Orkestrasi skenario adalah metode pemrograman visual untuk mengembangkan logika bisnis otomatis guna meneruskan pesan. Anda dapat mendefinisikan aturan interaksi antarperangkat secara visual dan men-deploy-nya ke cloud atau edge.
Buka halaman Message Forwarding > Scene Orchestration di IoT Platform console untuk membuat aturan orkestrasi skenario. Setiap aturan orkestrasi skenario mengikuti model TCA, yang terdiri dari tiga komponen: Trigger, Condition, dan Action.
Fitur orkestrasi skenario saat ini hanya tersedia untuk Instans Perusahaan dan instans publik baru di wilayah China (Shanghai).
Untuk informasi selengkapnya tentang instans, lihat Lihat titik akhir instans.
Ketika event yang ditentukan oleh trigger terjadi atau nilai properti berubah (tidak termasuk properti dengan tipe `date`, `enum`, `struct`, atau `array`), sistem akan memeriksa apakah kondisi terpenuhi. Jika kondisi terpenuhi, sistem akan menjalankan aksi yang didefinisikan dalam aturan tersebut; jika tidak, aksi tidak dijalankan.
Sebagai contoh, setiap hari Anda tiba di rumah pukul 18.00 setelah bekerja. Pada hari musim panas yang terik, Anda ingin rumah Anda sejuk dan nyaman saat tiba. Anda dapat membuat aturan untuk mengotomatiskan AC agar mencapai kondisi tersebut.
Pengaturan parameter ditunjukkan pada gambar berikut.

Berikut penjelasan parameter-parameter tersebut:
Parameter | Deskripsi | Paralelisme |
Trigger | Aturan dipicu oleh pengatur waktu setiap hari pukul 18.00. Untuk informasi lebih lanjut tentang cara menulis ekspresi cron, lihat website CRONTAB. | OR (||) |
Prerequisites | Mengambil data dari sensor suhu. Jika suhu ruangan lebih tinggi dari 26 derajat Celsius, aksi dijalankan. | AND (&&) |
Action | Menyalakan AC dan mengatur suhu targetnya menjadi 26 derajat Celsius. | AND (&&) |
Untuk informasi selengkapnya tentang cara membuat aturan orkestrasi skenario, lihat Orkestrasi skenario berbasis cloud.