Topik ini menjelaskan cara memigrasikan data persisten dari instance ZooKeeper yang dikelola sendiri ke instance MSE ZooKeeper.
Prasyarat
Alat MSE Sync telah diterapkan. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Ikhtisar Solusi.
Instance MSE ZooKeeper telah dibuat. Untuk informasi lebih lanjut, lihat Buat Mesin ZooKeeper.
Batasan
Jika alat MSE Sync mengalami kerusakan, layanan sinkronisasi akan terganggu. Oleh karena itu, disarankan untuk menerapkan alat MSE Sync pada setidaknya dua node. Setelah proses migrasi dimulai, selesaikan migrasi sesegera mungkin.
Jaringan di antara instance ZooKeeper yang dikelola sendiri, MSE Sync, dan instance MSE ZooKeeper harus saling terhubung.
Jangan gunakan solusi migrasi yang dijelaskan dalam topik ini untuk memigrasikan data layanan, kunci terdistribusi, atau data pada node sementara.
Prosedur
Langkah 1: Buat Tugas Migrasi
Di panel navigasi sebelah kiri alat MSE Sync, klik Cluster Configuration. Kemudian, klik Add Cluster. Di kotak dialog Add Cluster, tambahkan informasi tentang instance ZooKeeper sumber, lalu klik OK.
Parameter
Deskripsi
Cluster Name
Nama kustom instance ZooKeeper yang dikelola sendiri dari mana Anda ingin memigrasikan data persisten.
Cluster Type
Pilih ZK.
Cluster IP Address List
Masukkan satu atau lebih kombinasi alamat IP dan nomor port instance ZooKeeper yang dikelola sendiri. Setiap kombinasi menempati satu baris. Nomor port default adalah 2181. Contoh:
127.0.0.1:2181 127.0.0.2:2181 127.0.0.3:2181Jika instance sumber menggunakan instance Server Load Balancer (SLB) untuk penyeimbangan beban, masukkan alamat IP dan nomor port instance SLB.
Klik Add Cluster lagi untuk menambahkan informasi tentang instance ZooKeeper tujuan.
Cluster Type: Pilih ZK.
Cluster IP Address List: Masukkan satu atau lebih kombinasi titik akhir dan nomor port layanan instance MSE ZooKeeper. Contoh: mse-8b7de****-p.zk.mse.aliyuncs.com:2181.
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Service Synchronization. Di halaman yang muncul, klik New Sync. Di kotak dialog Sinkron Baru, konfigurasikan parameter migrasi.
Sync Mode: Pilih Bidirection. Dalam mode ini, data dapat disinkronkan antara instance sumber dan tujuan jika data pada salah satu instance diperbarui.
PentingJika Anda memilih Dua Arah, data pada instance tujuan akan disinkronkan ke instance sumber. Hal ini dapat menyebabkan pembaruan pada data atau node sementara di instance sumber selama sinkronisasi, yang berpotensi mengakibatkan kesalahan data atau penghapusan data yang tidak diharapkan. Berhati-hatilah saat melakukan operasi ini.
Sync Type: Pilih Config. MSE Sync menampilkan konfigurasi semua layanan yang terdaftar dengan instance ZooKeeper yang dikelola sendiri. Anda dapat memilih konfigurasi sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Path: Jalur tempat data persisten yang ingin dimigrasikan disimpan pada instance ZooKeeper yang dikelola sendiri.
Klik OK.
Tugas migrasi yang Anda buat akan ditampilkan di halaman Service Synchronization alat MSE Sync.
Langkah 2: Verifikasi Hasil Sinkronisasi
Masuk ke Konsol MSE, dan pilih wilayah di bilah navigasi atas.
Di panel navigasi sebelah kiri, pilih Microservices Registry > Instances.
Di halaman Instances, klik nama instance tersebut.
Di panel navigasi sebelah kiri, pilih . Di halaman yang muncul, periksa apakah data persisten telah disinkronkan dari instance ZooKeeper yang dikelola sendiri ke instance MSE ZooKeeper.
Langkah 3: Matikan Instance ZooKeeper yang Dikelola Sendiri
Matikan instance ZooKeeper yang dikelola sendiri.
Nonaktifkan alat MSE Sync.