Anda dapat menyimpan file backup instans dalam jangka panjang untuk memulihkan data saat diperlukan dan melindungi aset data Anda.
Latar Belakang
Anda mungkin mengalami skenario berikut:
Data Anda terhapus secara tidak sengaja, tetapi Anda hanya memiliki backup dari 7 hari terakhir dan tidak dapat memulihkan data yang lebih lama.
Instans Anda di-release, baik secara tidak sengaja maupun karena lupa melakukan perpanjangan. Jika instans tetap dalam status released terlalu lama, Anda tidak lagi dapat memulihkan data atau backup-nya.
Anda perlu melepas (release) instans ApsaraDB for MongoDB tetapi ingin menyimpan backup-nya dalam jangka panjang.
Metode 1: Perpanjang periode retensi backup
Anda dapat memperpanjang periode retensi file backup agar dapat memulihkan data dari titik waktu sebelumnya saat diperlukan.
Memperpanjang periode retensi backup akan meningkatkan ruang penyimpanan yang dibutuhkan untuk backup instans, sehingga menimbulkan biaya yang lebih tinggi.
Buka halaman MongoDB Replica Set Instances atau MongoDB Sharded Cluster Instances. Di pojok kiri atas halaman, pilih kelompok sumber daya dan wilayah. Lalu, klik ID instans target.
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Backup and Restoration.
Klik Backup Settings.
Pada panel Backup Settings, tingkatkan nilai Full Backup Retention Period (Days) dan Log Backup Retention Period (Days). Misalnya, ubah periode retensi dari 7 hari menjadi 30 hari.
CatatanLog Backup Retention Period (Days) tidak boleh melebihi Full Backup Retention Period (Days).
Untuk informasi selengkapnya tentang pengaturan backup lainnya, lihat Automatically back up ApsaraDB for MongoDB data.
Klik Confirm.
Metode 2: Konfigurasikan retensi backup untuk instans yang telah di-release
Prasyarat
Instans ApsaraDB for MongoDB harus memenuhi persyaratan berikut:
Jenis instans: instans replica set atau sharded cluster.
Jenis storage instans: ESSD.
Prosedur
Buka halaman MongoDB Replica Set Instances atau MongoDB Sharded Cluster Instances. Di pojok kiri atas halaman, pilih kelompok sumber daya dan wilayah. Lalu, klik ID instans target.
Di panel navigasi sebelah kiri, klik Backup and Restoration.
Klik Backup Settings.
Pada panel Backup Settings, konfigurasikan Retention Policy.
Kebijakan
Deskripsi
Delete all backup sets when you release the instance
Selama tujuh hari setelah instans di-release, set cadangan terakhir ditampilkan di Keranjang daur ulang. Anda dapat memulihkan data ke instans baru sebelum set cadangan ini dihapus.
Automatically back up data when you release the instance and retain the final backup set long-term
Cadangan terakhir disimpan dalam jangka panjang. Set cadangan ini muncul di Keranjang daur ulang dan dapat digunakan untuk memulihkan data ke instans baru.
Automatically back up data when you release the instance and retain all backup sets for the instance long-term
Semua backup disimpan dalam jangka panjang. Keranjang daur ulang menampilkan semua set cadangan instans tersebut. Anda dapat menggunakannya untuk memulihkan data ke instans baru.
CatatanSetelah Anda mengonfigurasi kebijakan retensi backup, file backup akan disimpan sesuai kebijakan tersebut saat instans di-release. Anda dapat membuka recycle bin untuk memulihkan data atau mengubah kebijakan retensi backup.
Untuk informasi selengkapnya tentang pengaturan backup lainnya, lihat Automatically back up ApsaraDB for MongoDB data.
Klik Confirm.
Metode 3: Unduh file backup
Anda juga dapat mengunduh file backup ke mesin lokal atau instans ECS untuk penyimpanan jangka panjang.
Prasyarat
Instans ApsaraDB for MongoDB harus memenuhi persyaratan berikut:
Versi utama: MongoDB 4.2 atau lebih lama.
Jenis storage instans: local disk.
Metode backup: physical backup.
Prosedur
Untuk petunjuk lengkap cara mengunduh file backup, lihat Download backup files.