Alihkan node primary dari instans ApsaraDB for MongoDB agar berada dalam zona yang sama dengan server aplikasi Anda guna mengurangi latensi write lintas zona.
Penempatan zona dan latensi write
Dalam replica set atau kluster sharded, ApsaraDB for MongoDB menetapkan satu node sebagai primary dan sisanya sebagai secondary. Semua operasi write diarahkan ke node primary. Oleh karena itu, jika server aplikasi Elastic Compute Service (ECS) Anda berada di zona yang berbeda dari node primary, setiap operasi write akan melewati batas zona—meningkatkan latensi dan menurunkan throughput.

Sebagai contoh, jika instance ECS Anda berada di Zona 2 sedangkan node primary berada di Zona 1, setiap permintaan write akan melintasi zona. Dengan mengalihkan primary ke Zona 2, lalu lintas tetap berada dalam zona yang sama.
Alih bencana hanya mengubah peran node—zona dan ID peran tetap sama. Setelah alih bencana, node yang sebelumnya secondary tetap berada secara fisik di Zona 2; ia hanya berubah status menjadi primary.
Prasyarat
Sebelum memulai, pastikan bahwa:
Instans ApsaraDB for MongoDB Anda merupakan instansi replica set atau instansi kluster sharded.
Jadwal dan batasan
Putus koneksi selama alih bencana: Setiap alih bencana dapat memutus koneksi instans hingga 30 detik. Jadwalkan operasi ini pada jam sepi dan pastikan aplikasi Anda dapat terhubung kembali ke instans secara otomatis.
Kluster sharded: Untuk instansi kluster sharded, Anda hanya dapat mengelola distribusi zona untuk node shard dan Configserver.
Roles only, not zones: Setelah alih bencana, zona dan ID peran node tetap tidak berubah. Hanya penunjukan primary/secondary yang berubah.
Mengalihkan peran di Konsol
Masuk ke Konsol ApsaraDB for MongoDB.
Pada panel navigasi kiri, klik Replica Set Instances atau Sharded Cluster Instances sesuai dengan tipe instans Anda.
Di pojok kiri atas halaman, pilih kelompok sumber daya dan wilayah tempat instans berada.
Klik ID instans, atau klik
pada kolom Actions lalu pilih Manage.Pada panel navigasi kiri halaman detail instans, klik Service Availability.
Pada bagian Zone Distribution, klik Switch Role di pojok kiri atas.
Untuk instansi kluster sharded, buka bagian Zone Distribution for Shards atau Zone Distribution for Configservers lalu klik Switch Role.
Pada panel Switch Role, konfigurasikan parameter berikut.
Parameter Deskripsi Role (sebelum) Peran node sebelum failover. Role (setelah) Peran node setelah alih bencana. Effective At Waktu pelaksanaan alih bencana. Pilih Effective Immediately untuk menjalankannya sekarang, atau Change Maintenance Window untuk menjadwalkannya. Jika Anda memilih Change Maintenance Window, pilih jendela pemeliharaan saat ini atau sesuaikan jendela tersebut melalui daftar drop-down Change Maintenance Window. Klik OK.
Verifikasi alih bencana
Setelah alih bencana selesai, pastikan peran node telah berubah sesuai harapan:
Pada halaman Service Availability, periksa bagian Zone Distribution.
Verifikasi bahwa node di zona target kini ditampilkan sebagai primary, dan node yang sebelumnya primary kini ditampilkan sebagai secondary.