All Products
Search
Document Center

Function Compute:CloudFlow

Last Updated:Apr 01, 2026

Serverless Workflow mendukung secara native versi dan alias fungsi, memungkinkan Anda mengaitkan alur ke versi fungsi tertentu atau memanggil fungsi instans terjadwal melalui alias.

Kapan harus mengaitkan versi fungsi

Secara default, langkah tugas di Serverless Workflow memanggil versi terbaru dari suatu fungsi. Jika fungsi diperbarui saat alur sedang berjalan, langkah-langkah berikutnya dalam eksekusi yang sama mungkin menggunakan versi berbeda dibandingkan langkah sebelumnya—menyebabkan perilaku tidak konsisten atau hasil yang tidak terduga.

Kaitkan versi atau alias tertentu dalam situasi berikut:

  • Konsistensi alur: Suatu alur mengoordinasikan beberapa fungsi (f1, f2, f3). Setiap eksekusi harus menjalankan versi yang sama untuk semua fungsi. Tanpa pengaitan, pembaruan pada f1 di tengah eksekusi menyebabkan f2 dan f3 berpotensi menjalankan versi yang lebih baru.

  • Rollback: Penerapan terbaru menyebabkan regresi. Lakukan rollback pada alur dengan mengarahkannya kembali ke versi terakhir yang diketahui berfungsi dengan baik.

  • Instans yang Dicadangkan: Gunakan alias fungsi untuk memanggil instans yang dicadangkan, sehingga menghilangkan latensi cold start. Instans yang dicadangkan memerlukan versi fungsi tertentu—alias menyediakan penunjuk stabil ke versi tersebut.

Format resourceArn

Semua langkah tugas menggunakan parameter resourceArn untuk mengidentifikasi fungsi yang akan dipanggil. Formatnya bergantung pada apakah Anda ingin menggunakan versi terbaru, versi tertentu, atau alias:

TargetFormat resourceArnContoh
Versi terbaru (default)acs:fc:{region}:{accID}:services/{service}/functions/{function}acs:fc:cn-hangzhou:123:services/fnf-demo/functions/provision
Versi tertentuacs:fc:{region}:{accID}:services/{service}.{version}/functions/{function}acs:fc:::services/fnf-demo.1/functions/provision
Aliasacs:fc:{region}:{accID}:services/{service}.{alias}/functions/{function}acs:fc:::services/fnf-demo.online/functions/provision

Versi atau alias ditambahkan ke nama layanan dengan tanda titik (.), misalnya fnf-demo.online atau fnf-demo.1.

Panggil fungsi instans-reservasi melalui alias

Contoh ini menunjukkan cara mengonfigurasi alur untuk memanggil fungsi instans terjadwal menggunakan alias fungsi. Pendekatan ini menghilangkan overhead cold start dan menjaga stabilitas alur meskipun fungsi diperbarui.

Prasyarat

Sebelum memulai, pastikan Anda telah memiliki:

  • Layanan Function Compute dengan fungsi yang telah diterapkan

  • Versi fungsi yang telah dipublikasikan dan alias yang mengarah ke versi tersebut

  • Instans terjadwal yang dikonfigurasi untuk alias tersebut

Untuk detail tentang penerbitan versi dan pembuatan alias, lihat Manage versions dan Manage aliases.

Langkah 1: Buat instans terjadwal untuk fungsi

Buat layanan bernama fnf-demo di Function Compute. Tambahkan fungsi Python 3 bernama provision dengan kode penanganan berikut:

import logging

def handler(event, context):
  logger = logging.getLogger()
  logger.info('Started function test')
  return {"success": True}

Publikasikan versi 1 dari fungsi tersebut, buat alias bernama online yang mengarah ke versi 1, lalu konfigurasikan instans terjadwal untuk alias online. Untuk panduan lengkap, lihat Introduction to supplementary examples.

Langkah 2: Buat alur yang mereferensikan alias

Definisikan alur yang memanggil fnf-demo.online — alias tersebut — dalam resourceArn langkah tugas:

version: v1
type: flow
steps:
  - type: task
    resourceArn: acs:fc:::services/fnf-demo.online/functions/provision
    # Untuk mengaitkan ke nomor versi, gunakan:
    # resourceArn: acs:fc:::services/fnf-demo.1/functions/provision
    name: TestFCProvision

Langkah 3: Jalankan alur dan periksa hasil eksekusi

Jalankan alur dari Konsol atau command-line interface (CLI) dan bandingkan waktu eksekusi:

  • Sebelum mode reservasi: waktu eksekusi 500 ms

  • Setelah reserved mode: waktu eksekusi 230 ms

Execution details before reserved modeExecution details after reserved mode

Mengaktifkan mode terjadwal memangkas waktu eksekusi dari 500 ms menjadi 230 ms.

Langkah selanjutnya