All Products
Search
Document Center

Microservices Engine:Migrasi data persisten ZooKeeper

Last Updated:Jun 21, 2026

Topik ini menjelaskan cara menggunakan MSE Sync untuk memigrasikan data persisten dari ZooKeeper yang dikelola sendiri ke instans MSE ZooKeeper.

Prasyarat

Batasan

  • Jika MSE Sync gagal, layanan sinkronisasi terganggu. Disarankan untuk menerapkan minimal dua node guna menjamin ketersediaan tinggi. Setelah memulai migrasi, selesaikan sesegera mungkin.

  • Pastikan ZooKeeper yang dikelola sendiri, MSE Sync, dan instans MSE ZooKeeper dapat berkomunikasi melalui jaringan.

  • Jangan gunakan metode ini untuk menyinkronkan data layanan, kunci terdistribusi, atau node ephemeral.

Prosedur

Gambar berikut menunjukkan arsitektur penerapan.部署结构

Langkah 1: Tambahkan informasi kluster

  1. Di panel navigasi kiri MSE Sync, klik Cluster configuration, lalu klik Add Cluster. Di kotak dialog Add Cluster, masukkan informasi kluster ZooKeeper sumber, lalu klik OK.

    Parameter

    Description

    Cluster Name

    Nama kluster kustom.

    Cluster type

    ZK

    Cluster IP address list

    Masukkan alamat IP dan port server ZooKeeper sumber. Tempatkan setiap entri pada baris baru. Port default adalah 2181. Contoh:

    127.0.0.1:2181
    127.0.0.2:2181
    127.0.0.3:2181

    Jika kluster sumber menggunakan instans Server Load Balancer (SLB), masukkan alamat IP dan port instans SLB tersebut di bidang Cluster IP address list.

  2. Klik Add Cluster lagi untuk menambahkan informasi kluster ZooKeeper tujuan.

    • Cluster type: Pilih ZK.

    • Cluster IP address list: Masukkan titik akhir dan port layanan instans MSE ZooKeeper tujuan. Contoh: mse-8b7de****-p.zk.mse.aliyuncs.com:2181.

    Klik Add Cluster, masukkan nama kluster (misalnya, MSE zk), lalu klik OK setelah menyelesaikan semua konfigurasi.

  3. Di panel navigasi kiri, klik Service Synchronization. Lalu, klik New Sync untuk menambahkan path ZooKeeper yang ingin dimigrasikan.

    • Sync Method: Pilih bidirectional synchronization. Dalam mode ini, perubahan yang dilakukan di salah satu kluster akan disinkronkan ke kluster lainnya.

      Penting

      Dengan sinkronisasi dua arah, data dari kluster tujuan juga disinkronkan kembali ke sumber, yang dapat mengubah data asli Anda. Modifikasi data secara bersamaan atau sinkronisasi node ephemeral dapat menyebabkan korupsi data atau penghapusan data di kluster sumber. Lakukan dengan hati-hati.

    • Synchronization Type: Pilih Configuration. MSE Sync secara otomatis mencantumkan semua layanan dari kluster sumber. Anda dapat memilih layanan yang diperlukan.

    • Path: Masukkan path ZooKeeper spesifik.

  4. Klik OK.

    Di halaman Service synchronization di Konsol MSE Sync, Anda dapat melihat path yang sedang disinkronkan.

Langkah 2: Verifikasi sinkronisasi

  1. Masuk ke Konsol MSE, lalu pilih wilayah di bilah navigasi atas.

  2. Di panel navigasi kiri, pilih Microservices Registry > Instances.

  3. Di halaman Instances, klik nama instans.

  4. Di panel navigasi kiri, pilih Data Management > Znodes. Verifikasi bahwa data dari kluster sumber telah tersinkronisasi ke instans tujuan.

Langkah 3: Nonaktifkan kluster ZooKeeper yang dikelola sendiri

  1. Hentikan kluster ZooKeeper yang dikelola sendiri.

  2. Hentikan MSE Sync.