ESA menyediakan lingkungan eksekusi serverless di points of presence (POPs)-nya. Tulis logika bisnis Anda dan konfigurasikan aturan pemicu — kode Anda berjalan secara aman dan diskalakan secara elastis pada POP yang dekat dengan pengguna tanpa perlu menyediakan server atau mengelola infrastruktur, sehingga mengurangi biaya operasional dan meningkatkan waktu respons.
Langkah 1: Buat fungsi
Masuk ke Konsol ESA. Di panel navigasi sebelah kiri, pilih . Klik Create Function.
Atur Function Templates ke Function Templates, pilih function template, lalu klik Next.

Masukkan Routine Name dan Description, pratinjau kode, lalu klik Submit.

Setelah proses build selesai, nama domain publik akan dibuat untuk pratinjau. Untuk bind nama domain kustom, lihat Domain Name Configuration.

CatatanNama domain publik ini hanya untuk tujuan pengujian dan berlaku selama 60 menit.
Langkah 2: Kembangkan dan debug
Modifikasi dan debug kode fungsi secara lokal, lalu terapkan kode tersebut ke lingkungan staging. Pantau status dan performa fungsi untuk memastikan fungsinya stabil dan berjalan dengan benar.
Klik Function Settings, pilih tab Code, lalu tulis fungsi Anda dalam
JavaScript ES6.

ESA menyertakan debugging environment di sebelah kanan editor kode di konsol. Setelah menulis kode Anda, klik Save. Di bilah alat sebelah kanan, atur metode permintaan HTTP, header permintaan, dan badan permintaan, lalu klik Request. Konsol akan mengembalikan tanggapan.
Setelah selesai debugging kode, klik Generate Version.
Pilih tab Deploy dan klik Release. Di kotak dialog, pilih Staging Environment untuk merilis fungsi tersebut. Fungsi akan aktif di POP staging. Kirim permintaan dari client nyata dengan header
Hostuntuk memverifikasi tanggapan.
Langkah 3: Terapkan ke produksi
Setelah fungsi lolos validasi di lingkungan staging, rilis kode tersebut ke lingkungan produksi.
Pilih tab Deploy dan klik Release.
Klik Production Environment, pilih versi yang akan dirilis, lalu klik Release. Versi yang dipilih dari kode fungsi akan diterapkan ke semua POP di lingkungan produksi.

Menghubungkan nama domain kustom
Setelah penerapan, bind domain kustom ke proyek Anda agar lebih mudah diakses. Domain name configuration.