semua layanan dari kluster sumber, dan Anda dapat memilihnya sesuai kebutuhan.
Klik OK.
Pada halaman Sync Service tool migrasi, lihat nama layanan yang telah disinkronkan.
Langkah 2: Verifikasi sinkronisasi
-
Masuk ke Konsol MSE, lalu pilih wilayah pada bilah navigasi atas.
-
Pada panel navigasi kiri, pilih Microservices Registry > Instances.
-
Pada halaman Instances, klik nama instans tersebut.
Pada bilah navigasi kiri, klik Service Management > Services untuk memeriksa apakah layanan telah disinkronkan.
Langkah 3: Migrasikan client Dubbo
Ubah titik akhir pada client Dubbo.
Pada file konfigurasi XML client Dubbo Anda, ganti titik akhir Nacos yang dikelola sendiri pada atribut
dubbo:registry addressdengan titik akhir instans MSE Nacos.Sebelum:
<dubbo:registry address="nacos://127.0.0.1:8848"/>Sesudah:
<dubbo:registry address="nacos://mse-********-p.nacos-ans.mse.aliyuncs.com:8848"/>Restart client tersebut. Client Dubbo kemudian akan terhubung ke MSE Nacos.
CatatanUntuk memastikan kelangsungan bisnis, restart client Anda secara bertahap. Setelah me-restart setiap batch, verifikasi bahwa client telah terputus dari registri yang dikelola sendiri dan berhasil terdaftar di MSE Nacos.
Langkah 4: Hentikan kluster Nacos yang dikelola sendiri
Hentikan kluster Nacos yang dikelola sendiri.
Hentikan tool migrasi.