Edge Security Acceleration (ESA) mendukung tiga kebijakan load balancing—failover steering, weighted steering, dan geo steering—sehingga Anda dapat mengarahkan traffic berdasarkan ketersediaan, beban, atau lokasi geografis.
Jenis kebijakan
Edge Security Acceleration (ESA) mendukung tiga kebijakan load balancing. Gunakan tabel berikut untuk memilih kebijakan yang sesuai dengan kasus penggunaan Anda.
|
Kebijakan |
Paling cocok untuk |
Distribusi traffic |
|
Failover steering |
High availability, data consistency |
Mengarahkan seluruh traffic ke pool dengan prioritas tertinggi; beralih ke pool berikutnya hanya jika pool utama tidak sehat |
|
Weighted steering |
Distribusi beban di beberapa kluster, Pengujian A/B, penerapan canary |
Membagi traffic di antara pool berdasarkan bobot yang ditetapkan |
|
Geo steering |
Perutean lalu lintas internasional atau regional |
Mengarahkan permintaan ke pool berdasarkan negara atau wilayah pengguna |
Failover steering
Failover steering adalah kebijakan default. Tetapkan prioritas untuk setiap origin pool—seluruh traffic dialihkan ke pool dengan prioritas tertinggi. Jika pool tersebut gagal dalam pemeriksaan kesehatan atau dinonaktifkan, ESA secara otomatis mengarahkan traffic ke pool sehat dengan prioritas tertinggi berikutnya. Ketika pool utama pulih dan lulus pemeriksaan kesehatan, traffic secara otomatis kembali ke pool tersebut.
Weighted steering
Gunakan weighted steering untuk mendistribusikan traffic di beberapa kluster origin server—misalnya, untuk menyeimbangkan beban saat konkurensi tinggi atau menjalankan penerapan canary.
Tetapkan bobot dari 1 hingga 100 untuk setiap origin pool. Edge Security Acceleration (ESA) mengarahkan traffic secara proporsional berdasarkan bobot tersebut. Sebagai contoh, jika Pool A memiliki bobot 70 dan Pool B memiliki bobot 30, Pool A menerima 70% permintaan dan Pool B menerima 30%.
Tetapkan bobot origin pool menjadi 0 untuk menghentikan pengarahan traffic ke pool tersebut tanpa menghapusnya.
Geo steering
Gunakan geo steering untuk mengarahkan traffic internasional atau regional ke origin pool yang paling dekat dengan pengguna Anda.
Arahkan permintaan ke origin pool berbeda berdasarkan negara atau wilayah pengguna. Biasanya, semua origin server dalam satu pool berlokasi di negara atau wilayah yang sama. Untuk daftar lengkap wilayah yang didukung, lihat Definisi wilayah global load balancing.
Saat Anda mengonfigurasi wilayah secondary, wilayah tersebut akan memiliki prioritas lebih tinggi daripada wilayah primary.
Session persistence dan retry
Session persistence
Session persistence dinonaktifkan secara default. Aktifkan fitur ini untuk aplikasi berstatus di mana sesi pengguna tunggal harus tetap berada di origin server yang sama sepanjang durasinya.
Tanpa session persistence, permintaan pengguna dapat mencapai origin server berbeda pada setiap round trip—menyebabkan masalah seperti hilangnya status login atau keranjang belanja kosong. Dengan session persistence diaktifkan, ESA secara konsisten mengarahkan permintaan dari klien yang sama ke origin server yang sama, sehingga mempertahankan status sesi dan integritas data.
Retry
Saat koneksi ke origin server gagal, ESA mencoba ulang permintaan sesuai kebijakan retry yang dikonfigurasi. Tersedia dua kebijakan.
Retry dalam satu origin pool (default): Mencoba ulang permintaan dengan server berbeda dalam origin pool yang sama.
Retry lintas origin pool: Mengarahkan permintaan ke origin pool dengan prioritas tertinggi berikutnya dan mencoba ulang dengan server sehat di pool tersebut.