Menghitung irisan dari dua array dan mengembalikan array baru yang berisi nilai-nilai yang ada di kedua array. Topik ini menjelaskan sintaks, parameter, dan contoh penggunaan fungsi ARRAY_INTERSECT.
Sintaks
array<T> array_intersect(array<T> <a>, array<T> <b>) Parameter
a dan b: Wajib. Parameter ini menentukan array. T dalam array<T> menentukan tipe data elemen-elemen dalam array. Elemen-elemen dapat berupa tipe data apa pun. Elemen-elemen dalam Array a dan Array b harus memiliki tipe data yang sama.
Nilai kembali
Nilai dengan tipe ARRAY dikembalikan. Nilai kembali bervariasi berdasarkan aturan berikut:
Jika sebuah elemen dalam array adalah null, elemen null tersebut terlibat dalam operasi.
Array yang dikembalikan tidak memiliki elemen duplikat, dan elemen-elemen diurutkan dalam urutan yang sama seperti Array a.
Jika Array a atau Array b adalah null, maka null dikembalikan.
Contoh
Contoh 1: Hitung irisan dari
array(1, 2, 3)danarray(1, 3, 5), serta hapus elemen duplikat. Pernyataan sampel:-- Nilai kembali adalah [1,3]. select array_intersect(array(1, 2, 3), array(1, 3, 5));Contoh 2: Hitung irisan dari
array(10, 20, 20, 30, 30, null, null)danarray(30, 30, 20, 20, 40, null, null), serta hapus elemen duplikat. Pernyataan sampel:-- Nilai kembali adalah [20,30,null]. select array_intersect(array(10, 20, 20, 30, 30, null, null), array(30, 30, 20, 20, 40, null, null));
Fungsi terkait
ARRAY_INTERSECT adalah fungsi tipe kompleks. Untuk informasi lebih lanjut tentang fungsi-fungsi yang digunakan untuk memproses data dari tipe data kompleks, seperti ARRAY, MAP, STRUCT, dan JSON, lihat Fungsi Tipe Kompleks.