ApsaraVideo Media Processing (MPS) menggunakan bucket Object Storage Service (OSS) untuk menyimpan file media. Bind bucket OSS Anda ke MPS sebagai bucket media input dan output agar MPS dapat memantau unggahan file dan memicu alur kerja secara otomatis.
Prasyarat
OSS telah diaktifkan. Aktifkan OSS.
Langkah 1: Tambahkan bucket media
Masuk ke Konsol MPS.
Di bilah navigasi atas, pilih wilayah dari daftar drop-down.
-
Di panel navigasi kiri, pilih . Halaman ini menampilkan tab Input Buckets dan Output Bucket.
-
Pada tab Input Buckets, klik Add Bucket.
-
Di kotak dialog Add Input Bucket, bucket OSS di wilayah saat ini akan ditampilkan. Anda dapat:
-
Pilih bucket yang sudah ada dan klik OK untuk menambahkan bucket input tersebut.
CatatanJika bucket Anda tidak muncul dalam daftar, pastikan wilayah yang benar telah dipilih di bilah navigasi atas.
-
Klik Create Bucket, masukkan nama bucket, lalu klik OK. Pilih bucket baru tersebut dan klik OK untuk menambahkannya sebagai bucket input.
Catatan-
Jika muncul pesan "The requested bucket name is not available. The bucket namespace is shared by all users of the system. Please select a different name and try again.", berarti nama bucket tersebut sudah digunakan. Nama bucket harus unik secara global.
-
Bucket yang dibuat tanpa ACL yang ditentukan secara default bersifat private. Bucket ACL.
-
-
-
Pilih tab Output Bucket dan klik Add Bucket. Ikuti langkah-langkah yang sama seperti pada Input Buckets.
Langkah 2: Buat path penyimpanan bucket
Setelah menambahkan Input Buckets dan Output Bucket, buat path penyimpanan untuk keduanya di Konsol OSS. Tanpa path penyimpanan, pekerjaan pemrosesan media akan gagal.
-
Masuk ke Konsol OSS.
-
Di panel navigasi kiri, klik Bucket List.
-
Di samping Create Bucket, masukkan nama Input Buckets yang telah Anda tambahkan di MPS. Bucket yang sesuai akan muncul dalam daftar.
-
Klik nama bucket dalam daftar tersebut.
-
Klik Create Folder.
-
Di bidang Folder Name, masukkan nama folder dan klik OK. Ini akan membuat path penyimpanan untuk Input Buckets.
PentingSetiap workflow harus memiliki awalan path input yang unik. Awalan yang tumpang tindih menyebabkan satu unggahan memicu beberapa workflow. Misalnya, jika
testdantest1digunakan sebagai path input untuk workflow terpisah, file yang diunggah ketest1juga akan sesuai dengantest, sehingga memicu kedua workflow tersebut. Aturan pencocokan file untuk workflow. -
Klik Object Storage Service di pojok kiri atas untuk kembali ke halaman Bucket List.
-
Di bidang Bucket Name, masukkan nama Output Bucket yang Anda tambahkan di MPS. Ikuti langkah-langkah yang sama seperti untuk input bucket.
CatatanSetelah membuat path penyimpanan untuk Input Bucket dan Output Bucket, bind keduanya ke suatu workflow agar pemrosesan media dipicu secara otomatis saat file diunggah. Unggah file ke OSS.
(Opsional) Langkah 3: Konfigurasikan Perlindungan hotlink
Jika bucket OSS sumber telah mengaktifkan Perlindungan hotlink, tambahkan Referer ke daftar putih bucket input di MPS agar MPS dapat mengakses file sumber. Pengaturan Perlindungan hotlink MPS tidak memengaruhi pengaturan bucket OSS. Lewati langkah ini jika bucket OSS Anda tidak memiliki Perlindungan hotlink. Perlindungan hotlink.
Masuk ke Konsol MPS.
Di bilah navigasi atas, pilih wilayah dari daftar drop-down.
-
Di panel navigasi kiri, pilih .
-
Pada tab Input Buckets, temukan bucket input yang diinginkan dan klik Configure Hotlink Protection di kolom Actions.
-
Di kotak teks Referer Whitelist, masukkan Referer yang diinginkan.
Catatan-
Referer tersebut harus sesuai dengan entri dalam daftar putih referer bucket di OSS. Perlindungan hotlink.
-
Jika bucket memiliki beberapa Referer di OSS, cukup tambahkan satu saja di MPS.
-
Langkah selanjutnya
-
Buat workflow. Di panel navigasi kiri, pilih dan konfigurasikan parameter-parameter tersebut. Buat workflow.
-
Unggah file dari Konsol MPS atau Konsol OSS. Kami merekomendasikan menggunakan Konsol OSS. Unggah video.